
Tak terasa hari pernikahan keempat sahabatnya tinggal menghitung jam,kini ziya bersiap-siap untuk menghadiri pernikahan sahabatnya yang akan dilaksanakan disebuah hotel mewah.
"Ziya sayang ada yang ingin bertemu sama kamu nak."panggil bunda aisyah dari bawah.
"Iya umi sebentar."kata ziya didalam kamarnya.
"Siapa sih,gak tau apa lagi repot begini."gerutu ziya.
"Assalamualaikum,Clara ada apa?saat ziya turun dan melihat bahwa Clara sekretaris suaminya yang ingin menemuinya.
"Maaf buk mengganggu,tadi pak akmal pesan ibuk harus ikut saya!"kata Clara membuat ziya mengerutkan dahinya.
"Emangnya ada apa Clara,apa mas akmal kenapa-kenapa?"tanya ziya khawatir.
"Pak akmal baik-baik saja buk,hanya pak akmal meminta saya agar ibuk ikut saya ke suatu tempat."kata Clara.
"Yaudah bentar saya siap-siapin anak anak."kata clara.
"Maaf buk pak akmal meminta hanya ibuk saja yang ikut sama saya,den Ashakha,den arsyad dan nona Aiyra nanti di jaga oleh mereka bertiga,mereka akan pergi bersama umi dan kiyai."kata Clara membuat ziya kebingungan.
"Tapi..."kata ziya dan langsung dipotong Clara.
"Maaf buk,waktu kita tidak banyak."kata Clara.
"Baiklah,saya izin sama umi dan abi dulu."ucap ziya dan di angguki clara.
Setelah meminta izin kepada kedua mertuanya Ziya dan Clara pergi menuju kesebuah tempat yang hanya diketahui Clara.
Ziya terkejut saat mobil mereka berhenti disebuah hotel mewah hotel dimana acara pernikahan sahabatnya akan dilangsungkan namun ziya tidak sadar akan hal itu,karena ziya dan clara melawati jalur belakang yang tidak pernah ziya lewati.
"Kenapa kita ke hotel?"tanya ziya.
"Nanti juga ibuk tau,ayo buk!"kata clara membuat ziya penasaran.
Clara dan ziya memasuki lif yang menghubungkan kelantai 7,setelah pintu lifnya terbuka Clara memimpin jalan ziya menuju kamar nomor 115.
"Silahkan buk kita sudah sampai dikamar yang pak akmal pesan."kata clara membuat ziya semangkin bingung.
iya buat apa coba akmal mesan kamar hotel sedangkan tidak mungkin untuk bermesraan kan disaat hari yang sibuk sekaligus bahagia karena sahabatnya akan menikah iyakan😒
Perlahan ziya membuka pintu kamar itu dengan hati-hati dengan Clara yang berada dibelakangnya,saat pintu sudah terbuka betapa terkejutnya ziya.
"happy wedding day together...."kata mereka berempat bersamaan yang tak lain sahabatnya yang sudah memakai pakaian pengantin dan sambil memegang satu pakaian pengantin untuk ziya.
__ADS_1
"Kalian,i...ni."kata ziya kaget dan terharu dengan perbuatan sahabatnya.
"Seperti janji kita,kita akan menikah bersama satu acara,meskipun kamu duluan menikah tapi kamu harus ikut kita lagian kamu kan belum mengadakan resepsi."kata lila dan diangguki yang lain.
"my dear friend..."kata ziya sambil merentangkan tangannya ingin memeluk sahabatnya namun ditahan mereka berempat.
"Etttttt...tidak sekarang,sekarang kamu harus siap-siap karena bentar lagi acaranya akan dimulai."kata vina dan langsung mendudukkan ziya di kursi rias yang ada dibelakang mereka.
"Mbak tolong dandanin sahabat kami ini dengan sangat cantik sampai si pengantin prianya pangling."kata vina kepada tukang rias.
"Baik non."katanya singkat.
Keempat Sahabatnya menunggu ziya yang masih di make up'in dan dipakaikan baju pengantin tidak membutuhkan waktu lama ziya dirias hanya memakai make up tipis karena ziya harus menggunakan penutup wajah yang hanya menyisakan matanya sama seperti sahabatnya.
"Wah...cantik sekali kamu zi."kata yuna.
"Benar ini seperti bukan diri mu."timpal yuna.
"Seperti bidadari sungguhan."kata nila.
