Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
bagian 68#


__ADS_3

"Ayo masuk!"ajak kiyai sambil merangkul umi Aisyah.


Dalam waktu 15 menit Akmal dan Ziya sampai dibendara tepat waktu kerna pesawat yang mereka tumpangi akan lepas landas.


Dengan hati-hati Akmal menuntun Ziya untuk duduk dibangku penumpang sesuai nomor bangku mereka setelah memastikan Ziya duduk dengan nyaman dan aman Akmal pun duduk disamping Ziya setelah menyimpan koper mereka,tak berapa lama pesawat yang akan membawa mereka lepas landas setelah aba-aba dari pramugari.


Hanya membutuhkan waktu 01:45 untuk sampai dijakarta dan kini mereka sampai di bendara soekarno hatta.


Akmal dan Ziya dijemput sopir pribadi Akmal yang ada dikota jakarta ini.


Akmal yang melihat Ziya kelelahan segera menghampiri sopir pribadinya yang menunggu diluar.


"Assalamualaikum pak Akmal bu..."kata sopir itu dan terpotong.


"Waalaikum salam,perkenalkan ini istri saya pak."kata Akmal memberitahu.


"Oh assalamualaikum buk."sapanya.


"Waalaikum salam."kata Ziya.


"Yaudah pak kita langsung kehotel saja,kasihan istri saya udah kecapean."kata Akmal dan dianggukin sopir itu dan membukakan pintu untuk majikannya.


Sopir itu pun melajukan mobilnya untuk membawa tuannya ketempat istirahatnya.


Kini mereka sampai disalah satu hotel mewah di kota jakarta,setelah sopir itu undur diri Akmal menuntun Ziya untuk kekamar mereka


Akmal membantu Ziya untuk berbaring diranjang dan melepaskan jeketnya Ziya,serta sepatu yang Ziya kenakan dan tak lupa juga Akmal mengilap wajah Ziya dan menyelimuti Ziya setelah selesai Akmal pun membersihkan tubuhnya dan ikut berbaring disamping Ziya.


Di pagi hari,Akmal dan Ziya harus bergegas untuk pergi kekampus dimana Akmal seorang insvetor sehingga membuat dia diharuskan datang lebih awal.


"Sayang ayo bangun,katanya mau pergi kekampus vina dan yang lain?"tanya Akmal sambil mengelus pipi Ziya dengan lembut dengan masih memakai handuk kecil yang melilit dipinggangnya.


"Uhhmm,sebentar lagi sayang!"pinta Ziya sambil menggeluyur manja dipangkuan Akmal yang baru selesai mandi itu.


"Baik lah kalau begitu,biar mas temani ya!"pinta Akmal yang menjahili Ziya sambil meraba dibalik baju Ziya membuat Ziya langsung bangun dari tidurnya.

__ADS_1


"Oke saya siap-siap mau menemani Vina kekampus."kata Ziya dan langsung gacir kekamar mandi mebuat Akmal tersenyum melihat aksi istrinya itu,lagian tidak mungkin Akmal melakukannya dalam keadaan Ziya hamil yang sudah terlihat besar itu.


Setelah selesai mandi dan bersiap-siap Akmal dan Ziya terun untuk serapan diloby hotel yang telah disediakan,selesai serapan Ziya meminta izin kepada Akmal untuk berangkat deluan dengan keempat sahabatnya yang sudah menunggu.


Disepangjang jalan,ziya dan keempat sahabatnya bersenang-senang dalam mobil yuna,dan beenyanyi suka ria


Membuat semua pengemudi yang lagi menunggu dilampu merah harus menutup telinga mereka kerna kebeisingan yang mereka ciptakan.


Bukan kerna suara mereka yang tidak bagus,hanya saya mereka benyanyi seperti orang kerasukan,iya begitulah ziya mereka sudah bersatu mereka akan membuat ledakan seperti sekarang hehee...


"Brukkkkk...


Tabrak sebuah motor dari belakang.


"ziya Lo gak apa-apa kan?"tanya Vina khawatir dengan ziya dan kandungannya.


"Tidak apa-apa."kata ziya.


"Syukurlah,siapa sih yang berani nambrak mobil kita?"kesal nila.


"Biar gue lihat dulu"kata Yuna.


Setelah menghampiri sipengemudi motor yang menabrak mobil mereka dari belakang nila langsung memarahinya tidak berhenti.


"Kamu berani sekali menbrak mobil kita,apa kamu tidak tau siapa kita,apa kamu juga tidak tau kalau didalam ada ibu hamil?"kata nila kesal.


"Sudah puas bicaranya,kalau sudah puas tolong kembali kemobil anda dan ini kartu nama saya kamu bisa hubungi saya untuk ganti rugi."kata seorang cowok diatas motornya dan penutup kepalanya.


"Kamu...."kata nila terpotong kerna cowok itu sudah melajukan motornya.


"Dasar brengsek,awas saja kalau ketemu kamu lagi gue cincang-cincang Lo."kata nila kesal masih berdiri ditengah jalan membuat semua kendaraan mengklaksonnya.


"Hey cepat minggir,apa kamu sudah gila?"teriak seseorang pengemudi motor


"Iya....iya,sabar dong dasar,kamu yang Gilak."kata nila kesal dan kembali kemobilnya dengan muka kesal.

__ADS_1


Yuna langsung melajukan mobilnya,untuk sampai ke kampus mereka kerna mereka hampir telat,


Setelah sampai mereka bergegas pergi keruang ganti untuk memakai seragam wisuda mereka.


"ziya kamu datang juga lama,tidak berjumpa."sapa seorang dosen wanita.


"Dosen Fatimah,apa kabar?"tanya ziya saat tau bahwa yang menyapanya dosen fatimah.


"Alhamdulillah baik,ini kamu sedang mengandung?"tanya Fatimah saat melihat perut ziya hanya dibalas anggukan dan senyum manis oleh ziya.


"Kamu ini,anak nakal menikah tidak memberitahu ibuk"kata Fatmah.


"Cuman nikah sederhana saja kok buk,"kata ziya.


"Yasudah cepat ketempat duduk kalian masing-masing,hari ini kedua investor kita yang akan mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang mendapatkan nilai Tahfis Qur'an."ucap Fatimah memmberitahu.


"Yaudah kita deluan ya buk, assalamualaikum."kata mereka bersama dan berlalu pergi.


"Cih,lihat wanita murahan ini!"kata seorang wanita.


Dia Nisa dan sekawanan ya,mereka dijuluki oleh ziya dan sahabat-sahabatnya sebagai a***g,kerna selama berbicara dan penjilat jadi sebutan itu pantas buat mereka.


"Ais..ada sekelompok a***g,pasti mau mencari masalah lagi."kata Vina.


"Yo...lihat ini yang dikenal sebagai Tahfis Qur'an tapi malah hamil diluar nikah,dasar wanita ja***g."kata Nisa.


"kamu...."kata Lila terhenti


"Sudahlah biarin aja dia mau beranggapan apa,lagian menghadiri acara lebih penting dari pada mendengar sekelompok a***g yang menggonggong."kata ziya dan berlalu pergi diikuti yang lainnya.


"Dasar wanita murahan,lihat saja nanti akan gue permalukan Lo didepan kedua investor muda itu."kata Nisa dengan senyum liciknya.


"Emang Lo punya rencana apa?"tanya Santi


"Nanti gue kasi tau dengan Lo pada."kata Nisa

__ADS_1


ASSALAMUALAIKUM WR.WB...


"


__ADS_2