Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
pesona Aiyra....


__ADS_3

Dimeja makan...


Ziya dan yang lainnya sudah berada dimeja makan,Arsakha dan Arsyad yang baru selesai sholat.


"Assalamualaikum." ucap Arsakha dan Arsyad bersamaan.


"Waalaikumsalam wr.wb." jawab semuanya.


"Aiyra dimana Amy?" Arsyad.


"Masih diatas." jawab Ziya sambil menghidangkan nasi untuk suaminya.


"Kebiasaan tidak tepat waktu." Arsakha.


"Oh iya,Abi Amy kita mau izin datang keacara ulang tahun teman kampus boleh bi?" tanya Arsakha.


"Acara ulang tahun Aiyra ikut kak!" Aiyra tiba-tiba muncul membuat mata Akmal dan Arsakha melihatnya.


"Kebiasaan." Akmal dan Arsakha bersamaan dan membalikkan tatapan mereka fokus pada hidangan dimeja.


Aiyra yang tau salah terlihat cemberut dan berkata "Maaf lain kali Aiyra tidak memotong pembicaraan lagi!" Aiyra sambil memengang tangan kiri Akmal begitu juga dengan Arsakha.


"Yaudah duduk di bangku kamu!" Akmal.


Aiyra segera duduk di bangkunya dan semuanya makan dengan lahap tanpa bersuara hanya suara sendok garpu yang beradu.


Selesai makan Akmal dan Arsakha kembali melanjutkan pembicaraan mereka yang tertunda tadi.


"Kapan acara ulang tahun teman kampus kamu?" tanya Akmal.


"Malam ini bi habis ba'da isya." Arsakha.


"Ingat nanti pulangnya jangan lama,ajak Aiyra juga!" Akmal.

__ADS_1


"Baik bi." Arsakha.


Setelah mendapatkan izin dari abi mereka,sikembar tiga bersiap-siap untuk menghadiri acara ulang tahun teman kampusnya itu.


"Aiyra,sudah siap belum?" tanya Arsyad.


"Ah iya....iya sudah selesai." Aiyra sedikit berlari membuka pintu kamarnya.


"Aiy Anti kenapa berdandan cantik seperti itu?" Arsakha menyelidiki.


"Ana kan emang cantik dari lahir walau pun tanpa make up seperti sekarang ini." Aiyra sombong,memang benar apa yang dikatakan Aiyra bahwa dirinya cantik dari lahir dan penampilannya sekarang ini tanpa polesan make up sama sekali.


"Iya juga kak,Aiyra kan emang cantik,sama seperti kita tampahn." Arsyad sambil menyisir rambutnya dengan jemarinya.


"Aduh kalian ini kenap suka sekali ganti-ganti,terkadang panggil Aiyra,terkadang Adek dan terkadang baby gril kenapa gak buat nama tetap aja sih panggilan Ana." Aiyra dan memiringkan bibirnya.


"Hehehe,yaudah kita panggil adek aja." Arsyad.


"Gak mau,kalian berdua harus netapkan nama panggilan Ana baby gril okey,no komen." Aiyra dan berlalu meninggalkan mereka.


"Yaaah selalu begitu." Arsyad kecewa kerna dicuekin dan berjalan menyusul kedua saudara kembarnya yang sudah berjalan mendahuluinnya.


Setelah berpamitan mereka bertiga diantar oleh supir pribadi Akmal karena Akmal tidak memperbolehkan Arsakha maupun Arsyad menyetir,lima belas menit menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai ketempat tujuan dengan panduan pak Darmin yang memang sudah sangat hafal dengan jalanan jakarta.


Mereka bertiga berpamitan sebelum meninggalkan pak Darmin sendirian diparkiran.


"Kak acara ulang tahun di jakarta ini bedanya sama dikampung kita." Aiyra karena merasa tidak nyaman dengan bisingnya suara musik,tidak seperti biasa mereka menghadiri acara ulang tahun dikampung mereka yang akan terdengar suara lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan sholawat.


"Disini ibukota baby gril." Arsyad.


"Iya sih." ucap Aiyra dan kembali memperhatikan disekitarnya.


Para undangan yang melihat kehadiran ketiga saudara kembar itu terperangngah dengan ketampanan dan juga kecantikan Aiyra ada yang bertanya-tanya siapa Aiyra dan ada juga yang merasa bertanya-tanya ada hubungan apa Aiyra dengan kedua kembarannya itu.

__ADS_1


"Eh lihat cantik sekali wanita itu,seperti bidadari sumpah." seorang pria yang bernama Lion.


"Benar tu,gilak baru kali ini gue lihat secantik itu." teman sebelahnya Rio.


"Menurut kamu bagaimana Syakir?" tanya Lion kepada temannya satu lagi yang tidak bersuara hanya menatap kearah Aiyra tanpa berkedip seketika ia tersadar akan pertanyaan sahabatnya itu.


"Astaqfirullah," Syakir dan menundukkan pandangannya.


"Ingat jaga pandangan,jangan terbawa hasutan syetan." Syakir.


"Iya pak ustadz." kedua sahabatnya kompak.


Syakir salah satu ada dari pemilik pesantren dijakarta ini sedikit banyaknya juga tau tentang ilmu agama.


"Eh cewek itu siapanya Arsakha dan Arsyad sih kok bisa dekat dengan kedua pria tampan itu?" tanya salah satu fans nya Arsakha dan juga Arsyad.


"Apa mungkin pacarnya Arsakha atau Arsyad." timpal yang lain.


"Masa iya sih?" para fens lainnya kecewa.


"Subhanallah,cantiknya wanita itu." Dila yang memuji kecantikan Aiyra.


"Benar Dil baru ini gue lihat kecantikan yang sesungguhnya." Vani.


"Wajar saja Arsakha menyukainya." Dila tersenyum sedih.


"Lo cemburu Dil?" tanya Vani yang tau bahwa sahabatnya itu sudah jatuh hati kepada Arsakha.


"Ah,siapa yang cemburu." Dila yang tidak mau mengaku.


"Eleh bilang aja iya kamu suka sama Arsakha." Vani sambil menyenggol Dila.


"Apaan sih van." Dila dan mereka tidak menyadari kehadiran Aiyra.

__ADS_1


"Asaalamualaikim." sapa Aiyra dengan senyum manis.


__ADS_2