IT HURTS MR. COMMANDER!!

IT HURTS MR. COMMANDER!!
CH 42. KEMATIAN AMORA


__ADS_3

Pagi yang hangat digemparkan dengan berita kematian Amora yang mendadak.


Prediksi dan firasat Alfonso yang menduga akan ada peristiwa besar terbukti.


Seluruh kerajaan terkejut tidak menduga


Permaisuri histeris meraung melihat anak satu satunya terbujur kaku.


Penyesalan menghantuinya saat sebelumnya ia menyakiti putri nya. Permintaan maaf pun belum sempat ia tuturkan.


Pagi itu, kala Pelayan ingin mengantarkan makanan kepada putri Amora yang sudah dua hari tidak mau keluar bahkan berbicara, melihat putri Amora terkapar membiru dengan buih memenuhi mulutnya.


Pelayan histeris segera membawa Amora kepada tabib kerajaan. Tetapi sayang nyawa Amora sudah lenyap beberapa jam sebelum pelayan datang.


Detektif kerajaan mengatakan bahwa Amora meminum racun mematikan. Membunuh dirinya sendiri.


Seluruh kekaisaran berduka. Masyarakat menghaturkan ucapan dan doa doa agar Amora diberi ketenangan oleh sang penguasa.


Pelayan yang juga sebagai pengasuh Amora sedari Bayi, sangat terpukul. Tidak ada pembenaran atas kelakuan Amora sebelumnya. Tetapi, Amora sebenarnya memiliki jiwa yang ceria dan hangat jika seseorang memberi perhatian kepadanya.


Dan satu Minggu sebelum ulahnya ketahuan oleh permaisuri, Amora bersikap baik kepada siapapun. Amora tidak mengeluarkan kata kasar, dan bersikap lebih teratur.


Pelayan pribadinya sudah sangat senang. Akan tetapi takdir berkata lain. Penguasa membawa nyawa Amora bersama perubahan yang dimilikinya.


Lalu dimana Vano?


Tidak ada yang tau. Vano menghilang begitu saja setelah kekacauan yang ditimbulkannya dimalam sebelum kematian Amora.


Alfonso menatap gundukan tanah basah ini dengan datar. Walaupun Amora memiliki sifat yang jahat, tetapi Saat berada di akademi, Amora sering memberikan makanan maupun minuman kepada Alfonso.

__ADS_1


Tangan Alfonso mengelus punggung wanita kesayangannya ini.


Rasa haru yang ditimbulkan oleh keluarga kerajaan membuat Sophia merasa sedih juga.


"Apakah jika aku tiada keluargaku akan datang? Tidak perlu mencari mereka jika begitu"


"Putri Amora sangat disayangi keluarganya, dia sangat beruntung"


Berbagai pikiran datang menghampiri Sophia


Alfonso yang melihat Sophia melamun menepuk bahunya pelan agar menyadarkannya.


"Tidak baik melamun di makam seseorang" bisik Alfonso


***


Kematian cucu kesayangannya membuat raja Eros mengamuk.


Mengetahui sebelumnya permaisuri sempat berdebat dengan Amora membakar bara dalam hati Eros


"KAU YANG MEMBUNUH PUTRIMU!! KAU MEMBUATNYA TERTEKAN SEHINGGA MEMILIH MENGAKHIRI HIDUPNYA" Teriak lantang Eros menunjuk Permaisuri yang terisak di pelukan Hector.


"Ayah maafkan aku, Aku hanya mendisiplinkan Amora" bela Permaisuri


"TUTUP MULUTMU!!!


"Aku sudah mengatakan sebelumnya. Berikan dia padaku jika kalian tidak memiliki hati nurani membesarkannya" lanjut Eros.


"Ayah kami menyayanginya" ucap Hector memainkan perannya

__ADS_1


"Huh Hector. Pasti putriku sangat menyusahkan mu" ucap Eros duduk dihadapan Hector dan Permaisuri yang berlutut


"Maafkan kami Yang Mulia" Jawab Hector


"Apa karena Amora bukan anakmu?


Kau meminta anak saat itu karena kau tidak dapat memiliki anak.


Aku telah bersusah payah mencarikannya dan memberikannya kepadamu sebagai ganti anak yang malang itu. Tetapi apa balasanmu? Kau bahkan tidak menyayangi Amora.


Dia meninggal dengan rasa haus akan kasih sayang" tegas Eros


Seseorang yang ahli bersembunyi di balik balik hiasan, terkejut mendengar penuturan Eros.


Siapa lagi kalau bukan Vano.


"Bersiaplah jika kalian berdua mati, tidak akan ada penerus yang meneruskan tahtamu. Aku akan memberikannya kepada Kakak laki lakimu" ucap Eros


"Jangan harap aku datang di perayaan kerajaan kalian. Aku tidak akan berkunjung memijak Kekaisaran ini selamanya!!" Janji Eros dengan emosi melangkahkan kaki keluar dengan Hector yang mematung tidak percaya.


***


Kedatangan Eros tiba tiba dan keputusan yang dibuatnya menggemparkan rencana yang sudah disusun Hector dan Alfonso dengan matang.


"Kau benar. Seharusnya kita menyiapkan rencana B" ucap Hector lesu


...****************...


Jangan Lupa vote dan like 🌻👋

__ADS_1


__ADS_2