Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
22. Cicak


__ADS_3

" Keluar kataku, kau tunggu di parkiran saja sana !!" titah Romi melihat Alex tak juga bergerak


" Ngak bos.. aku janji diam aja , please di luar panas bos !!" mohon Alex yang paling alergi kena panas, karena sinar matahari akan membuat kulit putihnya jadi kemerahan..Maklum ia penganut drakor jadi anti hitam


" Awas ya sekali saja kau bersuara .... !!" ucap Romi


" Mulai lagi ...!!" titah Romi pada Mitha, Mitha mulai lagi mengikuti perintah Romi dan akhirnya mobil bisa jalan lagi. Mobil berjalan dengan pelan sampai mendekati belokan


" Kita belok apa terus ini ??" tanya Mitha dah mulai panik aja


" Terus aja, hari ini belajar gas rem aja dulu. Coba ke pinggir lalu injak gas dan rem bergantian !!" titah Romi, Mitha melakukannya berlahan dan ia tersenyum senang


" Ternyata ngak susah susah amir ya belajar mobil hehe !" celotehnya sambil memainkan gas dan rem


" Gas... rem ... gas ....rem ...gas ...rem !! celotehnya membuat mobil berbunyi


brem....cit... brem...cit.... berkali kali , hati Alex sudah kremi an rasanya menahan bibirnya agar tak bersuara


" Oh mobilku... kasihan ya dirimu, dasar tu jande seenaknya mainin gas dan rem begitu ntar habis lagi kampas rem nya nasip nasip napa apes banget gini " cicitnya kesal dalam hati


Saat asik belajar tak lama Mitha melihat ada rekannya sesama perawat juga sedang belajar mobil melewatinya


" Lha itukan temanku !!" ucapnya senang tanpa melihat ke depan padahal mobil masih jalan


" Rem Mitha remmmm....." ucap Romi namun terlambat untuk kedua kalinya


Bruk......


Membuat Alex langsung naik darah


" Janda gilaaaaaaa apa kau tak melihat pohon segede-gede gajah itu malah di tabrak !!" akhirnya lepas sudah rem di mulutnya , Alex langsung keluar dan melihat keadaan mobilnya


Untung saja mobilnya memakai bumper depan kalau tidak celaka sudah, tapi lampu depan kiri retak .....


" Tidak oh kesayanganku kau retak hua hua hua " tangisnya terduduk di depan mobil


" Mitha saat berkendara jangan sampai konsentrasi mu buyar seperti tadi, kau lihat untung yang kau tabrak itu pohon kalau manusia apa tidak berurusan dengan polisi kau , mengerti !!" nasihat Romi


" Iya... maaf, gimana tuh si Alex mewek habis dia ??" tanya Mitha melihat Alex yang menangis di samping mobil


" Sudah biarkan saja si lebai itu, padahal mobil ini kan ada asuransinya gitu ya masih repot aja, sekarang mundur berlahan lalu mulai lagi belajar !!" titah Romi


" Trus si Alex ??"


" Tinggal aja... !!" sahut Romi, Mitha memejamkan matanya sejenak agar lebih konsentrasi. Mitha pun menghidupkan kembali mobil dan mundur lalu maju kembali ke jalan

__ADS_1


" Mitha.... bos.. lho kok aku di tinggal, tunggu !" kejar Alex melihat mobilnya melaju


" Gas....!" perintah Romi sambil tersenyum melihat Alex yang kalang kabut, dengan anteng Mitha menginjak gas


" Kok di tinggal si Alex ? kasihan dong " tanya Mitha


" Biar saja dia olahraga sedikit , terus gas !!" titah Romi


" Tunggu.... bos.... janda geblekkkkk itu mobilku tunggu ....!!" teriak Alex sambil mewek melihat mobilnya melaju


" Ya rem.....!" titah Romi tiba-tiba membuat Mitha segera memindah kakinya dari pedal gas dan....


" Bruk.....!!"


" Lho aku nabrak apaan lagi Rom, perasaan ngak ada apa-apa tadi di depan ?" tanya Mitha


" Kali ini kau bukan menabrak tapi di tabrak dari belakang, jadi pelajaran baru untukmu kalau mau berhenti jangan mengerem mendadak ...paham ! " sahut Romi sambil nyengir melihat ke kaca belakang membuat Mitha juga ikutan menengok ke belakang guna melihat apa yang menabraknya


" Ya ampunnn.... !!" cicitnya melihat Alex yang menempel di kaca belakang macam cicak aja , keduanya langsung turun dari mobil dan melihat keadaan Alex


" Alex... kok kamu nabrak mobil sih ??" tanya Mitha tanpa dosa


" Kalian jahat hik hik hik " tangisnya karena merasa sakit tubuhnya akibat nemplok belakang mobilnya sendiri karena terlalu khusuk mengejar mobilnya


" Aku ngak nangis kok bos, cuman mimisan hik hik " sahut Alex berusaha tegar, Mitha segera mencari kotak obat di mobil Alex lalu membersihkan mimisan Alex


" Kamu juga aneh sih Alex, masa mobil di tabrak " ucap Mitha sambil mengobati Alex


