JANGAN SENTUH WANITA KU

JANGAN SENTUH WANITA KU
masalalu


__ADS_3

"Dulu waktu kuliah Leon pernah jatuh cinta dengan seorang gadis, namanya Sarah dia manis seperti mu, saat kuliah mereka selalu bersama begitupun dengan Dion mereka selalu akur bersama, tapi pada suatu hari Dion bercerita pada Leon kalau dia mencintai sarah sedangkan saat itu Leon juga mencintainya, demi persahabatan Leon mengalah dan mulai menjauhi Sarah namun siapa sangka Sarah justru mengatakan cinta pada Leon saat itu, persahabatan mereka pun hancur, Dion menjadi dendam pada Leon, sedangkan Sarah menghilang entah kemana " jelas Irma.


"Tante... ".


"Iya tante mengerti kamu gak mungkin bisa bertahan di sisi Leon " ucap Irma seraya berjalan pergi masuk ke dalam kamar.


Beberapa saat kemudian Leon datang dan mendapati sofi tertidur di sofa dia melirik jam menunjukan pukul 16.20,keadaan rumah saat itu sepi sekali.


"Kenapa ini suasana canggung" cetus Leon seraya duduk di sofi dekat tubuh Sofi memandangi tubuh Sofi sesaat, dan tangan Leon seolah bergerak sendiri membelai rambutnya, hal itu membuat Sofi terpenjat kaget.


"Ehh.. ".


"Sudah bangun cepat pulang " cetus Leon.


"Emm,, tuan aku ingin bicara " seru Sofi.


"5 menit cepat" cetus Leon.


"Sebaiknya pernikahan ini di percepat saja " seru Sofi, sontak Leon pun terkejut mendengar omongannya.


" kau ini sedang bermimpi atau apa "seru Leon.


" Sudah bangun cepat kita pulang "Cetus Leon.


" kevin hari ini kau antar aku setelah itu perbaiki mobil di bengkel sepertinya banyak kerusakan di mesin "ucap Leon pada kevin.

__ADS_1


" Baik tuan "seru Kevin seraya beranjak ke arah mobil.


setelah berbincang sebentar dengan Irma mereka pun bergegas pamit pulang, selama perjalanan Sofi menceritakan apa yang di katakan Irma, hal itu membuat Leon semakin pening setiba di rumah Sofi Leon langsung membaringkan tubuhnya di kasur ,Sofi berdecak sebal melihat kelakuan Leon.


" Dia kira ini rumahnya siapa "cetus Sofi sebal.


" Kau bicara apa "sahut Leon yang mendengar ucapan Sofi, Sofi berbalik seolah tidak melakukan apa -apa hingga tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu Sofi pun membuka pintu tangannya sudah tidak sakit (maklum obat mahal)


saat Sofi membuka rupanya itu Adrian cowok yang ia sukai.


" Kak sedang apa kau disini? "tanya Sofi.


" Sofi"cetus nya yang langsung memeluk Sofi, Leon yang saat itu berada di dalam kamar menyadari ada seseorang beranjak mengintip dan entah kenapa saat melihat Sofi di peluk Adrian dia merasa sangat kesal dan langsung menutup pintu dengan kencang, tentu suara itu di dengar oleh Adrian.


"Bukan suara apa-apa mungkin kamu salah dengar " ucap Sofi sepontan melepas pelukan.


"Kau menyembunyikan sesuatu? " tanya Adrian.


"Tidak ada, ini sudah hampir malam sebaiknya kakak pulang saja " cetus Sofi.


"Tidak mau " jawabnya, tercium aroma alkohol di mulut Adrian.


"Kakak minum yah " ucap Sofi, Adrian tidak menjawabnya dia langsung membopong Sofi ke sofa.


"Apa yang kau lakukan " cetus Sofi, suara Sofi yang menyeiringai terdengar di telinga Leon dengan cepat Leon keluar dan mendapati Adrian yang membuka baju Sofi.

__ADS_1


"Bajingan apa yang kau lakukan pada calon istriku" cetus Leon yang langsung meninju Adrian, Adrian tersungkur ke lantai, Sofi berdiri dan bersembunyi di balik tubuh Leon.


"Sial, siapa kau " cetus Adrian.


"Kau yang siapa, aku calon suaminya " ucap Leon, Sofi memandangi wajah Leon yang saat itu sangat marah.


"Cih tidak ku sangka, rupanya kau memang gadis murahan ya" ucap Adrian seraya beranjak pergi.


"Huhh... " hela Sofi.


"Kau ini apa, siapa laki-laki itu dan kenapa dia bisa masuk ke sini, dan memelukmu jika aku tidak ada kau pasti akan tidur dengannya kan " ucap Leon.


"Tidak aku tidak begitu " jawab Sofi.


"Bohong sepertinya kau memang harus di beri pelajaran " ucap Leon seraya mengendong Sofi ke dalam kamar dan menghapus tubuh Sofi ke kasur.


"Tuan apa yang ingin kau lakukan " ucap Sofi.


"Menurutmu apa, bukankah sebentar lagi kita menikah akan ku pastikan tidak ada yang boleh menyentuhmu selain aku " ucap Leon membelai tiap lekuk tubuh Sofi


"Tapi tuan berjanji tidak akan melakukan apapun padaku kan,, aakhhh.."


"Memangnya kapan aku berjanji, apa aku bilang aku berjanji " seru Leon , jarinya memainkan tubuh Sofi


"Ahkk.. a tu.. a.. ann hentikan akh"

__ADS_1


__ADS_2