
"Astaqfirullah,den ustadz ini kamarnya kenapa?"tanya bik ina bingung,apa yang terjadi dengan kamar anak majikannya itu.
"Saya juga tidak tau bik,saya buka pintu udah seperti ini,"kata akmal apa adanya.
"Yaudah biar bik ina bersihin dulu den,"kata bik ina meminta izin.
"Oh iya bik,saya kebawah dulu ya bik"kata akmal hanya diangguki bik ina.
Disatu ruangan,terlihat akhmar begitu sibuk dengan perkerjaannya yang menumpuk diatas mejanya.
"Kapan kelarnya ini"katanya yang sudah merasa lelah.
"Assalamualaikum dek"kata dua cowok tampan diambang pintu kantor akhmar yang tak lain fahmi dan fatih.
"Waalaikumsalam mas"kata akhmar tanpa melihat kearah mereka.
"Sibuk amat dek?"tanya fahmi.
"Haa...aaa...mas,ini banyak kali yang harus adek tanda tanganin,adek sudah lelah."kata akhmar sambil menidurkan kepalanya dimeja kerjanya.
"Apa perlu mas telpon dek nila?"goda fahmi.
"Apaan sih mas."kata akhmar yang malu kerna ketahuan diam-diam menyukai nila.
"Dek,kalau antum suka sama dek nila kamu kasi tau umi,biar umi melamarnya!"kata fahmi memberi nasehat.
"Tapi mas,apa dek nila mau sama saya?"kata akhmar dengan wajah sedih.
__ADS_1
"Antumkan belum mencobanya?"kata fahmi.
"Begitu juga dengan kamu fathi,jika kamu menyukai seorang gadis,maka langsung bilang umi sama abi!"kata fahmi memberi tau fathi.
"Yang benar,apa saya boleh minta umi untuk melamar gadis itu?"tanya fatih dengan wajah bahagia,membuat fahmi dan akhmar bingung.
"I...ya boleh"kata fahmi.
"Kalau begitu,fatih akan minta umi untuk melamar satu gadis,"katanya bahagia,fahmi dan akhmar saling pandang menanyakan siapa gadis yang dimaksud fatih,mereka berdua hanya menaikan bahu mereka pertanda tidak mengetahuinya.
"Mas fatih,siapa gadis itu?"tanya akhmar langsung bangkit dari duduknya.
Fatih yang tau,bahwa dia akan diintrogasi,menampilkan senyumnya dan perlahan melangkah mundur kerna fahmi dan akhmar mendekat kearahnya.
"Te...te..nang dulu!"katanya sambil menghindar dari jangkauan fahmi dan akhmar yang kini mulai mengejarnya.
"Berhenti fatih,kasi tau dulu siapa gadis itu!"kata fahmi sambil mengejar fatih.
"Iya mas fatih,kasih tau kami!"timpal akhmar yang ingin menangkap fatih.
"Tidak akan,setelah diterima lamaran saya,baru saya kasih tau!"kata fatih sambil menghindar tangkapan akhmar.
"Tidak dapat,hahhaaa kalian berdua tidak akan bisa menangkap saya hahaa,"kata fatih percaya diri yang lolos dari tangkapan akhmar namun naas,fahmi menangkapnya dari belakang.
"Hahahaha...siapa bilang tidak bisa ketangkap ?"kata akhmar sambil tertawa puas kerna fatih sudah ada dalam genggaman fahmi.
"Mas fahmi lepasin,mas fahmi mau dibilang orang kalau mas fahmi itu gey?"kata fatih yang menakutin fahmi.
__ADS_1
"Biarin"kata fahmi,namun tiba-tiba seorang karyawan wanita berdiri diambang pintu.
"P...a..k...Fa..h..mi,"katanya kaget dan tak percaya apa yang baru dia lihat.
"Sani,apa kamu tidak bisa mengucapkan salam dulu atau ketok pintu dulu sebelum masuk keruangan saya?"kata akhmar.
"Maaf pak,tadi saya udah ngucapin salam dan mengetok pintu pak,namun tidak ada jawaban dan saya mendengar dari luar ada keributan dan saya langsung masuk."kata sani menjelaskan sambil menunduk.
Apa yang dibilang sani memang benar kerna dari tadi sani sudah mengucapkan salam,mereka bertiga yang tidak mendengar kerna main kucing-kucingan,hehe...
"Ada apa?"tanya akhmar.
"Saya mau mengambil berkas yang sudah bapak tanda tanganin."kata sani.
"Astaqfirullah,saya lupa,saya belum selesai menanda tanganinnya."kata akhmar
BUAT TEMAN_TEMAN AKU HARI INI UP 3,JADI JAGAN LUPA VOTE DAN LIKE,KOMEN JUGA BINTANGNYA.
BUAT YANG PEMBACA SETIA DAN SABAR MENUNGGU UPNYA AKU TERIMAKASIH.
DAN JANGAN LUPA MAMPIR KENOVEL AKU YANG BARU
NOVEL INI AKAN DIRILIS BESOK,INI MENCERITAKAN KESAH PERCINTAAN AKU SEMOGA KALIAN SUKA.
BABAY...MY LOVE☺️😍
__ADS_1