IT HURTS MR. COMMANDER!!

IT HURTS MR. COMMANDER!!
CH 61. DIKEPUNG


__ADS_3

Seminggu ini, Alfonso disibukkan dengan perencanaan penyerangan mereka, Penyempurnaan senjata, dan juga pakaian khusus.


Alfonso tidak pulang sama sekali ke rumah nya.


Banyak hal yang harus ia urus membuatnya membawa pakaian dan alatnya menuju barak prajurit.


Lagi pula, untuk apa pulang kerumah jika yang menjadi rumahnya tidak ada disana.


setiap malam, Alfonso hanya bisa membayangkan wajah manis Sophia untuk mengisi tidur nya.


***


Saat yang ditunggu tiba, Segala rencana telah matang.


Tengah malam, seluruh prajurit rahasia telah bertolak menuju kerajaan X.


Alfonso dan Hector dan prajurit lain, menunggu kode dari prajurit yang semula di kerahkan melumpuhkan pertahanan luar agar kaisar dan Alfonso bisa langsung menyerang kerajaan inti.


Baju zirah besi ini menjadi pelengkap kekekaran tubuh Alfonso, yang bersembunyi di semak semak bersama kawanannya.


Melihat ada tanda cahaya meliuk membentuk tanda yang sebelumnya mereka rencanakan, Alfonso dan kaisar serta ratusan prajurit segera menyerbu kerajaan inti melalui gerbang utama, dengan filips dan rombongan menyerbu melewati gerbang belakang.


Saat melewati gerbang, banyak prajurit kerajaan x yang terkapar bersimbah darah yang Hector yakini sebagai hasil tangan prajuritnya


"lihatlah mereka sangat hebat bukan" ucap Hector kepada Alfonso disampingnya.


Alfonso merasa ada yang tidak beres disini


Mengapa semuanya terlalu mudah?


Bergegas menuju kerajaan inti, Tiba tiba seluruh gerbang kerajaan x ditutup. Mereka terkepung


Seluruh celah masuk di tutup. Tidak ada akses keluar.


Ribuan prajurit menyerbu prajurit Alfonso yang jelas kalah banyak jumlah


"Sialan kita ditipu!!. Serang mereka!! Lindungi kaisar!!" teriak Alfonso

__ADS_1


Terjadi pertumpahan darah yang besar disini.


Ingin mundur, akan tetapi tidak ada jalan keluar.


Filips meninggalkan kawanannya, berlari menuju Alfonso untuk melindungi Alfonso yang pastinya akan melindungi Kaisar.


Kaisar dan Alfonso serta Filips berlari menuju kediaman inti Eros yang tentunya sudah tau akan penyerangan ini.


"Kaisar ayo aku akan mengantarmu menuju jalan rahasia. Kau akan aman disana" ucap Alfonso melindungi Kaisarnya.


"Aku tidak akan pulang sebelum menyaksikan nyawanya menghilang" teriak Hector berlari seraya mengayunkan pedang melindungi diri.


"Kaisar!! Jangan masuk dulu, aku yakin ada jebakan lain disana!!" teriak Alfonso mengejar Kaisar yang sudah kalap.


Pandangan alfonso terhalang oleh prajurit yang berusaha menyerangnya.


Ia ketinggalan jauh dengan Kaisar.


Menyusul kaisar yang berlalu ke dalam kerajaan inti seraya menghabisi nyawa yang menghalanginya, Sesampainya di dalam, Alfonso melihat banyak bahaya disini.


Prajurit nya mengisi berbagai sudut kerajaan inti.


Ia mencari Kaisar yang sangat nekat tanpa berpikir panjang.


Sesampainya di aula pertemuan, Alfonso melihat Kaisar yang sedang berperang melawan pria keriting yang memakai pakaian berbeda dengan prajurit lain


inilah Panglima perang kerajaan X yang pernah bertemu dengan Sophia.


bunyi tepukan tangan menghentikan persengitan Hector.


"Kalian menyukai sambutanku?" tanya Eros yang entah mengapa tiba tiba memasuki aula.


"Aku tau kau ada disini panglima!! tidak perku bersembunyi" lanjut Eros.


Alfonso keluar dari tempat persembunyian bergegas menuju Hector.


"Aku tidak sebodoh itu menyadari kalian melatih pasukan besar dibelakangku untuk memberontak kepadaku" ucap Eros

__ADS_1


"Aku tau kau membentuk kawanan kelompok untuk menyerang kerajaan ku. Kau bahkan mengirim pasukan mu yang tidak berguna itu


Pasukan mata mata mu. Ha ha ha ha. Sangat payah! mereka bahkan tiada sebelum 24 jam" ucap Eros memantik amarah Alfonso yang mengepalkan tangan


"Tenang saja, aku mengoleksi kepala mereka semua. Di ruang rahasiaku. Kau pernah ingin membuka itu Panglima Muda" ucap Eros angkuh berjalan menduduki singgasananya.


"tetapi untuk tubuh mereka, peliharaan ku masih memerlukan makanan bukan? menantu bodohku. Ah kau sangat bodoh sampai kau bisa berada dibawah kakiku. Perlu kau tau, Kakakmu masih hidup dan berada di tanganku! " ucap Eros.


Deg!!


Hector mematung.


pria hebat yang menjadi kakaknya yang dikabarkan terbunuh, sedang ada bersama ayah mertuanya.


Telinganya berdengung, ia kehilangan fokus, melamun


"Sialan!! Jangan harap kau mendapatkan apa yang kau mau" geram Alfonso melihat Kaisar terpengaruh


"Lepaskan!!" teriak Eros dengan suara beratnya


Anjing anjing kelaparan berlari menuju Alfonso dan kaisar.


Alfonso berlari menuju kaisar, menarik tangannya, Berlari mendorong pintu menghindari ratusan anjing kelaparan yang memburu daging mereka.


Alfonso berlari masih memegang tangan Kaisar yang hanya berlari mengikuti


Alfonso mendorong pintu bawah tanah rahasia penghubung antara kerajaan x dengan kekaisarannya.


Alfonso dan Filips membantu Kaisar masuk dan segera menutupnya menghalau anjing anjing lapar ini


Alfonso masuk kedalam lorong mencari penerangan seorang diri dengan Filips menemani kaisar yang melemas bersandar di dinding jalan penghubung rahasia ini.


Melihat ada cahaya, Alfonso mendekat. Ia melihat pria memegang lentera di tangannya


Pria itu tersenyum samar


"Selamat datang kakakku"

__ADS_1


...****************...


__ADS_2