"Benar benar mas akmal pasti gak tahan lihat penampilan lo."kata lila dengan pemikiran horornya.
"Kalian juga cantik tidak seperti biasanya."kata ziya dan di anggukin mereka.
"Iya ada apa?"kata vina dari dalam saat mendengar bel dan ketukan pintu.
"Maaf nona-nona apa sudah siap,acara akan segera dimulai."kata seorang dibalik pintu.
"Kita sudah siap."kata vina.
Clara yang masih menemani istri bosnya membukakan pintu untuk istri bosnya dan sahabatnya,merekapun keluar satu persatu dan menuju lif.
Clara menekan tombol 12 dimana acaranya dilaksanakan,didalam lif ziya dan sahabatnya saling memandangi satu sama lain dan clara hanya memperhatikan mereka berlima sesekali tersenyum dengan tingkah mereka berlima dan juga kagum akan kecantikan mereka walaupun tertutup cadar.
"We five beautiful angels are ready to go down to meet the princes... "kata mereka bersamaan membuat clara tersenyum.
"Dimana para pengantin wanitanya kenapa belum keluar?"tanya salah satu undangan.
"Assalamualaikum wr.wb,perkenalkan nama saya syukuri iya begitulah nama saya sukurin aja selalu menjadi tamu undangan dan pembawa acara dan sukurin aja kalau belum bisa membawa pengantin saya kepemimpinan hehee..."kata syukurin diatas panggung membuat semua para undangan tertawa.
"Barang kali di tamu undangan ini ada yang mencari calon suami datangin saya saja hehee...kalau ada sih."katanya cengengesan sambil garuk kepalanya yang tak gatal membuat mereka semangkin tertawa geli.
"Baiklah-baiklah saya hentikan dulu omongan receh saya ini,lebih baik kita sambut orang yang kita tunggu tunggu mereka yang dikenal sebagai five angels who dedicated from heaven,tunjukan dirimu hehe...kayak take me out saja hehe..."katanya.
__ADS_1
"Kepada five angels who dedicated from heaven,kami persilahkan memasuki ruangan."katanya.
Terlihatlah 5 wanita cantik dengan pakaian pengantin sewarna mode yang berbeda mereka berlima berjalan beriringan membuat para undangan kagum jangan kan para undangan para pengantin pria yang melihat istri istri mereka yang begitu cantik dengan menggunakan pakaian pengantin yang menutupi tubuh dan wajah mereka.
"Wawwwww....,cantik sekali ini baru pertama kali melihat pengganti secantik mereka yang elegan."kata seorang undangan.
"Benar jeng,mereka memang berbeda dari pengantin yang lain."timpal temannya.
Mereka berlima berjalan menuju suami mereka masing masing yang berdiri kagum melihat istri mereka tanpa berkedip sedikitpun.
"Masyaallah cantiknya istriku."kata mereka bersamaan setelah mengatakan bersamaan saling memandang satu sama lain dan tersenyum karena kekompakan mereka.
"Kamu cantik sekali sayang."bisik akmal ditelinga ziya saat sampai disampingnya,terlihat ziya tersipu malu.
Para undangan mulai mengucapkan selamat kepada lima pengantin baru itu dan sesekali memuji mereka.
"Eh..,zi si kembar mana biar kita berfoto bersama."kata vina dan di nggukin yang lain.
"Si Kembar ada disini,siap untuk berfoto."kata bunda fatmah yang menggendong cucu pertamanya dan umi aisyah juga H.suryata.
"Sini bun kita mau foto,sama calon menantu nila!"pinta nila
"Ye...elo buat aja belum Arsyad juga umi!"kata yuna dan membuat mereka tertawa.
"ayah aiyra juga!"pinta vina.
Para orang tua itu hanya tersenyum melihat tingkah mereka dan memberikan cucunya.
"Ayo zi kita foto!"kata lila.
"Ehmm...maaf ya para pengantin pria foto kali ini cuman untuk kita berdelapan saja oke."kata lila membuat para lelaki itu membulatkan mata dan saling pandang sedangkan yang lain tertawa mendengar perkataan lila.
"Pak mulai."kata yuna.
"Baik non,siap...satu...dua...ti....ga...
***CEKREKKKKK.......
TAMAT.....
OH IYA AKU LUPA VISUALNYA IKHSAD BELUM AKU BUAT JADI INI AKU KASIH VISUAL IKHSAD***
__ADS_1