
Nanas meninggalkan kosan Fei. Saat akan memesan ojol telpon gengamnya berbunyi tertera Asel di layar ponselnya tersebut. Tak berpikir lama Nanas pun menggeser tombol hijau keatas lalu menempelkannya di telinga.
"Assalamu'alaikum dek... "
"Wa'alaikumsalam eteh dimana? Eteh langsung ke Rumah Sakit Lembayung ya Bunda tadi pingsan!"
"Innalillahi... ya eteh langsung ke sana"
Dengan terburu-buru Nanas memesan Ojol dan pergi RS Lembayung. Nanas melihat adeknya sedang terduduk sambil. menunduk depan ruangan ICU.
"Assalamu'alaikum Dek udah ada kabar?" Asel hanya menggeleng.
"Adek sama siapa kesini?"
"Ada beberapa warga yabg mengantar tapi karena mereka masih punya pekerjaan setelah Bunda ditangani dokter mereka pulang"
"Insyaalloh tidak akan terjadi apa apa sama Bunda ya kita doain. Adit belum pulang kah?"
"Aa bilang telat pulang ada tambahan pelajaran kan sudah kelas 3!"
Asel dan Adit adalah adik adik Nanas Asel kelas 1 SMP sedangkan Adit kelas 3 SMP.
"Ya sudah Eteh kirim pesan aja biar dia gak khawatir!"
Pintu ICU ruang tempat Bunda dirawat terbuka seorang dokter keluar.
"Keluarga pasien?"
"Kami putrinya dok? Ada apa dengan Bunda saya ya dok? Beliau sakit apa?"
"Mari ikut keruangan saya akan jelaskan disana"
__ADS_1
"Dek kamu tunggu disini ya Eteh ikut Pak Dokter dulu" Nanas pun mengikuti dokter tersebut.
"Silahkan masuk dan duduklah"
"Baik pak. Beliau sakit apa dok?
"Apa Bunda kalian sering mengeluh sakit kepala?"
"Tidak sering dok tapi memang dalam satu minggu ini beliau mengeluh sakit kepala sedikit mengarah ke pelipis mata. kadang setelah sakitnya hilang mata sebelah kanannya suka buram untuk beberapa saat"
"Kami akan melakukan beberapa tes lanjutan karena kami tim dokter menemukan sesuatu untuk meyakinkan perkiraan kami itu benar. Kami menemukan benjolan di belakang yang menekan syaraf penglihatan Bunda kalian. Kami belum bisa mengatakan itu sebuah tumor atau Kangker yang jelas benjolan itu harus segera diangkat karena kalo semakin besar akan menyebabkan kebutaan pada mata pasien"
Mendengar penjelasan dokter kakki Nanas terasa lemas dan bingung.
"Kalo di operasi kira kira berapa biayanya dok?"
"Ini operas besar kalo saya tidak salah 150-200juta" Mendengar jumlah uang yang begitu besar Nanas begitu syok dan semakin terasa lemas kakinya.
"Lebih cepat lebih baik karena kalo semakin besar akan semakin nempel pada syaraf penglihatan walau nanti di oprasi penglihatan pasein tetap akan terganggu dan tidak bisa jelas"
"Baik dokter terima kasih informasinya kami akan memikirkan jalan terbaik untuk bunda kami!" Nanas menjabat tangan dokter tersebut dan keluar dari ruangannya dengan air mata yang mengalir dipipi nya saat mendekati ruang perawatan Bunda nya segera Nanas mengusap air matanya dia tidak mau melihat kekhawatiran dari adeknya biar dia yang merasakannya.
"Teh gimana, apa kata dokter?"
"Bunda harus dioprasi dek"
"Trus uangnya dari mana? emang berapa operasinya?"
"Gak usah mikirin itu eteh ada simpanan koq tenang aja ya. doain aja Bunda segera sehat kembali"
"Aamiin oh iya teh barusan perawat bilang Bunda akan dipindahkan keruang rawat inap sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutannya. Dan bunda disarankan untuk beberapa hari ini di rawat dulu"
__ADS_1
"Iya dek kita tunggu ya nanti ada perawat yang mengantarkan keruangan"
"Oh iya tadi aa nelpon katanya dia akan langsung kesini. tapi adek bilang suruh bawa ganti baju bunda eteh sama asel dulu"
"Pinter adek eteh dah bisa diandelin. makasih sayang"
Setelah beberapa saat Bunda sudah di pindahkan ke ruang ranap dan Adit juga sudah ada di sana. Bunda juga sudah sadar
"Bun udah bangun? gimana sekarang udah gak pusiing? apa yang bunda rasain?"
"Bunda ada dimana?"
"Di Rumah Sakit Bun"
"Ngapain sih bawa ibu ke Rumah sakit segala ibu gak apa apa koq"
"Yuk sekarang kita pulang pasti banyak biaya yang sudah kamu keluarin Nas!"
"Maaf Bunda harus di observasi dulu beberapanhari ini dan dilakukan tes"
"Tapi Bunda gak sakit nak, mana pesanan Bunda lagi banyak masa dibatalkan kan bisa lari langganan Bunda."
"udah aku cancel Bun dan mereka sudahh mengerti!"
"Tapi!!!... "
"Gak ada tapi tapian sekarang bunda istirahat aja ya. Nanas mau keluar dulu"
"Dek eteh keluar dulu ya sebentar. kalian berdua disini aja temenin Bunda eteh masih ada kerjaan. Kalau ada apa apa kalian telpon eteh segera!"
Makasih maaf up nya gak tentu. tapi diusahakan tiap hari up ya. jangan lupa jejaknya.
__ADS_1
Salam dari Jingga😉