Istri Tomboy milik Pak Ustadz

Istri Tomboy milik Pak Ustadz
Usaha Menyenangkan Suami


__ADS_3

Sementara Farhan tengah sibuk menunggu antrian di dokter gigi. Masakan yang dibuat oleh Rini dan ummi Maryam pun sudah jadi.


"Alhamdulillah jadi juga masakan nya" ucap ummi Maryam


"Ternyata masak itu cepat dan mudah ya ummi" ucap Rini


"Itu benar sayang. Apalagi kalau masak nya berdua, pasti selesai nya lebih cepat"


"Ya sudah, kalau gitu. Ummi mau ke kamar dulu ya. Ummi capek mau istirahat dulu. Kamu juga harus istirahat, sayang. Makanan nya kamu tutup aja dulu"


"Iya, ummi"


Setelah ummi Maryam kembali ke kamar nya. Rini pun juga ikut masuk kedalam kamar nya. Setelah didalam kamar nya. la pun berusaha untuk menghubungi suaminya lagi. Namun tetap saja suaminya itu tetap tidak bisa ia hubungi.


"Mas, Far kemana sih? Ditelpon dari tadi gak diangkat juga. Kalau gitu besok jual aja ponselnya sekalian"


Rini yang kesal karena panggilan telepon dari nya tidak kunjung mendapat respon dari suaminya. Ia pun langsung membanting ponsel ke tempat tidur nya.


Sementara itu, Farhan pun akhirnya masuk kedalam ruang dokter setelah mengantri cukup lama. Setelah memeriksa kondisi gigi nya. Dokter pun menyarankan agar gigi nya untuk dicabut. Farhan pun langsung menyetujui saran dari dokter gigi tersebut.


Setelah selesai dicabut gigi nya. Farhan pun kembali pulang ke rumah nya. Sesampainya di rumah, ia pun mencium aroma yang sangat lezat dari meja makan. la pun bergegas menuju meja makan dan langsung membuka tudung saji yang ada diatas meja. la pun dibuat tergiur oleh makanan yang terlihat lezat itu.


Namun karena ia baru saja dari dokter gigi, ia pun tidak bisa langsung menyantap makanan tersebut.


Karena ia tidak bisa menyantap makanan lezat itu, ia pun langsung menutup tudung saji nya kembali dan langsung bergegas masuk kedalam kamar nya.


"Mas Far? Mas dari mana aja sih? Aku tuh dari nelponin mas mulu loh, tapi gak ada satu pun telpon dari mas yang aku angkat. Mas, masih marah ya sama aku? Katanya kemarin marah nya cuma sedikit.


Terus kenapa dari tadi pagi aku malah dicuekin mulu sih? Jawab dong mas, kamu masih marah gak sih sama aku?"


Rini pun langsung menodong suaminya dengan berbagai pertanyaan demi pertanyaan, saat melihat suaminya masuk kedalam kamar mereka.

__ADS_1


Farhan yang baru saja dari dokter gigi setelah mencabut gigi nya. Hanya bisa mendengarkan pertanyaan yang diajukan oleh istrinya tanpa bisa ia menjawab nya. la pun justru langsung memilih mengistirahatkan tubuh nya sepulang nya dari dokter gigi.


"Tuh kan lagi-lagi dicuekin. Seperti nya gue harus menjalankan tips yang terakhir nih. Semoga aja tips yang terakhir berhasil. Coba gue cek lagi deh tips yang teralkhir' ucap Rini dalam hati.


Rini pun langsung mengambil ponselnya dan langsung membuka kembali artikel yang tadi sudah ia buka.


"Tips keempat. Lakukan sentuhan fisik. APA?Sentuhan fisik? Masa iya sih demi dapet maaf dari mas Far, harus gue dulu sih yang megang-megang dia. Kalau dia ketagihan gimana? Tapi sepertinya cuma ini sih satu-satunya jalan terakhir. Dicoba aja dulu kali ya?


'Ayo Rini semangat, lu pasti bisa' batin Rini


Awalnya Rini ingin melakukan tips yang terakhir itu setelah isya. Namun karena pengaruh obat yang diminum Farhan. Ia pun langsung tertidur pulas setelah selesai sholat isya.


"Kenapa mas Far tidur duluan sih? Kalau gini kan jadi gagal rencana nya. Ya udah lah, lebih baik gue ikut tidur aja lah"


Keesokan paginya. Kondisi Farhan pun sudah jauh lebih baik. la tidak lagi merasakan sakit pada gigi nya. Iya pun langsung bergegas mandi untuk menunaikan sholat subuh. Setelah ia selesai mandi dan telah bersiap untuk sholat subuh.


