
Apartemen Fei
Fei diantar Diana dan Jerry ke apartemen nya. Mereka tidak langsung pulang. Diana dengan telaten mengobati luka dan lebam di wajah Fei dengan salep yang dibeli tadi di apotek saat diperjalanan
. Jerry walaupun cemburu melihat perhatian Diana terhadap Fei tapi dia mencoba berdamai dengan hatinya.
Karena Jerry yakin kalau Diana mencintainya dan sudah memilihnya. Bahkan Jerry pun ikut membantu Diana dengan hal-hal yang bisa dia kerjakan.
"Sekali lagi sorry ya Fei gue terbawa emosi"
"Udahlah Jer gue juga gak kenapa-kenapa gue justru mau bilang makasih ternyata seperti ini rasanya kena pukul. Dulu gue selalu diajakin tawuran sama temen mereka bilang biar jantan tapi gue takutnya luaar biasa. Tapi setelah merasakan sekarang gue ngerasa koq seru ya hahah!"
"Jangan bilang sekarang kalo ada tawuran Bang mau ikutan"
"Enggaklah setidaknya kalau terjadi apa-apa sama Nanas gue gak takut kena pukul"
"Lo sepertinya dah siap Bang jadi seorang suami!"
"Siap gak siap sih sebenernya tapi gue akan berusaha menjadi suami terbaik buat dia. walau belum ada cinta diantara kita"
"Lo aja belum menyadarinya Bang dari tadi lo membicarakan Nanas terus demi dia apa-apa demi dia"
"Akh itu kan motivasi gue Di! Dah akh kalian sana pulang gue mau istirahat. thanks ya Di!"
"Ke gue lo gak makasih Fei!"
"Iye makasih dah cabut lo berdua!"
"Dih ngusir ya dah kalo gitu kita pamit ya! Salamin ma Nanas"
"Hmmmm"
...****************...
__ADS_1
Fei terngiang-ngian ucapan Diana bahwa dia sudah mencintai Nanas cuma belum menyadarinya.
'Apa bener seperti itu? gue sih emang selalu nyaman saat bersama Nanas. Trus akhir-akhir ini gue juga kepikiran terus sama si Bawel itu..
Fei memeriksa ponselnya berharap ada pesan dari Nanas. tapi harapan tinggal harapan setelah di cek tak ada satupun pesan masuk dari Nanas.
Akhirnya Fei menghubungi Nanas dengan Video Call berharap mendapat perhatian dari Nanas.
tuuuut.... tuuuuut
"Assalamu'alaikum Mas Ferry?" adem rasanya hati Fei mendengar panggilan dari Nanas. sejak pulang dari Jogya Nanas memang merubah panggilan terhadapnya menjadi Mas Ferry. Dan Fei sangat menyukainya.
"wa'alakumsalam warahmatullahi wabarakatuh Nas!"
"Astaghfirullah Mas Ferry kenap wajahnya bonyok-bonyok?"
"Akh ini gak Papa Nas cuma salah faham aja jadi kenak pukulan beberapa kali"
"Udah makan?" Fei menggeleng
"Gak bisa makan nasi sakit harus yang lembut"
"Ya udah Nanas ke tempatnya Mas Ferry ya tapi ditemanin Adit gak pa pa kan?"
'Ngapain bawa si aadit sendiri aja' batin Fei
"Walaupun kita sudah tunangan tapi gak baik kita berada di ruangan tertutup berdua saja takut yang ketiganya Setan"
Seolah bisa membaca pikiran Fei Nanas menjelaskan keenapa dia membawa Adit.
"Iya gak apa-apa"
"Ya sudah Nanas siap-siap dulu ya assalamu'alaikum"
__ADS_1
"Wa'alakumsalam... "
Nanas dan adit menuju apartemen Fei sebelumnya mereka mampir di swalayan untuk membeli kebutuhan yang mungkin akan dibutuhkan saat memasah. Nanas pun membeli sayuran dan Buah-buahan juga.
Sesampainya di apartemen Adit dibuat terheran heran melihat ruangan yang mewah dan perabotan yang canggih. Sedangkan Nanas langsung ke arah dapur yang ditunjukan Fei untuk membuat bubur.
"Keren Mas apartemen nya ya mewah banget!"
"Banyak yang lebih bagus dari ini juga dit?"
"Loh itu wajahnya kenapa mas? Abis di gebukin sekampung?"
" Biasa lah namanya juga Cowo yang lupa sekitar kalo dah yang menyinggung " ucap Fei dengan bangganya
"Biar gue obatin mas dimana salepnya!""
"Gak usah ini baru aja diobatin temen!"
Tak lama dari arah dapur Nanas memmbawa semangkuk Bubur panas.
"Mas Ferry ini buburnya dimakan ya! Naanas juga bikin agak banyakan biar nannti kalau mas laper bisa diangetin"
"Nas seharusnya besok jadwal pre-wed cuma karena mas kayak gini wajahnya jadi di jadwal ulang gak apa-apa kan?"
"Iya mas gak apa-apa cepet sembuh aja mas Ferrynya!"
Fei menatap mata Nanas dengan lembut. Jantung Fei terasa berdetak tiga kali lipat dari biasanya begitupun Nanas yang langsung tertunduk malu dengan wajah yang sedikit memerah.
cieeeee sepertinya dikit dikit jadi bukit nih... perasaan mereka mulai tumbuh bunga-bunga cinta!
yuk akh tinggallin mereka biar semakin tumbuh berkembang cintanya tenanga aja ada adit jadi satpam.
salam sayang dari Jingga😉
__ADS_1