
sayang....sayang gak usah deh mas sok mesra begitu,mending kamu jelaskan ini...'kata ziya dan melemparkan jas itu kepada akmal.
bukannya jas ini mas titip ke santri putra untuk kasi ke akhmar,kenapa sama sayang...'kata akmal masih dengan bingung.
udah deh mas gak usah banyak alasan deh,bilang aja kamu sengaja menyuruh santri putra untuk kasih ke mas akhmarkan biar gue gak tau gitu kan...'kata ziya semangkin marah sedang semua karyawan hanya melihat bosnya yang lagi berdebat dengan ziya.
berani sekali kamu berbicara seperti itu kepada akmal emangnya kamu siapa nya akmal...'kata tinantia merendahkan ziya.
loh dek ziya kok kesini...'kata fatih yang melihat ziya fatih memang diajak akmal ikut kekantor bersamanya.
Jangan bilang sudah rindu dengan mas akmalkan,wajar aja sih namanya juga pengantin baru...'kata fatih sambil menggoda ziya yang belum tau kalau didepannya akmal yang sedang membelakaginya.
semua karyawan kaget mendengar perkataan fatih begitu juga dengan tinantia.
Akmal berbalik badan melihat fatih..
Mas akmal,ternyata orangnya sudah disini...'kata fatih sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
cih...ridun sama lelaki berengsek ini...'kata ziya dengan masih marah membuat akmal dan fatih mengerutkan alisnya bingung.
maksudnya...'kata fatih tidak mengerti.
Lihat ini,baru saja menikah satu hari dia sudah selingkuh...hiks...hiks..hiks...'kata ziya mengambil jas dari tangan akmal dan menunjukannya ke fatih dan langsung menangis.
astagfirullah...Mas i...ni...'kata fatih dan menunjukkannya keakmal.
__ADS_1
astagfirullah...pantasan aja bertingkah seperti ini ternyata ini...'batin akmal
tapi kenapa bisa ada lipstik di jas ini....'batin akmal sedangkan tinantia hanya menunduk diam melihat tanda kiss yang dia tinggalkan.
hiks...hiks...hiks.....'ziya masih dengan tagisnya.
sayang mas bisa jelasin semua ini,mas tidak pernah selingkuh dari kamu...'kata akmal membujuk ziya.
apa....kamu mau bilang apa lagi ha...'kata ziya menyeka air matanya.
Mas tidak tau apa-apa tentang lipstik ini...'kata akmal.
Oh...aku tau pantasan aja kamu pulang kemaren gak pakai jas jadi kamu menyembunyikan ini...'kata ziya
sayang kemaren mas tidak memakai jas ini kerna ketumpahan air sayang dan ketinggalan dimobil...'kata akmal.
kalau sayang tidak percaya bagaimana kalau kita lihat rekaman cctv...'kata akmal membuat tinantia kaget dan takut sedangkan ziya hanya menatap akmal menyelidiki.
clara tolong putar rekaman cctv semalam diruangan tamu...'kata akmal kepada sekretarisnya.
clara berlalu pergi mengambil leptop yang ada rekaman cctv diruangan tamu akmal sedangkan tinantia semangkin tidak tenang.
benar kata pak akmal istrinya unik...'kata clara berbicara sendiri.
kini keempat sahabatnya ziya sudah berada didepan kantor akmal.
Ini kenapa gak ada satpamnya ya...'tanya lila.
__ADS_1
bodoh amat....kan kita bisa langsung masuk...'kata nila.
Merekapun segera masuk mencari ziya...
ya ampun....ni kantor kayak baru kenak Bom...'kata lila.
Siapa lagi bomnya kalau bukan ziya,ini pasti ulah ziya...'kata yuna dan mereka langsung menghampiri ziya yang tak jauh dari mereka.
ya ampun....gilak lo zi...ni kantor dari depan sampai sini elo BOM semua....'kata vina membuat ziya langsung menatapnya.
Gilak...bahkan tabungan lo tidak cukup mengganti rugi semua ini....'timpal yuna.
Ini pak rekaman semalam diruangan tamu bapak...'kata clara yang langsung memberi leptopnya ke akmal.
apa-apaan sih kalian bukannya bantuin gue,malah meledek gue lo pada....'kata ziya kesal dengan sahabatnya.
wahai sayangku yang cantik jelita yang baik hati,walau pun tingkah perilaku lo hancur gue pasti akan bantuin lo kok....'kata lila dengan gaya lebaynya membuat semua karyawan tertawa.
udah deh gak usah lebay kali ngomongnya...'kata yuna dan tanpa sengaja melihat fatih.
yaallah,tampan nya calon suami ku....'kata yuna melihat fatih,fatih hanya mengerutkan alisnya begitu juga dengan yang lain.
elo lihat cowok ganteng dikit aja mata lo langsung jernih....'nila.
eehhh...ehh...bagi ya mbak makanan ya...'kata nila yang melihat salah satu karyawan membawa makanan.
haahhhhh....hik...hiks....hiks.....'tangis ziya membuat semua sehabatnya mendekati ziya sedangkan akmal mengerutkan kepalanya kerna tingkah konyol kelima wanita itu.
__ADS_1