
Edgar terus berjalan sampai di depan pintu kamar di mana Mitha berada
" Buka !!" titahnya dengan mata melotot
" Tuan.. apa tidak sebaiknya menunggu anda tenang baru tuan masuk , kami takut nanti nona Anna jadi takut atau terluka " sahut Alex sambil merapat pada pintu
" Apa kau tuli... buka kataku !! " bentak Edgar tanpa menggubris perkataan Alex
" Tapi tuan...."
" Bug bug ...." Edgar dengan kesal memukul Alex karena masih membantah, melihat itu Romi segera turun tangan... Ia pun membukakan pintu kamar agar Edgar bisa masuk
" Maaf kan ke khawatiran anak buah saya tuan, kami hanya tak ingin nona Anna takut melihat anda " ucap Romi , Edgar segera masuk setelah melihat Alex jatuh tersungkur lalu menutup pintu dan menguncinya dari dalam
Anna nampak sedang berdiri menghadap jendela ... Entah apa yang di fikirkannya saat Ini, Edgar hanya ingin melihat nya ... entah mengapa
Mendengar suara ribut Mitha melihat ke arah pintu, nampak Edgar masuk dengan penampilan acak-acakan dan tangannya kembali berdarah
" Rupanya ia kembali mengamuk hufff " cicit Mitha segera berjalan menuju kotak obat berada.. Ia lalu duduk di sofa menunggu Edgar
Edgar kaget melihat Anna nampak santai saja melihat penampakannya saat ini, yang aneh lagi Anna malah mengambil kotak obat begitu ia masuk. Edgar jadi terdiam, semula ia sangat marah pada Anna nya itu ... yang begitu berani menolak dan melawannya namun begitu melihat perhatian Anna ia jadi kagok sendiri jadinya...
" Mengapa kau berhenti di situ, ayo kemari !!" panggil Mitha lembut tambah membuat Edgar terdiam
" Kau tidak takut padaku... ?" tanya Edgar
" Takut ?? tentu tidak Edgar....aku tau walau semarah apapun dirimu kau tidak akan memukul aku ... Iya kan ?!" sahut Mitha sambil tersenyum simpul membuat Edgar jadi dongkol
" Mengapa Anna tau betul dengan sifatnya yang satu itu ๐ฎโ๐จ" cicit Edgar dan bagai kerbau di cucuk hidungnya Edgar duduk di sebelah Anna .
Mitha meraih sebelah tangan Edgar yang nampak berdarah dan kebiruan, tanpa suara ia membersihkannya dengan larutan antiseptic lalu menutup luka di tangan Edgar dengan perban tempel
" Untung lukanya tidak separah kemaren, belajarlah untuk mengendalikan amarahmu Edgar " ucap Mitha sambil menarik tangan Edgar yang sebelahnya lagi dan mengobatinya
Edgar hanya bisa diam sambil memandangi gadis cantik di depannya itu
" Mengapa aku tak bisa marah padamu ? mengapa aku tak bisa membantahmu ? mengapa kau begitu memenuhi dadaku hingga rasanya begitu sesak Anna ?? " desis Edgar
" Mungkin itu yang namanya cinta ...." sahut Mitha
" Kau tau Edgar jika kita sudah mencintai seseorang, maka orang itu akan menjadi dunia kita dan orang itu tak akan bisa kita sakiti , bukankah begitu ??" lanjut Mitha
" Berarti hanya aku yang mencintaimu sedangkan kau tidak ... Makanya kau tega menyakiti aku dengan menolakku ....begitu kan ??" sahut Edgar dengan nada mulai meninggi
" Aku menolakmu kali ini bukan karena tidak cinta Edgar...."
__ADS_1
" Lalu karena apa ?? apa kau tidak kasihan pada tornadoku ... lihat dia kesakitan sejak tadi !!" omel Edgar sambil menunjukkan pusakanya ๐คฆ
" Apa sih kau Edgar... dasar pria mesum !!" kekeh Mitha geli
" Aku memberimu 3 solusi itu karena aku mencintaimu Edgar, aku ingin kita melakukannya tanpa ada beban dosa...sungguh !!" sahut Mitha membuat Edgar kembali prustasi....saat ini ia sedang sangat-sangat ingin bercinta
" Anna... tidak bisakah kau mengalah sekali saja , aku sedang sangat ingin ahh " desak Edgar sambil menarik tangan Anna dan menempelkannya pada pusakanya yang sedang sekarat kejang-kejang
" Aku akan mengeluarkannya namun dengan cara lain ... Ok hanya itu yang bisa kulakukan saat ini " ucap Mitha lalu membuka rest celana Edgar dan menyentuh sang pusaka dengan tangannya , Edgar mencium bibir Anna dengan penuh hasrat....tangan Anna sungguh membuatnya nikmat ..... tak masalah tak ada rotan akarpun jadi
๐๐๐๐
" Bos....apa kita diam saja ? Kasihan tu jande kalau di gebukin juga sama tuan " bisik Alex melihat tuan Edgar tak juga keluar dari kamar
" Tak mungkin tuan memukul nya, bukan sifat tuan memukuli wanita... Sudah tenang saja , kau obati saja lukamu itu !! " sahut Romi
" Lama-lama aku malah kasihan sama tu jande bos, apa kita bilang saja kalau nona Anna masih hidup jadi tu jande lepas dari kontraknya ... biarkan saja yang asli kembali, dia lebih cocok untuk tuan yang ngak ada akhlak itu ๐คฌ" omel Alex sambil menahan rasa sakit akibat tangan Edgar tadi
" Salah mu juga Lex, kenapa kau bilang dia sudah mati...jika sudah begini mau di apa sudah " sahut Romi tak kalah galau, di dalam hatinya ia juga sebenarnya kasihan dengan Mitha yang ibarat kata lepas dari lubang buaya masuk ke mulut harimau
" Ya aku tau itu salahku, makanya aku yang akan bertanggung jawab !!" lanjut Alex
" Apa maksudmu ?? "
" Lalu apa itu akan menyelesaikan masalah ? Jika tuan tau nona Anna sudah menikah dengan pria lain kau fikir tuan akan mau menerimanya hah ?? dasar otak udang "
" Ya kalau namanya cinta ...."
