Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
Bertamu


__ADS_3

"Tidak mau."kata ziya mendorong tubuh akmal dan berlari kekamarnya,membuat akmal tersenyum melihat istrinya itu yang masih malu-malu.


Dikediaman dila,seorang gadis yang dari tadi mondar-mandir didalam kamarnya mengingat kejadian dijalanan macet seorang pria membuatnya malu.


"Dia pikir dia siapa bisa-bisanya dia berbicara seperti itu kepada gue,apa dia tidak tau siapa gue." umpat dila kesal kepada pria itu yang tak lain arsakha.


"Cih,gayanya aja sok ustadz." umpat dila sambil melipat kedua tangannya didada dan bersandar didinding balkon kamarnya.


Suara adzan magrib terdengar begitu merdu sebagai umat muslim berbondong-bondong pergi ke mesjid untuk menunaikan kewajiban mereka,ada yang meleksanakan dirumah mereka masing-masing ada juga yang melupakannya di mesjid seperti Arsakha dan Arsyad begitu juga dengan Akmal mereka terlihat sudah rapi dengan pakaian koko mereka dan peci yang ada diatas kepala mereka yang semakin memancarka pesona mereka,sedangkan ziya solat dirumah.


mereka berpamitan dengan Ziya untuk berangkat kemesjid, mereka hanya berjalan kaki,untuk sampai kemesjid kerna jarak rumah mereka dan mesjid tidak lah begitu jauh hanya memakan waktu 5 menit untuk sampai kesana,sampai dimesjid mereka disambut dengan ramah bahkan para kaum hawa yang melihat ketampanan mereka bertiga tak berkedip mata sama sekali.


"Assalamualikum." sapa seorang ustadz atau bisa disebut pengurus mesjid.


"Waalaikum salam."j awab Akmal dan diikuti kedua putranya itu.

__ADS_1


"Bapak penduduk baru ya?" tanya pengurus mesjid.


"Iya pak,kita tinggal di blok A." jawab Akmal.


"Oh begitu,mereka saudara bapak?" tanya pengurus mesjid kepada Akmal menunjuk kearah kedua putranya.


"Bukan pak,mereka anak-anak saya."kata Akmal sambil tersenyum para kaum hawa yang mendengar ucapan Akmal merasa kecewa,bagaimana tidak wajah Akmal yang masih terlihat muda sudah memiliki anak bahkan sudah besar.


"Ternyata anak bapak." kata nya canggung.


Setelah selesai sholat Arsakha dan Arsyad bersiap-siap untuk pergi kerumah pak eteknya kerna mereka sudah janji kepada tantenya untuk berkunjung dan karna rumah mereka dengan pak eteknya berhadapan hanya cukup dengan berjalan kaki untuk sampai kesana.


"Assalamualaikum." kata aArsahka dan diikuti Arsyad.


"Waalaikum salam,maaf cari siapa ya?" tanya seorang wanita paruh baya yang belum mengetahui siapa Arsakha dan Arsyad dan belum sempat Arsakha menjawab seorang pria yang lebih muda dari mereka berdua menghampiri mereka sambil memeluk tubuh Arsahka dan Arsyad bergantian.

__ADS_1


"Kak Arsakha,kak Arsyad kenapa baru datang." kata pria itu yang tak lain adik sepupu mereka Khairul.


"Iya maaf kak Arsyad sama kak Arsakha solat magrib dulu." kata Arsyad.


"Oh iya,bik kenalin mereka saudara sepupu saya namanya kak aArsakha kak Arsyad mereka saudara kembar dan juga kak Aiyra." kata Khairul memperkenalkan.


"Iya den,panggi saya bik iyam den." kata bik iyam memperkenalkan diri,dibalas senyuman dan anggukan tanda setuju oleh mereka berdua


"Oh iya kak,kak Aiyra mana kenapa gak barengan,dan juga pak uwo dan mak uwo?" tanya khairul yang hanya melihat Arsakha dan Arsyad saja yang datang.


"Kak Aiyra masih dipadang,pak uwo dan mak uwo sebentar lagi kesini kok." kata Arsyad.


"Yaudah masuk yok kak,didalam ada teman-teman aku." ajak khairul.


"Permisi bik,kita ketaman belakang ya bik." kata Khairul dan diikuti Arsakha dan Arsyad.

__ADS_1


"Assalamualaikum perkenalkan mereka berdua kak sepupu kembar aku." kata Khairu memperkenalkan.


__ADS_2