JANGAN SENTUH WANITA KU

JANGAN SENTUH WANITA KU
pulang


__ADS_3

seorang wanita berusia seperti Irma tapi masih terlihat gagah dan berlagak sombong, dari awal melihat Leon sudah tau siapa dia , Mika berjalan dengan seorang gadis usianya kurang lebih dari Sofi, dia anak perempuan Martin.


"Lani dia tuan muda Leon Khan, orang paling kaya dan terpandang di dunia" ucap Mika.


"Wah dia tampan, pa apakah aku akan menikah dengannya " tanya Lani.


"Najis" cetus Leon dalam hati.


"Tergantung sikap kamu Lani, tuan Leon akan hadir di acara ulangtahun mu " ucap Martin.


"Wah aku harus belanja baju bagus " cetus nya.


"Kau menyukainya " cetus Mika.


"Tentu" jawab Lani.


"Wah imut terlalu bersemangat tapi aku sudah menikah " cetus Leon.


Martin dan Mika pun tertengun kaget ketika Leon berkata demikian, begitu juga Lani, bahkan Martin tidak mendengar kabar tentang pernikahan itu.


"Wah wah tuan muda sangat bersemangat, bahkan saya tidak tau kalau anda sudah menikah" ucap Martin.


"Istriku adalah wanita cantik, tidak untuk di pertontonkan di publik karna dia hanya sepesial wanitaku " ucap Leon.

__ADS_1


"Bukan kah Lani juga cantik " ucap Martin.


"Jauh berbeda" ujar Leon.


"Terimakasih makan malamnya tapi aku masih punya banyak urusan jadi tidak bisa lama-lama di sini " ucap Leon seraya beranjak pergi dari rumah Martin, ketika Leon pergi Martin mengamuk karna gagal menjodohkan putrinya amukannya itu memebutnya terlihat seperti orang bodoh.


####


Hari semakin malam dan Leon tak kunjung kembali entah kenapa Sofi mulai panik dan mondar-mandir di dekat jendela hingga nampak saat itu ada sebuah mobil di parkiran Sofi tau itu mobil Leon dia bergegas naik ke ranjang dan pura -pura tidur.


Beberapa saat kemudian saat Leon masuk dia melihat Sofi yang tertidur itu dan dia juga melihat Roy dan Maya tidur di sofa, dia berdecak melihat Maya yang bersender di pundak Roy.


"Sok sok romantis, ck romantis tuh begini " ucapnya seraya naik ke atas ranjang dan berbaring memeluk Sofi, Sofi tersentak dan di situ dia ketahuan kalau belum tidur.


"Kau belum tidur " cetus Leon.


"Banyak alasan cepat tidur atau ku bunuh " cetus Leon menempelkan kepalanya ke leher Sofi.


Sofi terdiam seperti patung tubuhnya terasa kaku saat Leon semakin erat menempel pada tubuhnya , perlahan tangan Leon meraba-raba tubuh Sofi.


"Tuan ada mereka di situ " ucap Sofi


"Kalau kau tidak berisik mereka tidak akan bangun, besok aku ada miting jadi pagi- pagi aku akan mengantarmu ke rumah setelah itu aku akan miting" ucap Leon.

__ADS_1


" Emm" jawab Sofi yang mulai memejamkan mata tak memperdulikan Leon yang meraba -raba tubuhnya, kini dia terlelap tidur di pelukan pria yang hari ini menjadi suaminya itu.


####


Pagi harinya saat Sofi membuka matanya nampak Roy sedang mengemasi barang yang di bawa Sofi begitu juga Maya yang sedang membersihkan ruangan itu, sedangkan Leon baru keluar dari kamar mandi dan melempar handuk ke muka Sofi.


"Mandi sana " titah Leon.


"Tidak " jawab Sofi.


"Kau ini " seru Leon beranjak menyeret Sofi masuk ke dalam kamar mandi dan memandikan nya.


beberapa saat kemudian semua persiapan sudah selesai mereka berempat pun beranjak pulang ke rumah yang baru di beli Leon Sofi terpaku dengan rumah yang di beli Leon suaranya tenang damai rumah nya luas besar.


"Oy aku ada urusan jadi aku mengantar sampai sini saja, nanti kalau suamimu itu sudah pergi telfon saja aku" ucap Roy seraya mengedipkan mata.


"Ginit" cetus Leon menepuk pundak Roy


"Aku bercanda , oke dah" ucap Roy seraya beranjak pergi.


"Aku juga pergi, ada miting pagi ini, kau tidak kerja kan Maya" tanya Leon.


" Tidak tuan "jawab Maya.

__ADS_1


" Kalau begitu kau temani Sofi belanja hari ini , jangan lupa beli baju untuk besok kau ingat ada acara besok"cetus Leon seraya berbalik tapi di cegah oleh Sofi.


"Tuan, anu " seru Sofi samar -samar pipinya memerah, Sofi berjalan mendekati Leon dan membetulkan dasi Leon Yang miring, hal itu membuat ke duanya salting dan Maya terkekeh karna hal itu.


__ADS_2