
Setelah ngobrol dengan asisten kurang ajarnya Fei terus berpikir.
'Gue jadi merasa bersalah malah tadi Nanas sampai menitikan air mata padahal gue Janji gak akan mebuat Nanas sedih. aarrgghhh bikin prustasi aja'
Gimana ya cara minta maafnya? jangan -jangan Nanti Nanas malah gak mau maafin gue.
Gue samperin aja akh ke kampusnya! fei pun bergegas saat keluar dari ruangannya Fei bertemu dengan Assistennya.
"Bos maau kemana?"
"Gua mau mencarinya dan meminta maaf!"
"Tapi Bos itu berkas-berkas didalam sudah di kerjakan belum?"
"Bereskan Ton!" Fei meninggalkan toni yang masih terus mengomel.
Sesampai di kampus Fei berkeliling mencari keberadaan Nanas. Tapi pada saat matanya menangkap sosok Nanas kembali Fei dirundung amarah.
Bagaimana tidak marah melihat istrinya dikelilingi beberapa cowo. Fei pun menghampirinya.
"Nas Pulang?"
"Mas Ferry koq ada disini? Mas gak kerja kah?"
"guys ini suami tercintaku ganteng kan?" Nanas memperkenalkan Fei begitu bangganya kemarahan fei yang tadi begitu besar hilang seketika.
"Mas mereka mahasiswa tingkat satu, mereka asedang minta tugas kebetulan aku salah satu asisten dosen disini"
dan pengertian sama dia.
"Udah selesai belum kuliahnya sayang?"
"U udah Mas! "
"Ya udah yuk pulang!"
Mereka pun meninggalkan kawasan kampus. Fei menggenggam Tangan Nanas.
'Dia kenapa lagi sih? Tadi marah?marah sekarang malah penuh perhatin'
"Nas kammu hari ini mau kemana? biar mas anterin?"
"Nanas mau pulang aja mas"
"Ya udah mas temanin ya dirumah!"
__ADS_1
"Emang mas gak kerja?"
"Ada toni!"
"Jangan gitu donk mas itu pimpinan harus memperlihatkan kedisiplinn biar karyawan mas nya juga ikut disiplin!"
"Iya mulai besok ya. Mas lagi pengen berduaan sama Nanas"
mendengar ucapan Gei Nnanaas jadi inget keejadian tadi pagi.
"Mas Nanas belum bisa melayani Mas Ferry maaf!*
Fei menggenggam tangan Nanas.
" Iya Mas gak apa -apa koq kenapa gak bilang sejujurnya?"
"Nanas malu!"
"Jangan malu kan sama suami sendiri"
"Maaf ya mas"
"iya Nas, Mas juga minta maaf udah maksa kamu!"
"Iitu... sekitar mmmhhh....Insyallah 2-3 hari" dengan wajah memerah Nanas tergugup
"Hahaha, Kamu lucu Nas kalo sedang malu-malu gitu!"
"Mas Fery iih apaan sih!"
"Mas jadi gemes banget sam kamu!"
"Mas berhenti kita ke mall yang didepan yuk kebutuhann kita di rumah sudah pada habis"
"Siap nyonya Alansyam!"
Merekapun turun dan memasuki area swalayan dan mulai memilih barang-baeang yang mereka butuhkan!
Nanas mendorong trolinya sedangkan Fei merangkul bahu Nanas tangan ssatunya dimasukin ke saku celana.
"Mas mau beli buah apa?" Nanas sambil memeilih beberapa buah
"Mas suka semua buah koq! Apalagi buah itu" Fei menunjuk dengan matanya pada da** Nanas
"Ih Mas Ferry mesum"
__ADS_1
"Kan mesumnya sama kamu sayang" Fei mencubit dagu Nanas.
Blush... Pipinya Nanas kembali memerah
"Napa jadi panas ya padahal AC nya nyala!" ucap Nanas sambil mengipas-ngipasi dengan tangannya
Fei semakin menggodanya dengan menarik pingganggnya dan berbisik di telinga Nanas.
"Disini aja Panas apalagi Nanti di ran***g Nas!"
"Ih mas Ferry gaje!" Nanas meninggalkan Ferry dengan trolinya dan pergi ke area Daging.
"Kamu begitu lucu Nas sepertinya Mas udah jatuh cinta sama kamu Nas!" Fei senyam senyum sendiri sambil mengikuti Nanas
Setelah acara belanja selesai mereka pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah Fei menyerahkan belanjaan tadi sama bi enok untuk di bereskan. sedangkan Fei dan Nanas naik ke atas ke kamarnya untuk membersihkan diri.
Nanas membawa baju ganti dan akan ke kamar mandi tapi sebelum itu Fei sudah menarik Nanas dan mel**at bibirnya. Bibir yang kini menjadi candunya.
Fei merebahkan Nanas di atas kasur dan mengungkungnya!"
"Mas inget kan kalo Nanas belum bisa?"
"Apa gak bisa diundurin Nas, Kamu liat deh cacing tananh mas sudah berevolusi jadi anaconda!"
Nanas jadi tertawa dengan julukan yang diberikan Fei pada juniornya.
"Malah ngetawain, Mas serius Nas. Kali ini Mas yakin bisa!"
"Nanas percaya Mas, Tapi enggak bisa sekarang maaf ya kan emang gak boleh tunggu dua-tiga hari lagi yang sabar ya!"
Fei menjatuhkan dirinya diatas Nanas dan kepalanya disamping ceruk leher Nanas.
"Kenapa.mensti nunggu lagi sih Nas maas udah gak sabar!"
"Udah akh sana Nanas eungap ini mau mandi dulu ya!" Nanas menggeserkan badannya dan segera bergegas ke kamar mandi.
"Nanas... Nas kamu tega sama mas!"
'Mulai deh dramanya!" pikir Nanas
hadeuh emang kebanyakan ngedrama si fei itu... wkakwkw
hai hai hai reader kesayangan apa kabaar? masih mengikuti kan? jangan lupa ya bentar lagi mas Ferry mau begadang kirimin kopinya ya hahahah. Like komen juga gak apa-apa mas Ferry juga senenng tambah semangat buat unboxing. hihihi
salam sayang dari jingga🤗😉
__ADS_1