Ia pun langsung bergegas mengambil sejadah nya lalu keluar darikamar nya dan langsung pergi ke mesjid untuk menunaikan sholat subuh berjamaah.Tidak lama kemudian Rini pun bangun dari tidur nya.


"Mas Far kemana ya? Apa dia udah pergi ke mesjid? Tapi kenapa dia gak ngebangunin gue sih?" ucap Rini


Setelah selesai mandi, ia pun memakai baju nya dan mukenah nya tidak lupa ia pun juga menggelar sejadah nya. Setelah selesai sholat subuh ia pun langsung melipat kembali sejadah dan mukenah nya. Saat ia telah selesai melipat sejadah dan mukenah nya. Farhan pun masuk kedalam kamar setelah menyelesaikan sholat subuh dimesjid.


Rini yang melihat keberadaan suaminya, ia pun langsung bergegas menghampiri dan memeluk suaminya begitu saja. Farhan pun dibuat heran dengan tingkah istrinya yang terkesan manja dipagi hari.


"Mas Far. Mas jangan cuekin aku lagi ya. Aku janji deh, gak akan bikin ulah aneh-aneh lagi yang bisa bikin mas, marah. Aku gak suka kalau mas nyuekin aku seperti kemarin. Maafin aku ya mas" ucap Rini sambil memeluk suaminya.


Farhan yang paham dengan ucapan istrinya. Perlahan ia pun menggiring istrinya untuk duduk diranjang.


"Gak usah nangis lagi ya. Mas kan udah bilang, mas udah gak marah sama kamu" ucap Farhan sambil mengusap air mata istrinya


"Terus, kalau udah gak marah. Kenapa kemarin mas nyuekin aku seharian?"

__ADS_1


"Mas minta maaf ya. Kemarin itu mas lagi sakit gigi. Jadi mas nyuekin kamu itu bukan karena mas marah sama kamu. Hanya saja kalau mas membuka mulutnya mas, rasanya itu giginya mas selalu sakit"


"Terus sekarang giginya mas masih sakit?"


"Alhamdulillah, udah gak sakit lagi. Kemarin sore kan mas udah cabut gigi, jadi udah gak terasa sakit lagi"


"Dicabut? Berarti sekarang gigi mas, ompong dong? Ciee pak ustadz ompong nih yeee" ledek Rini


"Kamu iseng ya, suami sendiri diledekin begitu"


"Hahahaha.. udah mas cukup. Geli tau"


Rini pun tidak henti tertawa saat Farhan terus saja menggelitik nya


"Sayang. Mas kangen nih sama kamu. Boleh ya?"


Rini yang paham dengan keinginan suaminya langsung mengangguk kan kepalanya


"Boleh mas, aku juga kangen sama mas"


Setelah mendapatkan persetujuan dari istrinya. Farhan pun langsung memberikan ciuman di seluruh wajah istrinya.


Setelah itu ciuman yang ia lakukan pun perlahan turun ke leher putih milik istrinya. Disana ia pun tidak lupa memberikan begitu banyak tanda yang membuat istrinya mengeluarkan suara ******* manja saat ia memberikan gigitan kecil dileher istrinya. Dan hal itu pun membuat gairah nya semakin meningkat.


Setelah selesai bermain-main dengan tubuh istrinya. Farhan pun tidak lupa untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum mencampuri istrinya. setelah selesai berdoa ia pun langsung menancapkan senjatanya ke dalam tubuh istrinya.


Tidak lama kemudian ia pun langsung menyemburkan benih milik nya setelah mencapai ******* dan tidak lupa, ia pun kembali membacakan doa lalu mencium perut istrinya yang masih rata.


la berharap bahwa dalam waktu dekat benih yang ia tabur bisa secepatnya tumbuh didalam rahim istrinya. Setelah pergulatan panasnya telah selesai, Farhan pun langsung merebahkan tubuhnya disamping istrinya.


"Mas, peluk"

__ADS_1


Farhan pun langsung memeluk istrinya dan meletakkan kepala istrinya diatas dada bidang milik nya.


"Mas, tubuh mas kenapa bisa sebagus ini sih? Atau jangan-jangan mas, sering fitness ya?" tanya Rini sambil memainkan jari mungilnya didada suaminya


__ADS_2