Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
bagian 28#


__ADS_3

harum sekali,umi lagi masak apa....'tanya akmal yang sedang mencium harum masakan umi aisyah dan ziya.


umi dan ziya lagi masakan kesukaan kamu dan adek mu,tapi semuanya malah ziya yang menyelesaikan...'kata umi aisyah yang memang ziya memasak semuanya,sedangkan umi hanya membantu potong sayuran


tidak itu masakan umi semua ziya hanya membantu sedikit aja kok...'kata ziya mengelak.


sayang kamu ini,selalu saya tidak mau berbicara jujur kalau kamu bisa masak...'kata umi aisyah sambil menarik hidung mancung ziya.


auw...sakit umi...'rintih ziya manja sedangkan akmal merasa bersyukur bahwa calon istrinya sudah akrab bahkan seperti bundanya sendiri


ehm...,akmal dicuekin ni ceritanya...'kata akmal menyadarkan kedua wanita itu


jadi putra umi cemburu sama ziya...'ledek umi aisyah.


wah...,kita bakalan ada saingan ini mas coy...'kata akhmar dan fahmi yang baru pulang dari pondok


mas coy kita harus bersaing secara sehat untuk merebut kasih sayang umi kembali....'kata fahmi dengan gaya sedang berfikir


ehm...awas aja kalau menantu umi ada lecet sedikit saja umi tidak akan maafkan...'kata umi dengan pura²menekan


waduhh....,mangkin ribet mas fah...'kata akhmar berbisik ke telinga fahmi.


benar dek coy,apa kita relakan aja kali ya...'kata fahmi berbisik hanya diangguin akhmar.


sedangkan akmal hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua saudaranya


Mas akmal dan mas fahmi gak usah lebay deh,kayang anak kecil aja....'kata ziya dengan memanyunkan bibirnya


sudah-sudah....lebih baik kalian semua bersih-bersih setelah itu kita makan bersama,oh iya sayang kamu ajak sahabat kamu makan bersama...'kata umi aisyah

__ADS_1


baik umi,kalau begitu ziya permisi assalamu'alaikum....'kata ziya berlalu pergi


waalaikumsalam.....


akmal,akhmar dan fahmipun beranjak kekamar masing-masing untuk membersihkan tubuh Meraka begitu juga dengan umi aisyah yang merasa gerah setelah memasak.


Disinilah Meraka semua dimeja makan siap mau menyantap makanan yang enak...


wah....banyak sekali,ini pasti enak....'kata nila yang yang tak sabar mau mengisi mulutnya dan perutnya itu


dasar lo tong,baru juga lo makan sudah lapar aja perut lo...'kata vina


ussttt...ribut aja kalian,nil pinggirin dulu tangan lo gue mau fotoin dulu...'kata lila yang membuat semuanya geleng kepala.


lo lagi lil,itu makanan mau dimakan.bukan untuk di foto....'kata vina


lo resek kali vin semuanya lo komen...'kata nila kesal.


sudah sudah jangan ribut lagi,tidak boleh ribut didepan makanan...'kata kiyai


lo sih vin...'kata nila menyenggol tangan vina


teman-teman dek ziya unik yang satu suka makan,yang satu suka lebay,yang satu Suma membully,satu lagi cuek.....'kata akhmar


mas akhmar pasti bilang yuna cuek kan...'tanya lila


iya,dari tadi hanya diam dan kadang juga senyum...'kata akhmar.


mas akhmar belum tau aja...'kata nila

__ADS_1


permisi kiyai ada yang mencari kiyai,katanya namanya fatih...'kata tukang kebun rumah kiyai


oh iya pak Muklis saya minta tolong suruh masuk aja nak fatihnya...'pinta kiyai


oh baiklah kiyai...'kata Muklis berlalu pergi


assalamualaikum kiyai...'kata fatih


waalaikumsalam...'jawab semuanya kecuali yuna


uwawwww.....tampanya,sungguh indahnya ciptaan mu yaallah...'kata yuna yang membuat semuanya kaget dengan ucapan yuna


yah...beginilah sifat aslinya kalau sudah lihat cowok ganteng sedikit aja udah goyang imannya...'kata vina


sedangkan akhmar dan fahmi saling tatapan dan melihat semua orang begitu juga kiya Meraka tertawa semuanya..


hhahaaaaaa...hhahhahaaaa....


mereka semua memang unik mas...'kata akhmar masih dengan tawanya.


kenapa semuanya tertawa...'tanya yuna yang baru sadar dari khayalannya.


iya kerna kata-kata lo tadi....'kata ziya


emang kenapa dengan kata-katanya yuna bukannya yuna memang seperti itu kan...'kata lila dengan enteng


kumat dah ni orang batrenya lagi lowbet pasti...'kata vina


sudah-sudah kapan makannya kita jadinya kalau terus berdebat...'kata umi aisyah

__ADS_1


nak fatih ikut makan malam bersama...'ajak kiyai


__ADS_2