" Iya... sekalian no tronton kau tabrak biar puas , sudah masuk mobil... kita balik ke apartemen, mulai besok kamu nunggu aja di apartemen sama supir ngak usah ikutan ke mari, bikin rusuh aja !!" omel Romi melihat kelakuan Alex


Alex tak berani melawan... jikalau yang namanya Romi dan marah , behhh siapa yang berani ngelawan... sama aja kayak ngelawan gajah ngamuk


" Iya bos....!!" sahut Alex sambil menyetir kembali ke apartemen


" Lagian mobil mu ini kan ada asuransinya .. beset dikit kek , pecah dikit kek di tanggung asuransi jadi ngak usah lebai " Romi mengomel sepanjang jalan


" Ya bos.....!!" hanya kata itu yang bisa terucap oleh Alex


" Ya Tuhan... kenapa gue kena sial mulu sih hik hik , tu jande diam aja lagi ngak ada bela-belain gue. Ngak ada rasa berdosa nya sudah bikin kesayangan aku lecet-lecet " cicit Alex dalam hati


" Mitha... besok kita akan latihan lagi, sebaiknya kau pakai celana panjang " ucap Romi namun tak ada balasan dari belakang


" Mit....lha malah tidur dia . Eh Alex kau contoh itu si Mitha, dia hanya seorang perawat miskin namun ia tak takut mencoba hal-hal baru, termasuk belajar mobil.. itu menandakan ia adalah seseorang dengan kepribadian mau maju " ucap Romi


" Lalu maksudnya ...??"

__ADS_1


" Dasar ni otakmu isinya bensin apa, ya itu umurmu kan sudah 25 sudah saatnya kau mulai mengenal yang namanya perempuan. Sudah berapa tahun aku mengenalmu tak pernah sekalipun aku melihatmu dengan seorang gadis... jangan bilang kau bengkok beneran ? aku tak akan segan menghajar mu !!"


" Aku laki tulen bos, jamin 1000 % " sahut Alex mantap


" Lalu mana pacarmu?? kodok ??" omel Romi


" Bos... aku malas pacaran ngurusin maunya perempuan itu ribet, ngak kasih kabar marah, telat janjian marah... telat balas wa ngambek....nelfon ngak diangkat nangis , lupa ulang tahunnya ci cuekin 7 hari 7 malam . Dengan pekerjaan ku yang sekarang ini ngak mungkin bisa punya pacar bos, bukan berarti aku ngak suka perempuan " curhat si Alex


" Ya sudah kalau begitu bagaimana jika ku jodohkan dengan adik iparku sa...."


" No bos no, terimakasih !!" potong Alex cepat


" Kenapa kau menolak belum juga kenalan ? kan istriku sudah mengerti dengan profesi kita jadi dia bisa memberi pengertian pada istrimu itu nanti " protes Romi


" Maaf ya bos... saya tetap menolak, istri bos itu galaknya ngalah-ngalahin harimau ogah !! pasti adek nya begitu juga , bos aja keder sama bini bos " kekeh Alex


" Jangan begitu Alex, biar kakak adek sifat mereka berbeda !!" bela Romi


" Ya beda-beda tipis 11-12 , maaf bos " sahut Alex


" Gimana kalau ku kenalkan sama sahabatku di rumah sakit " tiba-tiba terdengar suara Mitha mengagetkan Alex sampai ia mengerem tiba-tiba, untung masih di jalan sepi


" Asemmm .... Mit kalo mau gabung ngobrol kasih kode-kode dong bikin jantungan aja " protes Alex sambil mengusap dadanya


" Kode apaan sih , dari tadi aku kan memang sudah di sini juga. Kenapa sih tensian Amir jadi orang ? Romi kita makan yuk, laper nih !!" ajak Mitha


" Ok ayo kita makan !!" ketiganya lalu bertolak ke sebuah restoran


" Yakin mau ke restoran Jepang ??" tanya Alex


" Ya...karena seumur hidup aku hanya melihat macam-macam makanan Jepang itu cuman di sos met aja belum pernah rasain " sahut Mitha membuat Romi dan Alex saling pandang


" Haduh hidupmu kok menyedihkan sekali sih Mit, emang sama suamimu dulu ngak pernah di bawa makan enak ??"


" Ya di bawa makan juga cuman warung pinggir jalan mana pernah ke restoran besar seperti ini, padahal gaji suamiku lumayan besar, tapi ia tak pernah memberikan gajinya padaku " cerita Mitha


" trus gajinya di pegang sendiri gitu ??" tanya Alex lagi


" Ngak ...di kasih ke ibunya, tapi sama ibunya mana pernah aku di bagi gaji suamiku alasannya aku sudah makan tidur gratis di rumah mertua hufff ....sudah ah males ingat yang dulu-dulu, sudah pesankan aku makanan Jepang yang enak !!" ucap Mitha sambil menghapus sedikit air mata yang muncul di ujung matanya


Tak lama mata Mitha yang semula sendu langsung berbinar bahagia saat hidangan khas Jepang memenuhi meja, Mitha makan sambil mengenali berbagai macam nama makanan Jepang itu dengan nikmat


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2