KASIHKU, ANAKKU

KASIHKU, ANAKKU
EPS 20


__ADS_3

"Hari itu,ada panggilan dari penjaga resepsionis bahwa Pak Gunawan ada tamu penting menunggu di lobby.Dia pun datang, rupanya itu awal mula pertemuan Pak Gunawan dengan Ibu Norma.Beliau beralasan ingin menjadi pelanggan tetap produk kami.Karena Pak Gunawan sudah naik jabatan,jadi dia berniat memberikan Ibu Norma kepada saya.Karena kawasan perdagangan yang Ibu Norma ajukan itu kawasan saya.Tapi Ibu Norma menolak,ia ingin ditangani langsung oleh Pak Gunawan"


"Akhirnya Pak Gunawan menuruti kemauan costumer,ia meninjau lokasi tempat perniagaan Bu Norma.Restorannya cukup besar,dan pembeli lumayan ramai.Jadi Pak Gunawan pun setuju untuk menjadi distributor Langsung restoran Ibu Norma.Saya tidak tahu bagaimana perjalanan mereka hingga bisa menikah, yang saya tahu hanya sebatas itu saja Bu Vienna "


Vienna manggut-manggut.


"Dimana restoran Bu Norma ya Pak?kalau saya boleh tahu"


"Kalau tempatnya secara spesifik sih saya tidak tahu dimana,tapi kalau kawasan nya di Mall Plaza"


"Mall Plaza ???"


"Iya .. restoran nya di dalam Mall itu Bu...dan katanya Bu Norma pun tinggal di apartemen sekitar itu juga"


Vienna semakin mengerti.


"Ohya Bu...saya permisi dulu ya,ini sudah hampir jam makan siang.Saya takut terlewat jam makan siang "Rival meminta diri.


"Oh iya... makasih ya Pak atas informasinya "


"Sama-sama Bu...salam untuk anak-anak "


"Iya Pak..."


Rival pergi meninggalkan Vienna yang tetap duduk bertahan disana.


"Hemmm sungguh sudah sangat diperhitungkan oleh Norma...dia memang cukup cerdik "Gumam Vienna bicara dengan dirinya sendiri.


TRING


Bunyi pesan WhatsApp masuk.


Vien..kamu tahu nggak Lion sudah pulang ke Indonesia?


Pesan dari Mira.


Udah!


Eh tahu dari mana?Aku telfon ya biar enak ngomongnya.


Ok!


Mira garcep langsung menelpon Vienna .


"Hallo BESTie...Lagi dimana nih?"


"Dipusat pembelanjaan"


"Eh ngomong-ngomong kamu tahu dari siapa kalau Lion udah pulang? kok aku baru tahu tadi"


"Kamu sendiri tahu dari mana?"Vienna balik bertanya.


"Aku tadi lihat Instagram dia ,dia ngupload foto perempuan pakai baju purple.Tapi cuma kelihatan punggungnya doang.Dengan caption MASA LALU YANG INGIN KU GAPAI MENJADI MASA DEPAN KU.Gila ya!siapa menurut kamu perempuan itu ?? perasaan yang aku tahu pacar Lion cuma kamu dan Norma.Masak itu Norma sih??Apa itu kamu?"

__ADS_1


Vienna tercekat, ia tidak tahu tentang unggahan foto Lion.Tapi wanita berbaju ungu ??Vienna merasa dia pernah memakai baju berwarna itu saat bertemu Lion pertama kali di sekolah.Apa maksud Lion mengunggah caption begitu??.


"Vienn Hallooo..."


Vienna langsung tersadar dari lamunannya.


"Ah iya..."


"Kok malah diem sih?? cemburu ya Lion punya tambatan hati??"goda Mira.


"Ah nggak kok, ngapain cemburu..."balas Vienna .


"Ah jujur aja deh..."


"Udah ah Jangan bahas itu, aku punya masalah lainnya yang ingin aku bicarakan sama kamu"


"Apa-an tuh??"Mira menirukan gaya Jaja Miharja.


"Masalah Norma ,baru saja aku ketemu sama temen sekantornya Mas Gunawan.Dia cerita semua dari awal pertemuan Mas Gunawan dengan Norma, ternyata Norma memang sengaja mendekati Mas Gunawan dengan menjadi Costumer nya.Dan tidak mau dilayani oleh siapapun kecuali Mas Gunawan sendiri.Padahal kan ya,Mas Gunawan sudah tidak mengatasi masalah pencarian Costumer seperti dulu sebelum dia diangkat menjadi jenderal marketing.Dalam hal costumer itu urusan para sales.Eh si Norma ngotot mau Mas Gunawan yang menjadi distributor nya.Ngeselin nggak tuh orang "


"Ya ngeselin banget BESTie,dan lebih ngeselin lagi ngapain suami kamu mau melayani dia?"


