Istri Untuk Ustadz

Istri Untuk Ustadz
bagian 51#


__ADS_3

Pukul 05:00 ziya bangun dia segera mandi dan berpakaian rapi dan tak lupa dia untuk membangunkan suaminya yang masih terlelap.


Mas...mas...bangun sudah masuk subuh...'kata ziya membangunkan akmal dengan membelai pipi akmal.


Ehm...iya sayang...'kata akmal dengan khas bangun tidur.


Akmal segera bergegas mandi dan berpakaian rapi dan solat berjamaah bersama istrinya dan tak lupa akmal untuk baca Al-Quran berbeda dengan ziya dia langsung turun kebawah untuk membantu umi dan bundanya menyiapkan serapan pagi dan untuk kepulangan orang tuanya.


Sayang sejak kapan kamu pandai masak...'tanya bunda Fatmah yang tidak menyangka kalau ziya pandai memasak kerna setiap bunda Fatmah mengajak ziya belajar memasak dia selalu menolak.


Maaf bun,salama ini ziya belajar masak diam-diam...'kata ziya.


kenapa harus minta maaf,malah bunda senang kamu bisa memasak...'kata bunda Fatmah mengusap kepala ziya dengan lembut sedangkan umi aisyah dan bik ina hanya tersenyum bahagia melihat ziya dan bundanya.


Ehmm...'dehem umi aisyah yang menyadarkan mereka berdua kerna mengabaikan mereka.


Ah..maaf umi...'kata ziya.


Gak sayang,kamu gak salah kok...'kata umi aisyah.


lebih baik kita ke meja makan,para suami pasti sudah menunggu...'kata bunda Fatmah membuat ziya dan umi aisyah ketawak geli.

__ADS_1


hahaa...bisa aja bunda Fatmah...'kata umi aisyah sedangkan bunda Fatmah menunduk malu.


yasudah kita temuin yang lain...'kata umi aisyah


Disini lah mereka dimeja makan,mereka serapan tanpa suara setelah selesai serapan para pria duduk diruang tamu kerna mereka akan mengantar kepergian bunda Fatmah dan H.suryata kembali ke pondok Al-Ikhlas.


Sedangkan para wanita mereka menyiapkan semua keperluan H.suryata dan bunda Fatmah untuk di perjalanan ya nanti


kini mereka sudah berada dihalaman sambil menunggu jemputan.


sayang ingat ya kamu harus nurut apa kata suami kamu dan jaga kesehatan kamu jangan lupa cepatan kasi bunda cucu...'kata bunda fatmah membuat ziya memandang kearah akmal.


Bunda tidak usah kawahtir,akmal sama ziya akan cepat-cepat kasi cucu bunda sabar aja...'ucap akmal membuat para orang tua bahagia sedangkan ziya membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang diucapkan akmal.


Bunda mobilnya sudah sampai...'kata ziya mengalihkan pembicaraan.


Ehmm...kamu mau cepat-cepat ngusir bunda sama ayah ya...'kata H.suryata pura-pura sedih.


ayah ziya tidak bermaksud seperti itu...'kata ziya sambil menunduk kerna merasa bersalah.


hahahaaa...ayah cuman bercanda...'kata H.suryata sambil tertawa sedangkan ziya hanya kesal dengan ayahnya.

__ADS_1


ya sudah kamu jaga kesehatan jangan buat onar lagi ingat...'kata H.suryata sambil mencium kening ziya


iya ayah,ayah sama bunda hati-hati ya dijalan...'kata ziya sambil mencium tangan ayah dah bundanya begitu juga akmal.


setelah berpamitan dengan umi aisyah dan kiyai dahfi rahmat sidiq,bunda Fatmah dan H.suryata pun menaiki mobil yang akan membawa mereka dan mobil H.suryata pun melaju pergi meninggalkan ziya dan semuanya.


ziya yang merasa sedih kepergian ayah dan bundanya perlahan meneteskan air matanya dan akmal yang melihat istrinya menangis segera menenangkan nya.


sayang,mas janji jika pekerjaan mas disini sudah selesai kita akan pergi kerumah ayah dan bunda...'kata akmal yang menenangkan ziya,


ziya yang mendengar perkataan akmal hanya menganggukan kepalanya dan akmal langsung memeluk ziya,umi aisyah dan kiyai hanya tersenyum bahagia kepada anak menantunya yang saling mencintai.


**sekali lagi maaf ya aku hanya bisa up 1


soalnya ni badan+mata terasa berat sekali


ini aja aku paksakan buat up


Dan kalau ada penulisan yang salah maaf ya.


Buat yang udah like terimakasih juga yang sudah menunggu up dengan setia terimakasih.

__ADS_1


Babay....my love🥰😘***


__ADS_2