Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
Receh-receh....


__ADS_3

"Assalamualaikum perkenalkan mereka berdua kak sepupu kembar aku." kata Khairul memperkenalkan.


Teman cewek khairul teperangah melihat ketampanan dua makhluk ciptaan tuhan didepannya.


"Ekhmmm...ekhmmm..." Khairul berdehem menyadarkan teman ceweknya.


Sedangkan Arsakha dan Arsyad menaikan alis mereka kerna melihat tingkah cewek-cewek itu.


"Bukannya jawab salam saya,malah bengong." kata Khairul kesal.


"Entah ni sireceh bukannya jawab malah bengong." timpal teman cowok Khairul yaitu Rudi.


"Heheee,maklum habisnya kedua kak ini tampan bingit ahhhhh." kata teman cewek Khairul yaitu Sari yang sering dipanggil receh kerna tingkah nya dan sekawanannya receh habis.


"Bahkan ketampanan kedua kak ini mengalahkan ketampanan idola gue." timpal Suzan sambil menopang dagunya.


"Dasar receh." kata Andi sambil melemparkan kulit kacang kearah Suzan.


"Eh bisa ngak kalau gak pakai ngelempar." kata Suzan dengan menatap tajam kearah Andi kerna tidak terima.


"Kalau gak mau bagaimana?" kata Andi cuek dan sibuk dengan kacangnya.

__ADS_1


"Dasar bandot." kata Suzan geram.


"Suzan...Suzan..." kata Andi menyanyikan lagu Suzan dan terjadilah saling melemparkan ejekan.


Sedangkan Sari mengabaikan mereka yang berdebat,Sari malah sibuk mendekati Arsakha dan juga Arsyad untuk berkenalan,sehingga membuat para cowok geleng-geleng kepala.


"Ehm,kak kak nganteng perkenalkan nama saya Sari Yandrani saya kelas 2 SMA saya juara 3 dikelas saya keren kan." kata Sari sambil membanggakan dirinya membuat Arsakha dan Arsyad saling pandang dan yang lain geleng-geleng kepala.


"Juara tiga aja lo bangga Sar?" timpal Suzan yang sudah berhenti berdebat dengan Andi.


"Iya gak papa kali iya kan kak?" kata Sari sambil menanyakan kepada aArsakha dan Arsyad dan hanya dibalas anggukan.


"Harusnya juara 2 dong bangga." kata Suzan yang tak mau kalah.


"Yaelah ni receh receh,ngapain pada pamer sih?lihat noh yang juara sekolah terbaik aja gak pamer." timpal Andi sambil menunjuk kearah Khairul yang juara terbaik disekolahnya.


"Heheheeeee." mereka hanya cengegesan mendengar perkataan Andi.


"Sudah tidak usah pada debat,mending sekarang kalian pada lanjut lagi belajarnya,biar pintar dan biar pulang kerumah tidak kemalaman." kata Arsahka


"Baik kak."kata mereka bersamaan.

__ADS_1


"Yaudah kak tinggal ya,kak mau nemuin tante Yuna dan pak etek." kata Arsahka pamit.


"Iya kak,kak ginap sini ya!malam ini aja!" pinta Khairul.


"Baiklah." kata Arsahka dan Khairul terlihat senang.


"Kak permisi dulu assalamualaikum." kata Arsahka dan diikuti Arsyad.


Setelah meninggalkan ruangan dimana Khairul dan teman-temannya berada Arsahka dan Arsyad mencari keberadaan tante dan pak eteknya berada,disetiap sudut ruangan mereka mencari keberadaan pak etek juga tantenya tidak ketemu bahkan di ruangan tamu pun tidak ada,sampai sebuah suara terdengar oleh Arsyad dari salah satu ruangan yang tidak jauh dari ruangan tamu.


"Kak sepertinya tante Yuna dan pak etek diruangan sana," kata Arsyad sambil menunjuk kearah sumber suara yang dia dengar.


"Ayo kita kesana!" ajak Arsahka.


TOK...TOK...TOK....


Arsahka mengetuk pintu yang ditunjuk Arsyad tadi sehingga mereka dapat mendengar sahutan suara yang mereka kenal yaitu tante mereka.


"Ada apa bik." kata Vina yang berpikir bahwa bik iyam yang mengetok pintu.


"Tante Vina ini Arsahaka dan Arsyad." kata Arsahaka

__ADS_1


__ADS_2