Jatuh Cinta Dengan Si Bawel

Jatuh Cinta Dengan Si Bawel
BAB 39


__ADS_3

'tapi tangan asel koq gede' Nanas membalikan badannya tepat depan Nanas terlihat wajah fei yang tertidur. Kaget dan merasa ada Laki-laki asing ddi ranjangnya Nanas teriak sambil mendorong tubuh Fei sampai terjatuh ke lantai.


"Aaarrrggghhhh"


Bguughhhh


"Aduh... "


"Astaghfirullah Mas Ferry gak apa-apa?" Nanas baru menyadari kalau Fei sudah menjadi suaminya.


"Nas kamu baru juga hari pertama sudah melakukan KDRT! " Ucap Fei sambil mengusap-usap pinggangnya.


Nanas sambil menggaruk kepalanya yang gak berhijab dan bibir dikerucutkan "Ya maaf Mas Nanas lupa?"


Tadinya Fei mau marah cuma pas liat Nanas tanpa hijabnya lalu pipinya memerah karena malu juga bibirnya yang cemberut itu membuat Fei terpana melihat wajah polos Nanas yang baru pertama kali Fei lihat tanpa hijab.


Bahkan ada sesuatu yang mulai menggeliat di antara kedua kakinya tapi tak begitu lama. Yang membuat Fei aneh karena baru pertama kali merasakan ada rasa pegal pada adeknya itu.


'Koq dia bangun ya?' pikir Fei


Setelah meminta maaf Nanas pun laangsung meninggalkan Fei yang malah terbengong entah memikirkan apa.


Setalah Keluar kamar Mandi terlihat Nanas begitu segar dan wangi sabun yang menyeruak memenuhi kamar. Melihat Fei yang belum beralih dari posisi saat Nanaas tinggalkan tadi membuat Nanas bertanya-tanya.


"Mas, Mas Ferry kenapa bengong?'


" Enggak Nas cuma... " sekali lagi saat melihat Nanas apalagi dengan wajah yang segar lagi-lagi adiknya itu mengeliat kali ini Fei melihat kebawah dan memang terlihat agak mengembang karena Fei hanya memakai celana kolor dari bahan katun.


"Mas bengong lagi ayo wudhu dulu Nanas mau di imamin Mas Ferry!"


"Akh iya sebentar Mas ke kamar mandi dulu"


'Gue kenapa? koq dia bisa tegang saat gue liat Nanas walau cuma bentar. apa gue sudah mulaai sembuh' pikir Fei ada kebahagiaan yang datang dari hatinya ada juga harapan yang besar disana.

__ADS_1


Setelah melakukan shalat berjamaan fei mengajak Nanas duduk.


"Nas sini mas mau bicara sama kamu!" Fei menepuk kasur di sampingnya supaya Nanas mau duduk disana.


"Kenapa Mas?"


"Mas mau ajak kamu tinggal di rumah yang sudah mas siapkan hari ini jug gimana mau?


" Nanas kan sudah seharusnya mengikuti suami apapun keputusan Mas Nanas ikut aja?"


"Kalau Nanas mau ajak juga Bunda dan adek-adek tinggal sama kita"


"Nanti kita bicarakan sama Bunda ya Mas!"


"Iya tapi Mas mau kita hari ini pindahnya ya!"


"Kenapa Mas gak betah ya disini?"


"Baiklah mas Nanas packing dulu kalo gitu!"


"iya yang penting penting aja Nas. Ibu sudah menyiapkan kebutuhan kamu di sana" Nanas hanya mengangguk.


tok.. tok.. tok


"Eteh, aa kata Bunda sarapannya sudah siap!"


"Iya Sel makasih!"


Fei dan Nanas pun keluar dan menuju meja makan disana sudah kumpul semua Bunda Asel Adit dan juga si kembar. Mereka makan dalam diam.


"Bun, Ferry mau minta ijin mau ajak Nanas tinggal di rumah Yang sudah Ferry siapkan!" Fei memecah keheningan


"Tentu saja Bunda ijinkan sekarang kan Nanas adalah tanggung jawabmu jadi Nanas pasti haarus ikut nak Ferry.

__ADS_1


"Ferry juga berharap Bunda dan adik-adik bisa ikut jiga tinggal di sana!"


"Terima kasih atas tawarannya tapi Bunda aama anak?anak disini aja mungkin sesekali akan berkunjung atau sebaliknya kalian yang nginap disini. Biar kalian belajar mandiri"


...****************...


Kini Fei dan Nanas sudah berada dirumah mereka. Nanas berkeliling Fei mengenalkannya pada art yang akan membantu Nanas.


"Nas kenalin ini Bi enah sama Bi enok yang akan membantu beres-beres rumah dan masak. Bi ini istri saya namanya Nanas"


"Nanas bi"


"Bi enah"


"Bi enok selamat datang Non"


"Makasih ya Bi semoga bibi betah kerja disini!"


"InsyaAllah" jawaban kompak dari keduanya.


"Ayo Mas tunjukan kamar kita" Fei menggandeng tangan Nanas


"Besar banget mas"


"Ini walk in closed kamu bisa menyimpan barang-barang yang kamu bawa itu di dalam sini!"


"Ini semua baju-baju buat Nanas Mas?"


"Iya ibu yang nyiapin semua buat kamu, Mas ada yang harus dikerjakan dulu mas Keruangan depan itu ya. itu ruangan kerja mas" Nanas mengangguk lallu mulai membereskan baju-bajunya.


Fei dan Nanas akan memulai bahtera hidupnya doain ya readers semua biar bahagia terus bersama selamanya dan dapat melewati berbagai macam cobaan.


salam sayang dari Jingga😉

__ADS_1


__ADS_2