Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
30. Suami Brengsek


__ADS_3

Apa sih kira-kira yang di lamunkan Mitha ?? mau tau ??Look it now


" Mas.. kita kan sudah lebih 6 bulan nikah, gaji mas dan adek kan juga kalo di gabung lumayan ... kita nyewa rumah sendiri yok mas, biar bisa mandiri " rayu Mitha pada suaminya


" Dek... mas ini kan anak laki-laki satu-satunya sudah gitu anak tertua lagi, ibu mas juga janda... mas ngak bisa meninggalkan ibu dan adek-adek mas " tolak Gunawan


" Tapi mas... adek ..."


" Sekarang kau adalah istri mas , kau adalah bagian dari keluarga ini... belajarlah untuk menyesuaikan diri dengan keluargaku !!" kekeh Gunawan


" Mas ngak tau sih bagaimana perlakuan keluarga mas padaku " ucap Mitha lagi dengan mata berkaca


" Ibu memang cerewet.. ngak usah di ambil hati , sudah ayo kita tidur !!" ucap Gunawan lagi sambil memeluk Mitha, Mitha hanya bisa diam dengan air mata menetes.


Ini sudah ke tiga kalinya ia meminta hidup mandiri tapi suaminya kekeh menolak dengan alasan yang sama.


Pagi hari....


" Dek... mas pergi ke kantor dulu ya, tadi mas sudah bilang sama ibu jangan terlalu menekan mu !!" ucap Gunawan saat Mitha baru keluar dari kamar mandi


" Mas ngak nunggu adek, kita pergi sama-sama ya !!" pinta Mitha


" Pagi ini mas ada rapat di kantor pusat jadi arah kita berlawanan , adek naik taksi atau bus saja dulu ya !!" ucap Gunawan, keduanya lalu ke ruang makan untuk sarapan bersama... Mitha sebelumnya sudah memasak terlebih dahulu sebelum mandi


Semua sudah berkumpul di ruang makan.. ibu mertuanya dan kedua adik iparnya , Mitha segera meladeni suaminya makan


" Mas pergi duluan ya dek... ibu aku berangkat !!" pamit Gunawan buru-buru


" hati-hati mas !!" ucap Mitha sambil mengantar suaminya ke depan


Setelah suaminya pergi Mitha kembali ke dalam untuk melanjutkan sarapannya, belum lagi rapat duduknya...


" Bagus ya... kamu dasar menantu miskin kurang ajar , apa yang kau adukan pada Gunawan hah?? sampai Gunawan meminta ibu untuk bersikap lebih baik padamu ??" cecar sang mertua sambil melotot


Mitha hanya bisa diam menunduk...


" Kena lagi deh !!" cicitnya dalam hati


" kenapa kamu ngak betah di sini sampai mau pindah hah ?? kamu fikir bagus memisahkan ibu dengan anaknya dan kamu mau menguasai Gunawan sendirian begitu ?? dasar menantu ngak berguna... sudah miskin, ibunya sakit-sakitan ngak punya bapak... bertingkah lagi banyak maunya !!" tak berhenti mulut mertuanya mengomel


" Ingat Mitha... sekali lagi kau mengadu yang tidak-tidak , ibu jamin kau yang akan terkempal.dari rumah ini ... sana cuci piring dan baju sebelum kau pergi kerja !!"


" Baik bu.... !" sahut Mitha pelan, dengan air mata menetes Mitha pun bergegas mengerjakan tugas rumah sebelum ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit....


" Mitha... ada tetangga ibumu di depan !!" panggil rekan kerjanya, Mitha segera beranjak


" Pak Razak...? ada yang bisa Mitha bantu ??" tanya Mitha


" Nak Mitha bapak ke sini membawa ibumu... ibumu kolaps lagi , kami menelfon mu berkali-kali tapi kau tidak menjawab " sahut pak Razak


" Apa...?? iya pak hp Mitha ketinggalan di rumah kayaknya, sekarang ibu di mana ??" tanya Mitha panik


" Ibumu sudah di UGD... ayo kita ke sana !!" jawab pak Razak, keduanya berlari ke UGD....hati Mitha serasa hendak lepas dari tempatnya mendengar ibunya kolaps lagi...

__ADS_1


" Dokter bagaimana ibuku ??.ibu.... ibu...hik hik hik !!"


