
DUA PULUH TAHUN KEMUDIAN......
"Assalamualaikum Amy abi kak Arsa kak syad."ucap Aiyra yang baru turun dari kamarnya dan menyapa keluarganya diruang makan.
"Waalaikum salam sayang Amy yang cantik imut dan soleha komplit deh pokoknya,sini ayo duduk!"ucap Ziya ngemas dengan putrinya dan gaya lebaynya juga.
"Waalaikum salam adik ana yang cantik imut dan soleha komplit deh pokoknya."ucap arsakha dan Arsyad kompak.
"Waalaikum salam sayang."ucap Akmal biasa saja dan geleng-geleng kepala dengan tingkah anak dan istrinya yang suka lebay.
Arsakha dan Arsyad maupun Aiyra mereka akan bersikap lebay didalam rumah mereka dan keluarganya berbeda dengan dikampus atau diluar mereka bertiga dikenal dengan sikap dingin mereka yang hanya berbicara sekedarnya saja.
"Ih...mas gak kompak tau,gak mau tau pokoknya mas harus sama kayak kita tadi."ucap Ziya dengan kedua tangan dipinggangnya membuat akmal membulatkan matanya sedangkan ketiga anaknya tersenyum melihat abi nya dimarahi Amynya.emang anak gak ada akhlak hehe...
"Waalaikum salam sayang abi yang cantik imut dan soleha komplit deh pokoknya."ulangi Akmal seperti yang diperintah Ziya.
"Nah gitukan cakep."kata mereka kompak akmal hanya geleng-geleng kepala dengan tingkah istri anaknya itu.
Kini mereka serapan tanpa bersuara hanya alunan garpu dan sendok yang beradu,sudah kebiasaan mereka disaat makan mereka tidak akan berbicara.
__ADS_1
Setelah selesai serapan bersama aiyra membantu ziya merapikan kembali meja makan dan mencuci piring sedangkan para cowok duduk diruangan tamu yang sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Setelah selesai membersihkan bekas serapan mereka ziya dan aiyra menghampiri para cowok yang lagi sibuk diruangan tamu.
"Abi tidak ke kantor?"tanya aiyra.
"Tidak sayang abi harus mengurus pindah kuliah kalian."ucap akmal.
"Kenapa harus pindah sih abi?"tanya aiyra dengan tingkah manjanya.
"Abi harus mengurus kantor utama kita di jakarta,kasihan om akhmar yang mengurusnya disana sendirian."ucap akmal.
"Baiklah abi izinin tapi kamu harus nurut sama kakek dan nenek mu."ucap akmal.
"Abi ngizinin aiyra tinggal disini,tidak Amy tidak setuju Abi."ucap ziya akmal hanya memberi kode keputrinya untuk membujuk amy nya.
"Amy,boleh ya!"pinta aiyra.
"Tidak bisa kaliankan tau Amy tidak akan bisa tenang tanpa ketiga anak-anak amy."ucap ziya dengan raut wajah sendunya.
__ADS_1
"Amy cuman 2 hari aja,lagian aiyra juga ada hal yang harus aiyra selesaikan."ucap aiyra
"Tidak apa-apa sayang,biarin aja aiyra berangkat sama umi dan abi."ucap akmal ziya haya pasrah.
"Uhhhhh,baiklah tapi kamu harus hati-hati."ucap ziya
"Siap buk bos."ucap aiyra dengan tangan hormat.
Ziya sibuk mengurus untuk pindahan mereka meski hanya pakaian saja kerna mereka besok harus berangkat ke jakarta sedangkan akmal sibuk untuk mengurus persiapan pindah kuliah untuk putra-putra putri nya.
Sedangkan arskha dan arsyad membereskan pakaian mereka masing-masing untuk dibawa mereka.
"Kak,disana pasti banyak cewek yang berpakaian terbuka."ucap arsyad.
"Iya,jadi kita harus bisa menjaga iman kita dan jagan mudah tergoda dengan penampilan mereka antum pahamkan!"ucap arsakha
"syad paham kak,tapi bagaiman dengan aiyra pasti disana juga banyak cowok-cowok nakal."ucap arsyad membuat arsakha berpikir.
"Kita harus menjaganya kemana pun dia pergi!"ucap arsakha dan di anggukin arsyad setuju.
__ADS_1