JANGAN SENTUH WANITA KU

JANGAN SENTUH WANITA KU
ketahuan


__ADS_3

Sofi beranjak duduk di sofa meraih remote berniat menonton TV, namun hal itu di tepis cepat oleh Maya yang meraih remotnya.


"Lah kok gitu aku mau nonton loh, " ucap Sofi.


"Gak bagus acara TV belakangan ini mending kita keluar jalan -jalan yah " seru Maya,


"Bentar aku tuh belum cek ada berita apa hari ini, " seru Sofi seraya meraih hpnya.


"Udah gak ada yang menarik, yuk jalan mumpung ada waktu " seru Maya.


"Aneh benget kamu hari ini, lagian kalian gak ada kerjaan kah, "? tanya Sofi.


" Kami tuh sepesial hari ini buat nemenin kamu "


Maya beranjak menarik Sofi keluar rumah dan mengajaknya pergi ke sebuah pementasan seni berhubung Sofi juga menyukai seni.


Setiba disana terlihat wajah bungah Sofi mengelilingi lukisan yang di pamerkan, senyumnya pecah sempurna membuat Roy dan Maya sedikit merasa lega hingga tiba -tiba.


"Sofi, " seru Marsel. .


"Kak Marsel, "


Melihat Marsel Roy dan Maya beranjak mendekat.


"Kau mau apa " cetus Roy dengan suara lakinya.


"Ada kalian juga, Oh ya Sofi kau sudah lihat topik berita paling utama hari ini " seru Marsel.


"Belum memangnya ada berita apa,?"tanya Sofi.

__ADS_1


Roy dan Maya terpekik karna hal itu, mau di sembunyikan bagaimana pun pasti akan terlihat.


" Sebaiknya jangan bertindak lebih dari iin,"ucap Roy memperingati Marsel.


"Sebenarnya ada apa sih, dari tadi kalian bersikap aneh seola- olah menutupi sesuatu dari ku" Seru Sofi seraya memeriksa hpnya dan memastikan berita apa.


Sofi terbelalak melihat foto itu dia melirik ke arah Roy dan Maya karna mereka menutup -nutupi hal itu.


"Sudah ku bilang dari awal dia itu bukan pria baik, sebaiknya cepat ceraikan dia dan kembali, "seru Marsel.


" Memangnya kau pikir, kau itu siapa bicara begitu, itu hanya sebuah gambar bagaimana bisa sebuah gambar menghancurkan rumah tangga yang udah aku jalani sampai titik ini "seru Sofi.


" Kau ini keras kepala, "jawab Marsel seraya beranjak pergi meninggalkan Sofi, Maya dan Roy.


Setelah Marsel pergi Maya mendekati Sofi niat hati ingin menjelaskan hal itu pada Sofi agar dia tidak salah paham.


" Sofi "


"Bukan begitu " elak Maya.


"Wanita itu siapa,? " tanya Sofi pada Roy karna Sofi sangat yakin Roy mengenalnya.


"Sarah, " jawab Roy.


Sofi sangat kaget mendengar nama itu, dia teringat oleh cerita Irma, hatinya sedikit goyah dimana saat dia jauh dari suaminya di tempat lain suaminya bertemu dengan wanita dari masalalunya.


"Oh"


Sofi meraih hpnya menelfon Kevin yang kebetulan saat itu masih sibuk membatu Leon membereskan masalah itu.

__ADS_1


"Atur waktu ku ke Singapura " seru Sofi yang langsung menutup telfon dan beranjak pergi.


Sofi beranjak pulang ke rumah nampak saat ia tiba di rumah Irma sudah menunggunya di ruang tamu.


"Mama "


"Sofi " seru Irma seraya beranjak memeluk Sofi.


Irma tau Sofi tidak baik -naik saja di era gempuran berita tentang Leon.


"Nak mama yakin Leon dan sarah tidak ada hubungan apa -apa, " ucap Irma.


"Mama tenang saja, itu hanya sebuah foto lagian pernikahan ini dari awal seharusnya kan tidak terjadi, " seru Sofi.


"Kamu tidak boleh bicara begitu, walau pada awalnya terpaksa mama yakin Leon menyukai mu, " ucap Irma.


"Mungkin besok aku akan ke Singapura, " jawab Sofi.


"Baguslah cepat lah susul dia mama yakin dia merindukanmu " jawab Irma


"Aku lelah ingin istirahat , maaf ma gak bisa nemanin ngobrol , " seru Sofi.


"Mama kesini hanya memastikan kamu baik baik saja, kalau begitu mama pulang dulu " seru Irma.


"Iya ma hati -hati di jalan " jawab Sofi


Setelah Irma pergi Sofi beranjak masuk ke kamar dan menuju kamar mandi dia ingin berendam air hangat untuk menyegarkan pikirannya.


"Kejam " cetus nya

__ADS_1


kata -kata itu terlontar dengan sendirinya dari mulutnya dia sendiri bingung menanggapi isi pikirannya itu.


__ADS_2