"Yah mungkin dia masih merasa bertanggung jawab atas hal itu,jadi dia ambil saja...Tapi entah bagaimana cara Norma bisa menggaet Mas Gunawan hingga mereka menikah ?"


"Pelet kali"Celutuk Mira.


"Hah?? pelet ??masak sih?"Vienna terkejut mendengar Celutukan temannya.


"Ah kau jangan sembarangan bicara kalau tidak ada bukti Mir,bisa jadi fitnah"


"Siapa tahu kan?"


Vienna diam menelaah ucapan sahabat nya itu.


"Eh Vien,,,udah dulu ya... suamiku nelfon nih"


"Ohh oklah.."


"Babay BESTie..."


"Bay..."


Talian telfon terputus.Vienna menghela nafas panjang, ia kepikiran dengan berita yang disampaikan oleh Mira tentang Lion.Jika benar wanita berbaju purple itu dia,apa Lion juga merencanakan sesuatu ??Vienna harus tanyakan ini secara langsung kepada Lion.Ia tak sabar untuk menunggu, akhirnya Vienna memutuskan untuk menelpon Lion pada saat itu juga dan mengajaknya bertemu.


"Ok ... bentar lagi aku nyampe kesana"Lion menjawab dari ujung talian.


*


*


"Mas...aku pengen makan rujak"Norma bergelayut manja di lengan Gunawan .Pria itu sudah bersiap-siap kembali ke kantornya.


"Iya udah nanti pulang kantor aku kesini dulu buat belikan kamu rujak ya"jawab Gunawan .

__ADS_1


"Emmmmmhhhh aku pengen Sekarang "Norma memaksa dengan manja.


"Sekarang ??"


Norma mengangguk yakin.


"Dimana?"


"Nggak tahu,kamu nggak tahu kawasan sini yang menjual rujak enak?"


Gunawan menggeleng....


"Ohya...di swalayan langganan ku belanja ikan segar kayaknya ada deh Mas..anterin aku kesana Ya"pujuk Norma.


"Baiklah...tapi naik MRT aja ya biar cepat.Nanti pulang nya kamu naik taxi online "


Norma mengangguk setuju,ia senang sekali Gunawan mau mengantar nya beli rujak.Karena rasanya ludah mencair bila membayangkan segarnya buah-buahan yang dicolek ke sambal jeruk.


*


*


Lion sudah tiba ditempat yang sudah dijanjikan oleh Vienna .Vienna memilih di pusat perbelanjaan itu saja karena Vino dan Viviek masih sangat bersemangat main disana.


"Hay!"sapa Lion,Vienna tersenyum getir.


"Ada apa??kok tumben ngajak ketemuan ?"


Vienna mempersiapkan mental nya untuk menanyakan hal yang begitu sensitif itu,ia takut salah.


"Emmm aku baru'aja liat IG kamu, kalau aku boleh tahu,siapa wanita berbaju purple itu??"


Lion tersenyum menahan tawa.


"Jadi kamu ngajak ketemuan cuma mau nanyak itu??"


"Itu bukan aku kan?"Vienna langsung to the points.Senyum Lion sirna dalam sekejap.Vienna tetap menunggu jawaban dari Lion.


"Nggak bisa jawab?"sambung nya lagi.


"Iya ...itu kamu"Lion tidak berusaha untuk menutupi.


"Apa itu alasannya kau mendekati ku? menjadi guru di sekolah anakku?dan mengajak ku bekerja dengan mu??Atau apa itu juga yang membuat kamu kembali ke Indonesia ?? meminta ku untuk tidak mempertahankan pernikahan ku??"Vienna dengan lancar mengeluarkan argumen nya, Lion diam tidak berusaha menyangkal.Namun tatapan matanya menukik tajam ke mata lawan bicaranya.


"Atau kau memang bekerja sama dengan Norma untuk memisahkan aku dan suamiku ??"


Lion tetap bungkam...


"Jawab Lion...kau punya mulut untuk bicara kan?"


"VIENNA..."


Sebuah suara membuat keduanya menoleh seketika.Vienna langsung bangkit dari duduknya melihat siapa yang memanggil nya.

__ADS_1


__ADS_2