Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
Lempar batu sembunyi tangan.


__ADS_3

Akmal dan Ziya memperhatikan kepergian kedua putranya itu dan sambil tersenyum,akmal dapat melihat wajah bahagia istrinya itu akmal pun merangkul ziya membawa kepelukannya namun ditepis ziya.


"Loh sayang kok ditepis sih?"kata akmal kecewa.


"Iya lagian kamu mas,inikan masih diluar malu tau dilihatin orang ramai."kata ziya sambil menoleh kesana kesini untuk memastikan bahwa tidak ada yang melihat tingkah konyol suaminya bagi dia.


"Ehm...berarti dirumah boleh dong,buat dedek bayi?"goda akmal,membuat pipi ziya merah merona kerna malu.


"Apaan sih mas ah,ayo tu taksinya udah datang."kata ziya mengalihkan godaan akmal,agar tidak diteruskan.


Akmal memperhatikan ziya yang sudah meninggalkannya sesekali akmal tersenyum melihat wajah ziya yang tersipu malu kerna godaannya,masih dengan senyumannya akmal menyusul ziya yang sudah memasuki taksi dan memberikan alamat tempat yang mereka tuju.


Di kampus nusantara satu arsakha dan arsyad sampai didepan kampus baru mereka,para gadis yang melihat arsakha dan arsyad turun dari mobil mewah tidak berkedip mata bukan kerna mobil mereka tapi kerna ketampanan yang dipancarkan mereka berdua meskipun mereka kembar tapi mereka memiliki wajah tidak sama kerna wajah mereka lebih mirip ke adik perempuannya yaitu aiyra.


"Waw...tampan nya siapa mereka?"kata salah satu gadis diantara tiga rombongannya.


"Gue baru ingat,kata pak niko ada murid baru pindahan dari padang,apa mungkin mereka?"timpal yang lain.


"Sepertinya iyadeh,lihat tu mereka berjalan keruangan kepala sekolah."kata yang satu lagi.


Arsakha dan Arsyad sama sekali tidak menghiraukan para gadis yang memandangi mereka dan mengagumi mereka,mereka hanya fokus pada tujuan mereka untuk menemui kepala sekolah.

__ADS_1


Sesampai diruangan kepala sekolah Arsakha dan Arsyad disambut dengan ramah kerna pak sarif yang sebagai kepala sekolah sudah mengetahui dua pria yang ada didepannya.


"Ayo silahkan duduk!"kata pak sarif ramah.


"Terimakasih pak."kata arsakha dan diikuti arsyad.


Merekapun berbincang mengenai arsakha dan arsyad akan mulai kuliah besok pukul 09:00,kerna jadwal mata kuliah mereka.


Arsakha maupun Arsyad tidak mengambil jurusan agama kali ini mereka mengambil jurusan dibagian bisnis kerna mereka berpikir kelak bisa membantu abinya untuk mengelola perusahaan mereka,mereka juga sudah memperdalami ilmu keagamaannya yang sudah menggelar lulusan tahfis Qur'an terbaik dikairo.


Setelah selesai pertemuan mereka dengan kepala sekolah,mereka dibawa kerumah mereka rumah yang akmal beli dijakarta berdekatan dengan rumah akhmar.


Arsyad yang tak sabar untuk merebahkan tubuhnya ketempat tidur barunya terlihat sedikit tidak sabar membuat dia menoleh kiri kanan depan belakang kerna jalanan yang sedikit macat.


Namun disaat arsyad mau membalas ucapan saudara kembarnya itu sebuah motor menabrak mobil mereka dari belakang.


"BRUKKKKK........"


"Astaqfirullah alazim....."kata mereka bersamaan.


"Ada apa pak?"tanya arsakha

__ADS_1


"Maaf den,sepertinya ada yang nabrak mobil kita dari belakang."kata pak darmin.


"Yaudah saya lihat dulu keluar pak."kata arsakha meyodorkan diri.


"Tapi den..."kata pak darmin ragu.


"Udah gak papa pak."kata arsakha dan keluar dari mobil.


Arsahka dapat melihat seorang gadis yang mengendarai motor besar yang menabrak mobil mereka.


"Eh lo ya yang punya mobil ini?"tanya gadis itu yang tak lain adalah Dila.


"Iya."ucap Arsakha


"Nih ya gue kasi tau bawa mobil itu yang benar dong."kata Dila kesal kerna motornya terlihat patah dibagian sayap depannya.


"Ni cewek lempar batu sembunyi tangan."batin Arsakha.


"Maaf tapi yang nabrak itu antum,kenapa nyalahin saya?"kata Arsakha yang tak habis pikir dengan cewek yang ada didepannya itu.


"Yaudah awas sana menghalangi jalan aja."kata dila mengalihkan perhatian Arsakha kerna Arsakha tau bahwa dialah yang menabrak.

__ADS_1


Tanpa kata maaf Dila langsung melajukan motornya meninggalkan Arsakha yang masih berdiri ditengah kerumunan para pengendara,setelah melihat kepergian Dila Arsakha kembali masuk kedalam mobilnya.


__ADS_2