" Sabar Mitha... ibumu terkena serangan jantung lagi, sepertinya ia harus segera di operasi jika kau ingin ibumu sedikit lebih berumur panjang !!" jawab dokter


Mitha terduduk lemas, bagaimana ia mau melakukan operasi pada ibunya tanpa uang yang cukup.. walau operasinya di tanggung asuransi BPJS namun tentu beberapa obat ada yang harus di tebus .


" Bagaimana Mitha ... apa kau setuju ??" tanya dokter lagi


" Iya dok... tolong selamatkan ibu dok hik hik " tangis Mitha , untung saja Mitha sudah lumayan lama bekerja di rumah sakit swasta itu... jadi semua dokter telah mengenalnya, semua pasti mau menolong Mitha karena Mitha juga adalah perawat yang ramah dan juga rajin. Kinerja Mitha tidak di ragukan lagi dalam bekerja.


Operasi berlangsung lama....Mitha bolak balik mengecek perkembangan operasi ibunya sambil melakukan pekerjaannya . Sampai sore hari, akhirnya operasi ibunya selesai.


Mitha menunggui ibunya di UGD sampai malam tiba, setelah ibunya siuman barulah Mitha bisa bernafas lega.


" Mitha... pulanglah nak sudah malam, nanti keluarga suamimu marah... ibu baik-baik saja " ucap Ibunya sambil tersenyum


" Sebentar lagi Bu... ibu baru siuman , Mitha akan pulang jika ibu sudah stabil " kekeh Mitha


Tengah malam baru Mitha sampai ke rumah mertuanya, ia berjalan berlahan agar tak menganggu penghuni rumah yang pasti sudah pada tidur , baru masuk sebelah kakinya lampu tiba-tiba saja menyala


" Bagus kau ya... dasar menantu tidak tau diri, dari mana saja kamu jam segini baru pulang hah !!" omel mertuanya sambil berkacak pinggang


" Mitha dari rumah sakit bu... ibu..."


" Alasan saja .... ibu menelfon mu berkali-kali, ngak kamu angkat !! kamu malas masak untuk makan malam ....begitu ?? itu suamimu mencarimu kemana-mana " cerocos mertuanya lagi


" Bu dengar dulu... ibu Mitha masuk UG..."


" Alasan terus... kenapa juga ibumu itu selalu saja sakit sakit sakit hah, kenapa ngak mati aja sekalian !! bikin susah aja "


" Ibu.....!! " bentak Mitha kesal


" ngak tau mas hp ku di mana sepertinya ketinggalan di kamar, aku seharian di rumah sakit mas.. ibu kolaps dan tadi langsung operasi jantung " sahut Mitha


" alasan... kan ada hp temanmu , bisa kau pinjam untuk menelfon suamimu !! ibu rasa dia jalan dengan pria lain Gun... sudah ceraikan saja istri miskin belagu seperti dia ..Cih lagaknya seperti malaikat yang mengadu bahwa ibu jalan sama brondong ngak taunya dia sendiri punya suami jalan ngak jelas kemana juntrungannya " mertua Mitha benar-benar menyerang Mitha tanpa ampun... Mitha terduduk di lantai sambil menangis


" Mas... adek berani bersumpah, adek hanya di rumah sakit... tidak kemana-mana hik hik hik " ucapnya sambil menangis... namun suaminya malah masuk ke kamar dan membanting pintu


" mas... buka mas !!" pinta Mitha, Gunawan membukakan pintu tak lama kemudian...


" Mas....!!"


" Sekarang kau pilih Mitha... aku atau ibumu !!" tanya Gunawan lagi


" Maksud mas apa ? " tanya Mitha tak mengerti


" Aku sudah gerah dengan ibumu yang penyakitan itu... kau jadi tidak perhatian lagi padaku dan uang gajimu habis untuk membiayai ibumu saja... jadi kau pilih aku suamimu atau ibumu. Jika kau berkeras merawat ibumu... maka mas akan menceraikan mu !!"


" Mas... jangan begitu, kalian berdua sama pentingnya di hati ku.. tolong mas adek tidak bisa memilih !!" cicit Mitha


" Tidak Mitha... keputusan mas sudah bulat, aku beri kau waktu seminggu... !!" ucap Gunawan lalu berjalan keluar


" Mas mau kemana??" tanya Mitha


" mas tidur di ruang tamu sampai kau mengambil keputusan !!" ucap Gunawan sambil membawa bantal, Mitha hanya bisa menangis menghadapi dilema ini... ia bahkan sampai tertidur di lantai saking lelahnya

__ADS_1


Keesokan harinya....


