Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
bagian 45#


__ADS_3

assalamualaikum umi abi,bunda Fatmah,ayah....'kata akhmar dan yang lain sambil ngos-ngosan.


waalaikumsalam,ada apa ini kenapa pada ngos-ngosan begini....'kata umi aisyah sedangkan yang lain menatap mereka meminta penjelasan.


Gawat....gawat...bunda....'kata vina dengan nafas yang belum teratur.


gawat apa,tenang dulu tarik nafas baru cerita sama kita semua....'kata bunda Fatmah.


ziya pergi kekantor mas akmal...'kata vina.


Apa yang salah dengan itu...'tanya bunda Fatmah.


iya mereka juga sudah menikah wajar saja ziya kekantor suaminya...'timpal umi aisyah.


Ini beda umi ziya pergi kekantor mas akmal setelah melihat ada bekas lipstik dijas mas akmal yang dititipkan pada santri putra...'kata vina membuat Meraka kaget.


astagfirullah...bagaimana bisa tidak mungkin akmal bermain wanitakan abi...'kata umi aisyah syok


tenang dulu umi kita tidak boleh berprasangka buruk,kita tidak tau kebenarannya lebih baik kita tunggu mereka pulang...'kata kiyai yang dianggukin semua.


kita menyusul ziya aja umi takutnya ziya tar obrak-abrik kantor mas akmal lagi,kan bunda tau ziya tidak bisa mengontrol emosinya...'kata vina


yasudah kalian hati-hati ya...'kata bunda Fatmah dan umi aisyah dan mereka pergi setelah menerima alamat dari akhmar.


maaf nona anda merusak kantor ini dan mengganggu kenyamanan karyawan disini...'kata seorang wanita.


sebelum akmal keluar gue tidak akan membuat kantor ini tersisa sedikit pun,kalau bisa ini perusahaan gue hancurkan....'kata ziya dengan masih marah.

__ADS_1


ziya tidak menghentikan aksinya malah merebut toa dari satpam tadi dan kini dia berdiri diatas meja salah satu karyawan.


Akmal rahmat sidiq keluar lo saya hitung sampai sepuluh jika anda tidak keluar jangan salahkan saya kantor anda tidak akan tersisa....'teriak ziya.


Ada apa ini kenapa berantakan sekali...'kata tinantia yang baru memasuki kantor akmal.


maaf buk tina ini kerna kecerobohan kami,sehingga tidak menyambut dengan baik....'kata seorang karyawan yang mencatat keluar masuk orang.


siapa wanita itu lancang sekali dia berteriak memanggil nama pak akmal....'kata tinantia.


saya juga tidak tau buk...'katanya dan tinantia berjalan menghampiri ziya.


Ada apa diluar kenapa ribut sekali...'tanya akmal yang lagi sedang rapat.


saya juga tidak tau pak,biar saya cek dulu...'kata clara sebelum clara keluar seorang karyawan wanita datang melapor pada akmal.


waalaikumsalam,Ada apa vira...'tanya akmal pada karyawan wanita itu namanya vira.


Itu pak ada seorang wanita wanita diluar sedang marah dan menyebut nama bapak katanya kalau bapak tidak keluar dia tidak akan berhenti mengobrak-abrik kantor pak...'kata vira.


baik lah saya ikut kamu kebawah,maaf semuanya meeting hari ini kita tunda dulu,assalamualaikum...'kata akmal.


baiklah pak akmal,waalaikumsalam....'kata mereka.


clara kamu ikut saya...'kata akmal pada clara dan hanya diangguin clara.


sedangkan ziya sudah sampai tujuh menghitung dan aksinya itu terhenti kerna tinantia.

__ADS_1


Oh ternyata kamu yang membuat keributan dikantor calon suami saya...'kata tinantia.


membuat semua karyawan kaget terutama ziya.


Oh iya anda yakin dengan ucapan anda tadi...'kata ziya dengan senyum kecut.


Saya sangat yakin sekali...'kata tinantia dengan percaya diri.


cih...apa kamu tidak takut jika nanti kamu dibilang pelakor...'kata ziya.


Yang pantas dibilang pelakor itu kamu...'kata tinantia.


sedangkan ziya menatap tinantia dengan penuh emosi.



sedangkan akmal terkejut melihat ziya berada dikantornya,segera akmal menghampiri ziya.


sayang kenapa kamu tidak bilang mau kesini...'kata akmal kepada ziya sedangkan para karyawan bingung siapa yang akmal panggil sayang sedangkan tinantia salah paham.


siapa yang dipanggil pak akmal sayang,apa mungkin buk tina...'kata seorang karyawan wanita yang bergosip pada taman sebelahnya.


tinantia melirik ziya dengan ras percaya dirinya bahwa akmal memangsutkan dirinya,dan segera dia ingin mendekatin akmal tapi akmal mendekati ziya dan tersenyum



sayang kenapa gak bilang mas kesini...'kata akmal pada ziya semua karyawan tak percaya dan begitu juga dengan tinantia.

__ADS_1


__ADS_2