Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
58. Me...ni...


__ADS_3

Edgar meneruskan pekerjaannya sambil terus tersenyum lebar, mengapa ??


Karena 2 syarat yang di ajukannya pada Anna jika mereka akan menikah, semua diterima Anna tanpa perlawanan bahkan Anna menambahkan bonus untuknya, Anna berjanji akan memberikan kejutan di malam pertama mereka jika sudah sah sebagai suami istri


" Apa ya kejutan dari Anna ?? Aku sangat penasaran he he " kekeh Edgar sepanjang malam tanpa menghiraukan si manusia kaleng yang tetap pingsan di lantai


๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜๐Ÿ’˜


" Tok tok....boleh kami masuk ??" ketuk Romi lumayan lama ke pintu di mana Mitha berada, ia harus memeriksa keadaan Mitha ... hatinya tidak tenang jika si jande sampai kenapa-kenapa , tak lama pintu pun terbuka nampak Mitha baik-baik saja


" Ada apa ??" tanya Mitha


" Kau baik-baik saja ? Apa tuan memukulmu ??" tanya Alex


" Seperti yang kalian lihat..aku baik-baik saja " sahut Mitha


" Kau jadi putus dengan tuan kan ? sudah tinggalkan saja tuan brengsek itu " sambung Alex yang lagi keki abis dengan tuannya itu


" Huss mulutmu itu Alex !! Jangan kau dengarkan dia Mit, sebenarnya jika bisa aku berharap kau bisa hamil saja jadi kalian bisa menikah ... itu lebih baik untukmu Mit " sambung Romi


" Aku ngak bakalan bisa hamil Rom, setidaknya sampai beberapa bulan ke depan " jawab Mitha


" Lho kok bisa ??" tanya Romi


" 3 tahun lalu sebelum aku menikah dengan suamiku.. Ibu mertuaku sudah membawaku ke dokter dan memasangkan KB jadi selama 3 tahun aku tak bisa hamil dulu... mertuaku tak mengizinkan aku untuk hamil " jawab Mitha sambil tertunduk sedih mengingat masa lalunya, membuat Romi dan Alex jadi iba berjamaah


" Sebegitu ya mertuamu padamu ? memangnya mengapa kau tak boleh hamil ??" tanya Romi tak percaya


" Mertuaku tak mau biaya keluarga mereka bertambah jika aku punya anak...entahlah kurasa itu hanya alasan , kurasa lebih karena mertuaku memang tak menyukai aku karena aku berasal dari keluarga miskin " sahut Mitha lagi, matanya nampak berkaca-kaca


" Sudah Mit tak usah kau ingat mertua laknat itu, syukur aja kau tak punya anak dengan mantan mu itu... Coba kau fikir kalau kau punya anak, bagaimana kau akan menjalani harimu " hibur Alex


" Betul Mit... mending kau punya anak dengan tuan Edgar, masa depanmu dan anakmu pasti cerah secerah matahari pagi " lanjut Romi


" Entahlah Rom...aku tak tau bagaimana masa depanku dengan Edgar, aku masih merasa trauma punya mertua ...belum tentu keluarga nya mau menerima aku nanti mana tau malah lebih parah daripada mertua pertamaku hufff... " sahut Mitha lalu naik ke ranjang dan menenggelamkan diri di gulungan selimut tebal menandakan ia mau istirahat , Romi dan Alex pun segera keluar


" Kasian bener ya bos nasip tu jande, padahal begitu cantik dan sexy tapi hidupnya begitu merana... aku kok jadi merasa berdosa karena telah berbohong mengatakan nona Anna sudah meninggal bos " ucap Alex


" Aku percaya suatu saat Mitha pasti bahagia Lex , dan tugas kita nanti memastikan masa depan yang bahagia untuk Mitha setelah semua ini berakhir "


" Bos semua ini bisa berakhir jika nona Anna yang asli kembali, aku akan kembali ke Jepang lalu mengembalikan nona Anna ke sisi tuan... Setelah itu aku akan berhenti bos, aku tak mau lagi berada di lingkaran setan ini " lanjut Alex

__ADS_1


" Jangan bertindak semau mu Lex, kita lihat saja dulu kemana air mengalir ... banyak mulut yang bergantung pada pekerjaan kita ini " ucap Romiembuat Alex terdiam.... Ya memang benar apa yang di katakan bos nya itu...


" Arhhh mengapa hidup hanya bisa berjalan lancar bagi mereka yang berduit ๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ๐Ÿ˜ฎโ€๐Ÿ’จ" keluh Alex


Di kamar....