" Cinta palalu peang !! Aku aja kalau di posisi tuan mana mau aku menyentuh wanita yang sudah di obok-obok pria lain ๐คฌ๐คฌ pletak !!" omel Romi sambil melepak kepala Alex
" Bos.... sakit !! nasip-nasip namanya bos di mana-mana itu sama aja hik hik "
" jiahh mewek dia , sudah berhenti saja kau Lex... memang ngak ada bakat kau untuk menjadi pengawal !!" balik Romi yang mengomel
" Aku bukan ngak bakat bos, bos nya aja yang ngak jelas ...."
" Apa kau bilang ?!! mau lagi ... masih kurang ๐คฌ๐คฌ" bentak Romi jadi naik pitam
Kletek.... pintu kamar terbuka , Edgar pun keluar dengan mimik wajah yang tak bisa di artikan oleh bawahannya
" Apa Hendrik sudah datang ??" tanyanya
" Belum tu....."
" Saya sudah datang tuannn !!!" teriak Hendrik yang berlari tergopoh-gopoh menaiki tangga, jika sudah ada perintah datang secepatnya jangan memang berani terlambat... tuan Edgar akan mengamuk dan Hendrik sudah kenyang mengalaminya makanya ia tak akan perlan terlambat jika tuannya mencarinya
__ADS_1
" Bagus....ayo kita pergi !!" ajak Edgar
" Ingat jaga Anna dengan benar... Jangan sampai ia keluar dari mansion ini apalagi sampai menghilang jika kalian masih ingin hidup !!" ucap Edgar pada Romi dan bawahannya dengan nada yang begitu menakutkan sampai membuat bulu kuduk mereka berdiri
" Baik tuan !!" sahut Romi cs seketika
" Kemana kita tuan ??" tanya Hendrik sambil mengikuti Edgar
" Bekerja...!!" sahut Edgar membuat semua saling pandang
" Bos bukannya ini sudah malam ?? Apa tuan Edgar sudah lupa waktu ...."
" Entahlah Lex...entahlah , lebih baik kita cari tau kondisi Mitha "
Di kamar .....
Mitha sedang mencuci tangannya yang tadi belepotan oli mesin Edgar ๐คญ๐คฃ
" Maaf ibu... " ucapnya sambil becermin melihat bibirnya yang agak membengkak akibat ciuman maut Edgar, sungguh ia juga tadi sangat terhanyut bahkan hampir saja pertahanan nya runtuh untung saja masih ada sedikit rem baginya dan entah sampai kapan ia bisa melakukannya.....
๐๐๐๐
Sesampainya di kantor Edgar
" kalian berjaga di luar saja...aku hanya ingin berdua dengan Hendrik !!" titah Edgar... dua pengawalnya pun segera keluar
" Tumben bos mau berduaan aja dengan akika... ngak takut di terkam he he " ucap Hendrik yang memang rada-rada alay itu
" Cih mau kumasukkan ke mesin cuci kamu biar keluarnya jelas laki apa perempuan ... Jadi orang kok ngak jelas identitasnya !!"
" Jelas lah bos... akika ini kan wanita yang terperangkap di tubuh yang salah bos, kalau di tubuh yang benar pasti bos aja akan jatuh cinta dan tergila-gila padaku " sahut Hendrik lagi
" Cih dasar manusia jadi-jadian, kalau kau ngak cerdas saja ngak bakalan aku mau dekat-dekat dengan mu....sudah mana laporan hasil rapat tadi, kita harus menyelesaikan nya sebelum besok !!"
" Lho memangnya bos besok mau kemana ??" tanya Hendrik
" aku mau menikah !!" sahut Edgar sambil tersenyum simpul
" Apa....??? menikah ??? " beo Hendrik tak percaya dengan tubuh bergetar, sungguh ia tak percaya bos nya yang dulu begitu dingin dengan wanita bahkan sudah pacaran setahun lebih saja dengan nona Anna tak pernah memeluknya kini mau menikah...?? Apa dunia sudah mau kiamat ???
Bruk.... Hendrik pingsan jatuh ke lantai ... namun Edgar cuek saja ....ia meneruskan pekerjaannya tanpa menghiraukan Hendrik
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
__ADS_1