" Ibu....sudah baikan ??" sapa Mitha begitu masuk... ibunya mengangguk sambil tersenyum, namun senyumnya sirna melihat mata putrinya yang bengkak... terlihat sekali jika putrinya itu habis menangis semalaman


" Mengapa kau menangis Mitha, apa suamimu marah karena kau pulang terlambat ??" tanya ibunya


" Tidak bu... Mitha menangis ya karena sedih melihat ibu terbaring di sini, Mitha takut kalau tidak bisa bertemu ibu lagi hik hik hik " jawab Mitha sambil menciumi tangan ibunya.


Sebenarnya Mitha tengah galau tingkat dewa... keputusan apa yang harus di ambilnya , walau ia begitu cinta pada suaminya namun ia tak bisa meninggalkan ibunya di saat seperti ini.


Selama 3 hari lamanya Mitha merawat ibunya, ia bahkan tidak pulang sama sekali ke rumah mertuanya karena ibunya sempat drop lagi.


Mitha sudah tidak bisa berfikir lagi mengenai rumah tangganya, ibunya hanya punya dia


Setelah seminggu Mitha akhirnya pulang...seluruh penghuni rumah duduk berjejer di ruang tamu dengan tatapan sinis


" Sudah puas bermain di luar sana ?? masih ingat pulang juga ??" sambut mertuanya


" Bu Mitha hanya di rumah sakit, ibuku sempat gawat lagi " sahut Mitha


" Cih lagu lama... kau lihat itu semua pekerjaanmu terbengkalai, sebenarnya kau itu merasa punya suami apa ngak sih Mitha ??" lanjut mertuanya


" Maaf bu..mas..." ucap Mitha


" Sepertinya kau sudah memutuskan untuk memilih ibumu dari pada mas !!" ucap Gunawan merasa begitu kecewa, Mitha mendekati suaminya yang duduk di sofa.


Mitha duduk bersimpuh di depan kaki suaminya


" Mas... tolonglah mengerti adek sedikit saja, ibuku adalah ibumu juga.. bagaimana mas memintaku untuk meninggalkan ibu di saat seperti ini mas " ucapnya dengan derai air mata


" Mas sudah memberimu waktu dek..."


" Mas please... beri adek kesempatan, adek sangat memohon pada mas !!" pinta Mitha ia sampai mencium kaki kedua suaminya


" Sudah malam... mandilah dulu !!" ucap Gunawan akhirnya


" baik mas... terimakasih !!" ucap Mitha senang ... ia pun langsung mandi dengan gembira, selesai mandi Mitha melihat suaminya sudah menantinya di atas ranjang, Gunawan menepuk sisi ranjang di sebelahnya... walau pun Mitha sangat lelah saat ini namun jika suaminya menginginkannya ia tak bisa menolak


Mitha duduk di sebelah suaminya


" Mas ingin...." ucapnya dan langsung mengeksekusi Mitha tanpa banyak basa basi


Mitha langsung tertidur begitu suaminya selesai, ia sungguh sungguh sangatlah lelah saat ini.


Pagi hari Mitha pun berusaha bangun walaupun tubuhnya terasa begitu lelah.


Mitha duduk dan kaget melihat sebuah koper telah siap di dekat kakinya , ada sebuah surat di atas koper tersebut. Mitha pun mengambil dan membacanya


" Mas pergi ke luar kota, jika lusa mas kembali mas sudah tidak mau melihatmu dan semua barangmu di kamar mas karena mas sudah memutuskan bahwa kita sebaiknya bercerai. Mas sudah ajukan permohonan perceraian kita jadi angkat semua barangmu dan pergilah !!"


Tulis Gunawan.... Mitha terduduk di lantai , kakinya langsung terasa lumpuh mengetahui bahwa suaminya menceraikannya


" Jika kau memang sudah final ingin bercerai mengapa semalam kau minta jatah ?? kau jahat mas.. sangat jahat hik hik hik " Mitha sungguh sangat tak percaya akan kelakuan Gunawan yang begitu bernafsu semalam lalu paginya menceraikan dirinya....


" Dasar suami brengsekkkkk " teriak Mitha dalam hati

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2