
setelah mendapatkan alamat yuna nila dan lila segera melakukan mobilnya tiba-tiba ponsel nila berdering.
holo vin ada apa...'tanya nila saat tau yang menelpon vina.
nil,lo dimana tadi gue kerumah lo kata mami lo elo kabur...'kata vina dibalik telpon
lo dimna...'tanya nila
gue lagi dipinggir jalan,yang ada lampu merah...'kata vina.
yaudah kita nyusul lo disana,tunggu situ aja...'kata nila
lo sama lila juga...'tanya vina
iya vin,yaudah tunggu situ ya...'kata nila dan mengakhiri telponnya.
setelah beberapa menit nila dan lila sampai dimana vina menunggu dan setelah vina tau bahwa lila dan nila mau menyusul yuna akhirnya vina ikut dengan kedua sehabatnya setelah izin ke orang tuanya dan meninggalkam mobilnya.
kini mereka bertiga menyusuri jalanan yang gelap dan malam yang panjang.
ziya dan yuna akhirnya selesai solat magrib dimesjid,kini dia mengantar ayah dan bundanya akan kembali ke pondok Al-Ikhlas.
bunda...'panggil ziya dengan wajah sedihnya
iya sayang,kamu jangan nakal disini ingat kamu harus dengar apa yang dikatakan umi aisyah...'kata bunda Fatmah yang dianggukin ziya
ayah...,ehm..ayah gak cuekin ziya lagi kan ayah udah gak marah dengan ziya lagi kan ayah udah memaafkan ziya...'kata ziya menundungkan kepalanya dan memainkan jarinya.
dasar anak manja,tentu saja ayah sudah memaafkan putri kesayangan ayah...'kata H.suryata dan memeluk ziya.
__ADS_1
terimakasih ayah sayang ayah...'kata ziya dengan senyum manisnya
yasudah ayah sama bunda berangkat...'kata H.suryata
iya ayah sama bunda hati-hati ya dijalan...'kata ziya sambil menciumin tangan ayah dan bundanya
dahfi saya titip putri saya sama antum kalau nakal jewer aja teliganya...'kata H.suryata
haha...,itu pasti surya bagaimanapun ziya menantu saya...'kata kiyai
kalau begitu saya permisi semuanya...'kata H.suryata
bunda ayah hati-hati ya...'kata yuna
iya sayang,kalian berdua jangan nakal ya,bunda sama ayah pamit dulu assalamualaikum....'kata bunda Fatmah dan H.suryata
waalaikumsalam...'jawab mereka semua
yaudah sayang kita masuk kedalam,diluar anginnya dingin...'kata umi aisyah mengajak ziya dan yuna kedalam dan diikuti kiyai.
assalamualaikum....'kata tiga ustadz ganteng
waalaikumsalam...'jawab mereka semua
umi akhmar laper ni...'kata akhmar dengan manja sambil mengelus perutnya
kamu ini dek coy...'kata akmal dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah adeknya begitu juga dengan fahmi.
ih,lo gak bisah lihat gue lagi duduk sama umi...'kata ziya kesal sama akmal kerna mengganggu dia yang lagi di pelukan umi aisyah kerna masih sedih.
__ADS_1
maaf ya dek ziya,tapi itu umi ana...'kata akhmar
Aiya...galah dikit napa sih sama ziya...'kata yuna yang membela ziya
benar tu apa yang yuna bilang...'kata ziya memberi jempol yuna
kenapa ana yang harus ngalah,jelas-jelas itu umi ana...'kata akhmar gak mau kalah
ye...lo.dari dulu sama aja gak mau ngalah sama cewek...'kata yuna
kan yang salah antum,sudah salah tidak meminta maaf lagi dengan mas coy...'kata akhmar yang membuat kaget umi aisyah dan kiyai juga fahmi
dek sudahlah...'kata akmal melerai debatan mereka.
emangnya kapa ziya berbuat salah dengan mas dek...'tanya umi aisyah
itu waktu dimedan umi abi,saat akmal dan mas pulang joging mereka nabrak mas dan dek ziya jatuh dan malah marah-marah sama mas...'kata akhmar
itukan salah kalian sendiri jalan aja kayak keyong...'kata ziya
ehm..zi kalau itu emang lo yang salah sih...'kata yuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal
ih...,lo...'kata yuna kesal dan memajukan bibirnya
hahahhaaa...hahhaaa...'kata kiyai dan umi begitu juga dengan fahmi dan akmal yang merasa lucu dengan sikap ziya akmal yang tidak pernah tertawa jadi tertawa kerna tingkah ziya.
akmal langsung diam saat umi abi nya menatapnya begitu juga dengan kedua saudaranya yang tak percaya melihat akmal tertawa sedangkan ziya kesal dengan akhmar dan akmal.
sudah-sudah jangan bertengkar lagi,sekarang kita makan bersama anak-anak umi pasti lapar...'kata umi aisyah mencairkan suasana.
__ADS_1
ehm..ehm...,jadi abi tidak diajak makan hanya menantu dan anak-anak aja...'tanya kiyai membuat semua mata tertuju dengan kiyai
abi,maksudnya abi juga...'kata umi aisyah malu sedangkan mereka semua hanya senyum melihat umi aisyah malu.