Jatuh Cinta Dengan Si Bawel

Jatuh Cinta Dengan Si Bawel
BAB 44


__ADS_3

Fei sedang berkutat dengan tumpukan berkas diatas meja kerjanya. Satu demi satu Fei membuka berkas tersebut membaca mempelakaari dan menandatangani. Sampai terdengan seseorang mengetuk pintunya.


"Masuk!"


"Bos, jam 11 nanti ada pertemuan sekalian makan siang dengan perusaan JJ Corp terkait dengan kerjasama yang akan kita jalin"


"hmmmm"


"Dan sekarang sudah hampir tiba waktunya!"


Fei melihat jam di pergelangan tangannya. Tanpa bannyak komentar Fei langsung bersiap-siap.


'tumben gak gak banyak protes!' pikir toni


Mereka pun tiba di sebuah Restoran yang cukup crowded.


Seorang pelayan menyambutnya


"Selamat siang pak apakan sudah reservasi?"


"Ya atas nama pak Bram ada?"


"ada pak silahkan ikut saya!"


Pelayan itu mengantarkan Fei dan toni di sebuah meja yang sudah di huni seseorang.


"Selamat siang pak Bram?" Toni menyapanya


"Siang pak toni!"


"Maaf membuat anda menunggu!"


"Kami juga baru tiba"


"Oh iya perkenalkan ini Pak Ferry beliau CEO Alansyam corp"


"Selamat sianga pak Ferry saya Bram asistennya pak Jerry! Silahkan duduk. Pak jerry sedang menerima telpon mohon ditunggu"


"Maaf menunggu lama. Perkenalkan saya Jerry! Fei... "


"Jerry?"

__ADS_1


"Kalian sudah saling mengenal?" Toni bertanya


"Akh dunia memang sempit ya. Apa kabar lo Fei?"


"Baik alhamdulillah Jer, lo gimanna? Sudah sejauh mana persiapan pernikahan lo?"


"Belum lah kami belum merencanakannya, pernikahan kami diundur!"


"Gimana pernikahan lo Fei?"


"Namanya juga pengantin baru lo juga nanti bakalan merasakannya hahahha!"


"Syukurlah semoga kalian langgeng dan bahagia selamanya!"


"Aamiin! Sepertinya sudah cukup ya baasa-basinya kita teruskan tentang kerjasama kita!" Fei pun memulainya.


Pembicaraanpun mengalir dengan serius. Sampai kedua belah pihak sepakat untuk melakukan kerjasama tersebut.


Dengan kerjasama itu Fei semakin hari semakin sibuk mempersiapkan segalanya. Setiap hari Fei pulang hampir tengah malam.


Saat Fei sampai di rumah Nanas sudah tidur. seperti malam ini Fei pulang jam 12 malam lewat. Fei melihat Nanas sedang tidur ada rasa bersalah beberapa hari ini Fei mengabaikan Nanas.


"'Nas maafkan mas ya, Karena kesibukan mas akhir-akhir ini mas hampir tak bisa berkomunisa dengan mu, Mas kangen!" ucap Fei pelan sambil mengusap kepala Nanas. Tanpa Fei sangka kalau perbuatan dan ucapannya akan membangunkan Nanas.


"Nanas kebangun ya maaf, udah tidur lagi aja!"


Tapi Nanas langsung duduk depan Fei


"Mas sudah makan? Mau Nanas siapin makanan nya?"


"Mas udah makan Nas, Maafin mas ya jangan membalas pesanmu dan gak pernah mlangkaat telponmu. mas sibuk bangaet kadang hp mas silent"


"Iya Nanas ngerti gak apa-apa, Tapi mas harus janji jangan lupa makaan jaga kesehatannya!"


Fei langsung memeluk Nanas dengan sangat erat.


"Makasih ya sayang atas pengertianmu!"


"Mas kan Baru menjalankan perusahaan ini bisa dibilang baru dirintis pasti banyak kerjaan. Mas ngerti koq. Nanas juga sibuk koq mas nyelsaikan skripsi Nanas


Padahal Nanas mau kayak istri orang lain saat makan siang nganterin makan buat suaminya. Naanas juga belum jaadi istri yang baik mas Maafin Nanas ya"

__ADS_1


"Gimana kalau weekend ini kita bulan madu?"


"Katanya Mas banyak kerjaan"


"Iya tapi mas juga butuh istirahat dan ingin mengisi waktu sama kamu Nas. Mau ya?"


"Baiklan!"


"Gitu donk, mau kemana? Bali? Lombok? Raja ampat?"


"Nanas mau ke Raja Ampat!"


"Baiklan sayang biar toni yang urus sekarang kamu bobo lagi ya, Mas mau bersih-bersih dulu"


"Iya jangan lama-lama tar masuk angin!" Fei mengangguk.


Nanas pun merebahkan diri sambil menunggu Fei.


"Belum bobo?"


"Nungguin Mas!"


"kenapa ditungguin jangan jangan mau ngasih jatah ya?" Fei menggoda Nanas sambil merebahkan badannya disamping Nanas


"Apaan ih mas Fery" Nanas menutup tubuhnya bahkan sampai kepalanya dengan selimbut.


Fei malah ikutan maasuk kedalam selimbut mereka usel-uselan didalam selimbut membuat Nanas membuka selimbut bagian atasnya kepalanya menyembul keluar dan menghirup udara sebanyak-banyaknya.


Dan Fei pun melakukan yang sama.


"Mas sih jadinya kan eungap?"


"Emang mas ngapain?"


"Udah akh Nanas mau bobo dah malam!" wajah Nanas terlihat merah karena menahan malu.


'Kamu lucu banget sih nas, coba aku gak cape habis kamu nas malam ini' pikir Fei


"Ya udah sini mas peluk biar bobonya nyenyak!" dalam hitungan menit merekapun tertidur pulas


Halo readers kesayangan maaf baru up ya! kita tunggu episode berikutnya Nanas dan Fei yang bulan madu kira kira jadi gak ya unboxingnya? ikutin terus ya janng lupa like komen vote dan gift ya 😄

__ADS_1


salam buat kesayangan Jingga😉


__ADS_2