IT HURTS MR. COMMANDER!!

IT HURTS MR. COMMANDER!!
CH 36. PENJELASAN BIBI MA (2)


__ADS_3

Cerita Bibi Ma terhenti dengan suara Isak tangis Sophia yang sangat kuat dalam pelukan suaminya.


"Mengapa jadi Sophia yang meraung Raung" pikir Bibi Ma.


Netranya melihat mata Alfonso yang termenung, menyelami cerita Bibi Ma dengan wajah datar.


Mata Alfonso menerawang jauh dengan satu tangan memeluk pinggang ramping Sophia dan tangan satunya mengusap rambut gadis terisak lebay ini.


Pikiran Bibi Ma buyar. "mereka sangat lucu" pikirnya.


Sophia menghentikan isakannya, mengelap air mata dan cairan hidung nya ke pakaian Alfonso.


Mambuat Bibi Ma membelalak.


"Lalu bibi Ma lalu? bagaimana dengan Alfonso kecil?" Tanya Sophia penasaran seperti mendengar dongeng dari pamannya.


"emm baiklah"


***


#flashback#

__ADS_1


Penyiksaan yang dilakukan Bibi Ma berlangsung hingga beberapa bulan lamanya.


Tubuh bersih dan sehat bangsawan itu mengurus dengan penuh luka lebam disekujur tubuhnya. Kulitnya menghitam, mata lesu, bibir kering, tetapi semangat membara.


Ia diberi pekerjaan berat oleh pelayan Ma. Tetapi tidak jarang para prajurit yang melintas atau pelayan yang tidak Alfonso kenali menyuruhnya melakukan berbagai hal.


Seperti mengambilkan air, mengantarkan surat, membersihkan sepatu, mengambilkan makanan, dan banyak pekerjaan berat lain.


Tak jarang ia mendapat pukulan jika Alfonso kecil melakukan kesalahan


Pelayan dan prajurit telah terbiasa dengan Alfonso kecil yang berlalu lalang disekitar kerajaan.


Pelayan Ma yang melihat itu hanya termenung sedih. Pada malam hari, Ia akan datang menuju kamar lusuh Alfonso dan mengobati luka luka ditubuhnya secara perlahan agar tidak membangunkan sang Jagoan.


Beberapa bulan berlalu, Suasana kerajaan belum membaik. Pemerintahan dijalankan oleh permaisuri yang kejam.


Tidak tahan melihat siksaan yang dihadapi Alfonso. Bibi Ma merencanakan bagaimana caranya Alfonso bisa keluar dari tempat ini.


Bibi Ma pergi ke dapur prajurit dan memasukkan beberapa racun racikannya sendiri.


Tidak berbahaya namun bisa melalaikan penjagaan ketat prajurit. Mereka akan merasakan sakit perut yang membuat mereka tidak bisa berdiri berjaga terlalu lama.

__ADS_1


Namun, sebelum merencanakan kejahatan terhadap prajurit ini, Bibi Ma terlebih dahulu keluar menuju kediaman Lukas di pinggiran kota yang hanya diketahui oleh orang orang tertentu saja,


membersihkan rumah dan menyiapkan keperluan Alfonso seperti makanan, pakaian, buku pelajaran, selimut, penghangat dan penerangan yang cukup dan masih banyak lagi untuk Alfonso saat tiba dirumah ini.


Keesokan harinya, Sesuai rencana Ma, prajurit itu mengantre ke bilik tempat pembuangan air besar.


Bibi Ma menyuruh Alfonso membersihkan kuda dan menyuruhnya membawa satu kuda berkeliling.


Bibi Ma tau dengan kecerdasan Alfonso, tidak mungkin Alfonso menyia nyiakan kesempatan itu. Dan dugaannya terbukti.


Tetapi kelegaannya hanya berlangsung beberapa saat. Alfonso kecil kembali ke lingkungan kerajaan dan kembali bersekolah.


Ia panik.


Untuk mengamankan keadaan Alfonso, Bibi Ma mengatakan kepada seluruh Prajurit dan Pelayan bahwa Alfonso kecil telah diadopsi masyarakat kota.


Kabar menyebar diantara pelayan dan prajurit mereka sedikit kesal bahwa anak yang biasa mereka suruh tidak akan bisa disuruh secara sembarangan lagi.


Pelayan dan prajurit yang melihat Alfonso disekitar kerajaan hanya acuh tak acuh karena tidak ada yang perlu dicurigai dari anak malang tersebut.


Begitulah kehidupan Alfonso berjalan hingga kerajaan mengumumkan kemenangan, mata mata dibunuh, Kaisar pulang tetapi ayahnya tidak terlihat.

__ADS_1


Setiap Alfonso bertanya kepada Kaisar, kaisar hanya terdiam mengalihkan pembicaraan. Kaisar turun tangan sendiri dalam melatih kemampuan perang Alfonso dibantu dengan pengalaman bertahan hidupnya.


...****************...


__ADS_2