Mitha merenung memikirkan nasip ini, ia ingin menikah dengan Edgar hanya agar mereka tak melakukan dosa lagi ... bukan untuk memperoleh keturunan lalu mengikat Edgar


Ia tau ... Ia bukan siapa-siapa yang pantas untuk tuan Edgar, dan ia paham keluarga Edgar tak akan sembarangan dalam memilih pendamping untuk orang sekelas Edgar


" Ibu... tolonglah Mitha ibu, mengapa ibu meninggalkan Mitha begitu cepat ? Kemana Mitha harus mengadu jika ada masalah begini ? pada siapa Mitha bisa bertukar pendapat saat ini ? di dada siapa Mitha bisa menangis kini ibu hik hik " ratap Mitha begitu sedih , air matanya terus menetes sampai ia tertidur


๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“


" Hei... manusia kaleng bangun !! pingsan kok semalaman " teriak Edgar sambil menendang kaki Hendrik yang semalaman terbaring di lantai


Hendrik terbangun kaget melihat hari sudah terang


" Sudah pagi bos ?? Ya amplop jadi ha aku pingsan semalaman ya...bos jahat kok aku ngak di bangunin ๐Ÿ˜ญ" tangis Hendrik melihat Edgar sudah begitu tampan... sepertinya bosnya itu sudah mandi


" Salah sendiri pingsan kok semalaman dasar pemalas !! enak enak tidur, aku semalaman tidak tidur kau malah ngorok... cepat siapkan vc dengan pihak Singapura !!" bentak Edgar


" Tapi akika belum mandi bos , masih bau bentar aku mandi du...."


" Mana bisa bos, lihat di kantongku aja isinya parfum semua !!" protes Hendrik


" Iya .. Tapi parfummu itu aromanya ngak enak, bau oli bocor "


" Haaa...? Oli bocor...bos ini harganya mahal tau !!?"


" Sudah, cepat kerja ... Aku sudah sangat rindu pada kelinci cantikku " bentak Edgar


" Bos ... bos bercanda aja kan mau menikah ??" tanya Hendrik sambil menyiapkan laptop


Edgar tak menjawab karena video telah tersambung, dengan serius Edgar membahas pekerjaan nya dengan pihak Singapura ... Edgar ingin pekerjaan besarnya ini selesai tepat waktu agar semua yang telah di rencanakannya berjalan lancar.


Edgar tersenyum lebar setelah rapat pentingnya selesai


" Hendrik.. tugasmu selanjutnya adalah ...."


" Apa....??? Tidak tidak tidak ! bruk " Hendrik pun pingsan lagi membuat Edgar jadi kesal

__ADS_1


" Bangun kataku... Jika kau tidak segera bangun aku akan memecat mu Hendrik !!" bentak Edgar membuat mata Hendrik langsung terbuka


" Siap bos... akika bangun, tapi bos serius dengan perintah itu hik hik hik " ratap Hendrik


" Cepat... Waktumu hingga makan malam tiba, awas kalau kau tak bisa melakukannya jangan kekantor lagi besok...!! Pergi sana !! " ancam Edgar membuat Hendrik segera menghilang dalam kedipan mata


๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“


Hari ini tak ada yang di lakukan Mitha, ia hanya berbaring saja di ranjangnya... Entah mengapa ia sangat bad mood ,


apa karena Edgar tak menelfon nya sama sekali semenjak kemaren ?


apa karena perbincangannya dengan Romi dan Alex ?


Entahlah... Mitha sendiri tak mengerti


" Dia bilang akan menikahimu jika aku mengabulkan 2 syarat darinya, aku sudah meng iyakan eh dia malah tak ada kabar semenjak semalam.. " tanya Mitha dalam hati


" Mitha... Mitha... Jangan banyak bermimpi, apalagi bermimpi terlalu tinggi nanti kalo jatuh sakit banget tau !!" suara hatinya membuat Mitha tambah galau


Tok...tok...tok...


" Nona Anna...nona Anna, tuan Edgar sudah datang dan meminta anda untuk datang ke kamar tuan !!" terdengar suara kepala maid membuat Mitha terlonjak...setelah melihat penampilannya sejenak di depan cermin Mitha segera berlari kecil keluar kamar dengan bahagia..


" Ah mengapa aku jadi seperti ini ?? " tanya Mitha pada dirinya sendiri yang begitu senang mendengar Edgar menantinya , Romi membukakan pintu kamar Edgar dan mempersilahkan Mitha untuk masuk


Mitha kaget melihat ada 2 pria lain di kamar selain Edgar


" Kau mencariku Edgar ??" tanya Mitha


" Ya sayangku... kemari lah " balas Edgar , Mitha kemudian mendekat dan duduk di sebelah Edgar yang terlihat begitu tampan malam ini


" Inikah calon pengantin wanitanya ??" tanya salah seorang pria di depannya membuat Mitha kaget


" apa maksudnya Edgar ?" tanya Mitha... Edgar hanya tersenyum sambil menggenggam sebelah tangan Mitha


" ya ...silahkan nikahkan kami !!" sahut Edgar


" Apaaa...?? me...ni...kah...??kamu bercanda kan Edgar ?? " beo Mitha tak percaya


Eng Ing eng

__ADS_1


Jadi nikah juga kayaknya , kita doakan aja ya sista ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Tunggu lanjutannya di episode berikutnya, jangan lupa untuk like komen dan vote sista


__ADS_2