IT HURTS MR. COMMANDER!!

IT HURTS MR. COMMANDER!!
CH 28. KESESATAN FILIPS


__ADS_3

Alfonso pulang membanting pintu rumah. Mengagetkan Sophia yang sedang berada di dapur. Wajah Alfonso memerah mengingat hal asing tadi.


Sophia menghampiri Alfonso ingin bertanya apakah Alfonso ingin makan dahulu atau tidak


"Tuan.. Apakah.."


"Berhenti!! Berhenti disitu Sophia!!" Tegas Alfonso


Sophia mengernyit heran.


"Ada apa Tuan" Tanya Sophia mendekat


"Aku bilang berhenti!!!" tegas Alfonso menaikkan volume suaranya.


Sudah lama Sophia tidak mendengar nada suara itu. Sophia terdiam. Matanya kembali mengembun


"Apakah Tuan sudah menerima pengakuan Puteri" pikir Sophia wajahnya yang murung berubah semakin murung.


Melihat netra berembun itu memantik rasa sesal dalam diri Alfonso. Alfonso kembali menyakitinya.


Alfonso mengusap kasar wajahnya


"Sophia, maafkan aku, aku tidak bermaksud membentakmu, tetapi biarkan aku sendiri dulu ya, nanti aku akan menemanimu" lirih Alfonso.


Alfonso berlalu kedalam kamar.


Di dalam kamar Alfonso berbaring di atas ranjangnya. Hal asing itu menari nari didalam kepalanya.


"Filips Sialan!!!" Maki Alfonso.


Ia kembali memejamkan matanya tetapi hal itu tetap mengganggunya.


#flashback

__ADS_1


Ditengah pelatihan prajurit tadi, Filips mengajak Alfonso ke untuk menambah pengetahuannya pergi ke toko buku yang ada di pasar.


Filips dan Alfonso mengenakan penutup wajah dan mantel agar menyamarkan penampilan mereka yang tentu warga pasar sudah sering melihat mereka melintasi pasar ini.


Toko buku ini jika dilihat akan tampak seperti toko buku biasa.


Filips mengajak Alfonso masuk kedalam. Alfonso hanya melihat lihat sekeliling dan mengikuti langkah Filips.


Filips menghampiri penjaga toko buku dan membisikkan sesuatu.


Penjaga toko buku mengangguk dan menuntun Alfonso dan Filips Ke ruangan kecil yang tak sembarangan orang memasuki nya.


Filips dan Alfonso masuk. Di ruangan ini tersimpan berbagai koleksi buku buku dan cerita dewasa.


Filips mengambil salah satu buku dan memaksa Alfonso untuk membacanya.


Baru membuka halaman depan, Netra Alfonso langsung disuguhi pemandangan yang membuatnya mual.


Alfonso melemparkan buku yang ia pegang ke kepala Filips


"Tuan, tuan maafkan aku tapi jika kau ingin membahagiakan Sophia, maka hal itu bisa membuat ia bahagia Tuan" racau Filips.


"Tuan, bukankah kau tidak rela kehilangan Sophia? Kaisar tidak akan bisa mengambil Sophia darimu jika Sophia memiliki anak darimu, Tuan" bisik Filips.


"Anak? mengapa harus memiliki anak? Aku akan mempertahankan sophia disampingku. Walaupun aku menentang kaisar pria tua itu"


"Huh tuan, Sophia juga tidak akan meminta pergi darimu jika sewaktu waktu ia menemukan seseorang yang lebih tampan Tuan. Jika nanti kalian memiliki masalah, Anak itu bisa menjadi pengikat Sophia Tuan" Ucap Filips mempengaruhi otak buta hal romantis ini.


"Kau benar juga" gumam Alfonso mulai terpengaruh


"Maka dari itu Tuan, kau harus membaca cerita ini. Ini bukan hal yang aneh Tuan, ini hanya cerita karya sastra seseorang. Lihatlah ini bukan pelajaran. Ini cerita kehidupan seseorang Tuan" ucap Filips.


Ya itu bukan buku tutorial tetapi buku kumpulan cerita dew**a atau bisa dibilang sebagai novel dew**a😭. Memang menceritakan kehidupan seorang tokoh tetapi ada hal hal asing didalamnya.

__ADS_1


Alfonso membaca. Pada saat adegan pertama ia merasa sedikit tidak nyaman tetapi ia tidak mau menutup buku karena cerita yang diperankan tokoh itu lumayan menarik


Alhasil Alfonso tetap membaca bukunya dan membaca adegan tiap adegan. Rasa Aneh dan tidak nyaman itu berubah menjadi sesuatu yang membuat kepalanya pusing dan candu. Hal itu hal yang sama saat pertama kali Alfonso mencoba gaya tidur favorit nya.


Alfonso dan Filips menghabiskan waktunya berada di Toko buku itu hingga petang. Filips benar benar mencemari Alfonso.


"Kau benar benar tersesat Filips, Bagaimana bisa kau tau tempat yang sangat berdosa itu. Belum lagi penjaga toko itu mengatakan kau sering kesana, kau sangat gila" Geram Alfonso disepanjang jalan mereka.


"Hey Tuan, aku hanya membaca, aku juga tidak seberani itu langsung mencoba" Bela filips.


Sesampai dikediaman Alfonso, Filips teriak yang membuat Alfonso segera membanting pintu agar Sophia tidak mendengar hal aneh yang dikatakan Filips


"Tuan!!! Jangan lupa pemanasan dahulu Tuan!!!!"


#flashback end


Maka dari itu Alfonso berusaha menjauhi Sophia. Pikiran aneh itu belum bisa pergi dari kepalanya.


Alfonso beralih pergi menuju ruang tempat biasa ia bekerja. Tempat yang selalu dikunci. Ia beralih membaca baca peraturan dan politik serta hukum Berbagai kerajaan.


Dan itu berhasil. Hal itu dapat dengan cepat mengalihkan pikirannya. Alfonso mulai bisa menguasai nafsu dan emosinya.


Sudah buku yang keberapa telah selesai dibacanya. Netranya tidak sengaja menangkap gelapnya malam di jendela.


"Sial sudah berapa lama aku disini kurasa ini bahkan sudah hampir tengah malam, Sophia!! Aku tadi membentak Sophia" Gumam Alfonso berlari keluar ruangan.


Terlihat Sophia menelungkupkan kepala diatas meja makan. Menunggu Alfonso


Alfonso menyendu.


"Sofi, Sophia" Panggil Alfonso membelai rambut panjang itu


Sophia mengangkat wajahnya. Netra sembab berair itu membuat Alfonso terguncang dengan tatapan menyendu. Nyatanya aku kembali menyakitinya, pikir Alfonso.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2