
Akhmar dan yang lainnya memperkenalkan diri mereka secara bergantian, mahasiswi berteriak histeris melihat ketampanan mereka,tidak menunggu lama Akhmar dan yang lainnya memulai acaranya.
"Baiklah,seperti yang kalian lihat ditangan kita ada satu masing-masing amplop yang berisi nama salah satu yang meraih juara pertama, amplop yang ada dengan saya untuk juara pertama di jurusan Akidah Akhlak."kata Akhmar.
"Dan Amplop yang ada dengan saya untuk juara pertama fiqih."kata Fahmi.
"Dan Amplop terakhir ini jurusan sastra."kata Fatih.
"Masih ada satu juara lagi di jurusan 3 bahasa."kata ikhsad yang berjalan menghampiri ketiga cowok tampan dengan amplop yang ditangannya.
Akhmar mulai membacakan isi didalam amplop yang dia pegang,tanpa ia sadari bahwa nama yang dia sebut nama pujaan hatinya.
"Selamat kepada Vina frestika."kata Akhmar dan jantungnya berdetak kencang saat dia menyebutkan nama Vina dan mengulangi perkataannya.
"Maaf sepertinya ini keliru."kata Akhmar membuat semuanya bingung begitu juga Vina.
"Tidak ini benaran Vina,tapi....."kata Akhmar berbicara pelan namun masih didengar oleh semuanya kerna micknya didepannya sedangkan Vina sudah disampingnya.
"Ehmm...ini benaran nama gue kali mas."kata Vina membuat Akhmar kaget.
"Astagfirullah,dek Vina kok disini?"tanya Akhmar gugup.
__ADS_1
"Ngapain lagi mas,masa iya nungguin mas yang lamar entah kapan-kapan."kata Vina membuat jantung Akhmar serasa copot.
"Masyaallah,saya tidak pernah menyangka ternyata wanita yang sering berbuat onar mendapatkan prestasi yang baik."kata Akhmar membuat Vina salah tingkah.
"Ehm...dek jangan kelamaan kita kapan ni semoga aja dalam amplop ini ada keajaiban."kata Fatih.
"Iyadeh,kepada nona Vina frestika silahkan disamping saya sebentar."kata Akhmar untuk memberi yang lain kesempatan.
"Selamanya disamping mas Akhmar juga Vina bersedia."kata Vina membuat semuanya bersorak ria terutama sahabatnya,sedangkan Akhmar sudah berkeringat dingin.
Kelompok Nisa,melihat kedekatan Vina dan Akhmar merasa geram.
"Baiklah selanjutnya juara pertama jurusan fiqih,adalah...YUNARIANTIKA."kata fahmi.
"Dasar sikaku,selalu saja bersikap datar."kata Yuna kesal
"Kepada saudari Yuna silahkan."kata Fatih dengan wajah datarnya.
Dengan wajah kesal Yuna berjalan keatas panggung,tepat disamping Fahmi.
"Baiklah kita langsung aja,kejuara pertama sastra,yaitu....LILA LARASATI."kata Fatih.
__ADS_1
"Wah kenapa pada kelompok pembuat onar sih yang juara pertama?"Kata Fatih membuat Lila kesal.
Lila yang namanya dipanggil naik keatas panggung dengan wajah kesal,namun sebelum sampai diatas langkahnya terhenti saat Fatih berbicara lagi.
"Maaf nona LILA,saya belum mengizinkan anda untuk naik keatas?"tanya Fatih membuat Lila bingung,sedangkan kelompok Nisa merasa senang kerna Lila dipermalukan pikirnya.
"Maksudnya?"tanya Lila
"Maksud saya,biar saya yang menjemput anda untuk naik bersama."kata Fatih membuat Lila merona dan begitu juga yang lain kembali bersorak ria,tidak dengan kelompok Nisa,kembali Lila melanjutkan jalannya dan berdiri tepat disamping Fatih.
"Waw...sepertinya diantara kalian ada sesuatu yang istimewa?"kata ikhsad menyelidiki.
"Diam,"kata mereka semua kompak,dan para hadirin kembali tertawa.
"Baiklah,saya langsung saja siapa tau juga gue bisa dapat calon istri."kata ikhsad
"Selamat kepada Nona NILA WIRANATA,kepada nona nila saya persilahkan."kata ikhsad.
"Sudah saya duga."kata Fatih membuat ikhsad bingung.
"Maksudnya?"tanya ikhsad.
__ADS_1
"Iya sekelompok pembuat onar yang juara semua."kata Fatih menjelaskan.
"Elo."kata ikhsad kepada nila yang sudah disampingnya membuat nila bingung begitu juga yang lain.