Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
bagian 43#


__ADS_3

Mas ziya belum bangun?..'tanya bunda Fatmah.


Ziya tidur lagi bun,tadi malam kurang tidur bun...'kata akmal.


akmal mau ambil serapan bun,sekalian untuk ziya...'kata akmal.


yasudah bunda siapkan dulu...'kata bunda fatmah.


Biar akmal aja bunda...'kata akmal


tidak papa...'kata bunda Fatmah.


Mas akmal,baru bangun...'tanya akhmar yang baru pulang solat bersama kiyai dan fahmi.


Tidak dek,mas sudah bangun dari tadi...'kata akmal.


Oh begitu...'kata akhmar lesu.


Ada apa dek,apa ada masalah?...'tanya akmal


iya mas,santri wati yang akan membaca Al-Quran sedang sakit,sedangkan santri yang lain belum ada persiapan...'kata akhmar.


Kenapa gak minta yuna aja mas yang baca Al-Quran...'kata ziya yang menuruni tangga yang masih mengantuk bahkan masih memegang selimutnya.


astagfirullah...ziya kamu kebiasaan gak pernah berubah bahkan sudah menikah masih aja turun dari kamar dengan selimut...'kata bunda Fatmah yang datang membawa serapan.


Aiya...bunda lagian siapa juga yang suruh harinya dingin...'kata ziya sambil merebahkan badannya di kursi lagi,membuat bundanya geleng-geleng kepala sedang kan yang lainnya tersenyum melihat tingkah ziya.

__ADS_1


ziya kalau kamu masih ngantuk kenapa turun dan malah tidur dikursi...'kata bunda Fatmah.


ya ini gara-gara perut ziya lapar bun...'kata ziya


biar akmal bawa ziya keatas aja bun...'kata akmal dan menggendong ziya.


bik atik tolong bawakan serapan anak dan menantu saya...'kata umi aisyah.


baik umi...'kata bik atik.


den ustadz ini serapannya...'kata bik atik.


taruh di meja aja bik,terimakasih ya bik...'kata akmal.


iya den ustadz,bibik ke bawah dulu...'kata bik atik yang dianggukin akmal.


sayang makan yok,serapannya udah ada...'kata akmal yang sudah membaringkan ziya ditempat tidur hanya dianggukin ziya.


ini minum dulu!..'suruh akmal dan dituruti ziya setelah itu ziya tiduran lagi akmal yang melihat tingkah istrinya hanya tersenyum dan mengecup pipinya dan berlalu pergi ketoilet.


Tut...tut...tut...suara ponsel akmal berbunyi diatas meja,ziya yang merasa terganggu dengan suara ponsel akmal mengangkatnya.


assalamualaikum,ini siapa ya...'tanya ziya sambil menguap.


waalaikumsalam Maaf mengganggu nyonya....'kata clara yang menelpon membuat ziya membulatkan matanya kerna mendengar suara wanita.


Anda siapa...'tanya ziya

__ADS_1


saya clara sekretaris pak akmal nyonya,...'kata clara.


Ada perlu apa?...'tanya ziya.


Saya ingin memberitahu,pak akmal bahwa perusahaan grup net akan datang ke perusahaan kita jadi beliau ingin bertemu langsung dengan pak akmal....'kata clara yang membuat ziya bingung.


Kenapa mereka ingin bertemu dengan mas akmal...'kata ziya berbicara pada dirinya sedikit berbisik tapi didengar clara


Iya kerna pak akmal pemilik perusahaan nyonya...'kata clara membuat dia kaget.


Sayang,siapa yang nelpon...'kata akmal yang baru keluar dari toilet.


katanya sekretaris mas,nih....'kata ziya dan memberikan ponsel akmal ke pemiliknya.


Kini akmalpun selesai berbicara dengan sekretarisnya dan langsung mendekati ziya yang berada dimeja riasnya.


Loh mas kenapa gak siap-siap bukannya mau kekantor ya...'tanya ziya.


sayang,tidak mungkin mas meninggalkan istri mas dan pergi sendirian keacara peresmian panti asuhan...'kata akmal


Tidak apa-apa mas lagiankan acaran dimulai habis zuhur mas sudah pulangkan...'kata ziya.


iya sayang...'kata akmal


yaudah mas kekantor saja...'suruh ziya.


Baiklah mas akan kekantor,tapi sayang harus janji sayang tidak boleh nakal tidak boleh boleh seperti semalam...'kata akmal memperingatin

__ADS_1


Iya iya saya janji,tidak akan mengulangi kejadian semalam,udah...'kata ziya.


Kini akmal sudah pergi kekantornya seperti disuruh ziya,kini ziya sudah bergabung dengan keempat sahabatnya dan juga akhmar,fahmi.


__ADS_2