JANGAN SENTUH WANITA KU

JANGAN SENTUH WANITA KU
insiden


__ADS_3

Sofi melirik HP nya ada sebuah pesan dari Maya, dia pulang ke rumah ibunya selama 5 hari, setelah membaca pesan itu Sofi meletakan hpnya di nakas lalu beristirahat.


####jam 12.33


Dada Sofi terasa sesak, ia tidak bisa bernafas dengan lancar, saat ia membuka matanya, kamar itu dipenuhi asap tebal Sofi terbelalak melihat asap bergegas dia bangun dan turun dari ranjang berlari ke arah pintu saat memegang gagang pintu kedua tangannya terluka karena pintu itu panas sekali, disaat itu dia menyadari kebakaran hebat terjadi saat itu.


"Tolongggg.....!!!!..." pekiknya seraya menendang- nendang pintu sekuat tenaga dia berusaha membuat suara agar terdengar.


Asap semakin tebal membuatnya putus asa dia terduduk berharap ada yang menolongnya hingga terdengar suara teriakan dari luar.


"Apa kau di dalam", Sofi kenal suara itu,suara Leon dia berdiri dan berteriak.


" Tuannnnn tolong aku...... "pekiknya dengan suara lantang.


" Mundurlah dari belakang pintu aku akan mendobraknya"seru Leon, sofi pun mundur beberapa langkah dan tak lama kemudian.


Brrraaakkkk..... !!!! pintu pun roboh di dobrak oleh Leon, seketika itu Sofi langsung memeluk Leon.


"Apa kau terluka? " tanya Leon, Sofi menggelengkan kepala, yakin kalau Sofi baik- baik saja Leon menggendongnya dan berlari keluar.


beruntung mereka bisa lolos dari kobaran api, saat mereka sudah berada di luar ledakan hebat terjadi di dalam rumah Leon yang terbakar itu,Leon sangat heran bagaimana ledakan itu bisa terjadi.


"Seseorang pasti sudah merencanakan ini" gumamnya.


8 truk pemadam di kerahkan karena rumah Leon cukup besar, Sofi masih terdiam kesadarannya belum pulih pandangannya masih melihat ke arah kobaran api yang mulai pada hingga dikejutkan oleh Leon yang menarik telinganya.


"Aaa.... sakittt!! " .


"Bodoh mengapa kau berhenti membuat suara saat itu, membuat aku khawatir " seru Leon, Leon terpekik melihat tangan Sofi yang melepuh.


"Kenapa tangan mu" tanya Leon.

__ADS_1


"Tadi aku berusaha membuka pintu, dan ternyata pintunya panas" ucap Sofi.


"Bodoh, benar-benar bodoh " ucap Leon seraya duduk di samping Sofi.


"Kevin, siapkan mobil kita mencari apartemen di sekitar sini" ucap Leon.


"Baik tuan" jawab kevin.


"Tidak usah, kalau tuan tidak keberatan bisa tinggal di rumah ku untuk sementara waktu " cetus Sofi.


Leon melirik Sofi sesaat lalu berdecak memikirkan usulan Sofi.


"baiklah Kevin kita ke rumah Sofi" ucap Leon.


mereka pun beranjak dari lokasi rumah Leon menuju mobil dan beranjak ke rumah Sofi,selama perjalanan mata Sofi tak lagi bisa menahan kantuk sehingga dia tertidur di punya Leon, Leon tersentak melirik ke arah Sofi lalu diam kikuk seolah baru pertama baginya bersentuhan dengan wanita, padahal hari-harinya selalu di kelilingi wanita.


#####


Beberapa saat kemudian sampailah mereka di rumah Sofi , karena Sofi tak kunjung bangun Leon pun membiarkannya tetap tidur.


"Baik tuan " jawab Kelvin seraya turun dari mobil, kini tersisa hanya mereka berdua rasa ngantuk pun mulai Leon rasakan karena tidak tahan lagi Leon pun tertidur, kini keduanya terlelap di dalam mobil.


Singkat cerita pagi pun tiba , perlahan mata Sofi terbuka dan hal pertama yang ia lihat adalah Leon yang masih tidur di sampingnya.


"Tuan tidur disini" seru Sofi dalam hati.


"Tuan bangun.. tuan tuan tuaaaannn..! " Sofi berusaha membangunkan ya rapi sepertinya Leon sangat lelap tertidur hingga sulit di bangunkan.


Sofi meniup-niup wajah Leon, dia tak bisa. menepuk tubuh Leon karna tangannya melepuh.usahanya kali ini tidak gagal Leon pun bangun dan mendapati Sofi yang meniup-niup wajahnya.


"Apa yang kau lakukan " ucap Leon.

__ADS_1


"Eh maaf tuan, " jawab Sofi, Leon beranjak turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Sofi, Sofi pun turun dan menuju pintu rumahnya menatap pintu sesaat lalu berbalik menatap Leon dengan mata berkaca -kaca.


"Apa? " cetus Leon


"kuncinya di bawah pot aku tidak bisa mengambilnya " jawab Sofi leon berdecak lalu mencari kunci di bawah pot bungan dan membuka pintu dan masuk ke dalam.


"Memang tidak mewah tapi setidaknya, bisa istirahat " ucap sofi.


Leon beranjak duduk di sofa yang ada sedangkan sofi berusaha masuk ke dalam kamar.


"Kalau gak bisa gak bisa masuk jangan di paksa nanti sakit " cetus Leon, Sofi terdiam lalu menatap Leon, Leon mengerutkan alis ke arah Sofi.


"Apa? " cetus Leon.


"Tuaannnnn... " seru Sofi kencang.


"oke oke " jawab Leon sambil terkekeh lalu menghampiri Sofi dan membukakan pintu.


"Apa lagi," tanya Leon.


"Tidak ada aku hanya ingin mandi " jawab Sofi.


"Kau yakin bisa mandi dengan tangan seperti itu " tanya Leon.


"Wahh bagaimana ini''seru Sofi dalam hati Leon seketika itu menarik tangan Sofi dan menyuruhnya duduk di kasur, lalu dia kek kamar mandi mengambil handuk kecil dan baskom mengisinya dengan air.


Siapa yang menyangka seorang ceo ternama Leon Khan membersihkan tubuh bawahannya dengan tangannya sendiri.


Namun ada suatu hal yang membuatnya merasa aneh, tangan yang biasanya melucuti baju gadis -gadis yang akan ia tiduri kini tak mampu membuka satu kancing baju seorang gadis di depannya.


" Sudahlah tidak usah ganti baju"seru Leon.

__ADS_1


"Hah tidak- tidak " jawab Sofi kekeh, melihat Sofi yang kekeh mau ganti baju yah wajar karna bajunya sudah kotor dan bau akibat kebakaran kemarin, Leon sepontan langsung melepas baju Sofi membuatnya terkejut.


"Tuaannnnnn.... !!! ".


__ADS_2