Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
61. Romantis


__ADS_3

" Kau....!! berani sekali kau ...." geram Edgar kesal karena Anna sudah berani menolak ciumannya namun begitu melihat Anna yang begitu bahagia melihat pemandangan Bandung dari atas membuat kemarahannya terhenti


" Edgar lihatlah indah sekali, apa itu ?? mengapa ia berkelap kelip seperti kumpulan bintang-bintang? nanti kita ke sana ya !!" celotehnya berkali-kali sambil menggenggam jemari Edgar


" Mengapa Anna begitu berbeda sekarang, biasanya dia jika naik hely ia hanya asik dengan hp nya saja tidak pernah kekanak-kanakan seperti ini....??" tanya Edgar dalam hati curiga namun rasa curiganya segera kabur begitu Anna menatapnya dengan begitu bahagia


" Terimakasih Edgar... Aku sangat bahagia ....!!" ucap Anna tulus dengan mata sedikit berkaca


" Terimakasih ? Untuk apa, kita bahkan belum melakukan...."


" Dasar pria mesum pikiranmu ke situ aja, maksudku terimakasih sudah mau menikahi ku dan menyempatkan berbulan madu walau ku tau kau sangat sibuk " potong Mitha


" Tentu aku harus menyempatkan berbulan madu cantik, karena itu inti tujuan dari pernikahan kita... Jangan lupa kau menjanjikan sesuatu untukku, awas kalau kau berbohong !!" sahut Edgar membuat Mitha tertawa


" Dasar mesum !!" ucapnya pelan sebelum mengecup sejenak bibir Edgar lalu kembali berpaling melihat pemandangan indah di depannya


Hanya sekejap... kecupan itu bahkan tidak sampai satu detik namun sungguh seketika membuat dada Edgar berdetak begitu kencang, selama 28 tahun umurnya baru kali ini dadanya berdetak begitu kencangnya dan itu hanya karena sebuah kecupan singkat ?? apa aku sudah gila sekarang ?? tanyanya dalam hati


Edgar menarik kembali bahu Anna hingga keduanya berhadapan, tanpa memberi waktu Anna untuk protes ... Edgar mencium bibir manis itu dengan ganas, dadanya... darahnya....jantungnya....tubuhnya begitu panas saat ini, ia sungguh sudah tak sabar untuk berenang di kolam susu milik Anna ......


Mitha berusaha melepaskan ciuman Edgar, ia malu karena pilot pasti melihat kegiatan mereka itu namun Edgar tak perduli ia tak mau melepaskan ciuman nya sampai.... akhirnya


" Tak bisakah kau lebih cepat hah !!" bentak Edgar pada pilot begitu melepaskan ciumannya


" Siap tuan ...!!" sahutnya gelagapan , bagaimana tidak sedari tadi kupingnya panas mendengar bunyi kecupan tak berujung di ketinggian ini, gimana ia bisa konsentrasi 😭😭... Ia juga sangat ingin hely ini cepat sampai


" Ah tuan yang enak kok aku yang ngecesss " rutuknya dalam hati


Tak lama sang pilot pun berhasil mendaratkan si hely dengan selamat πŸ˜‚ di sebuah vila yang sangat besar dan luas, 2 orang yang merupakan penjaga vila menyambut mereka


" Selamat datang tuan...nona..."


" Apa semua sudah siap ??" potong Edgar


" Tentu tuan seperti permintaan tuan " sahut penjaga vila

__ADS_1


" Bagus...ayo sayang, aku sudah tak tahan !!" ucap Edgar membuat wajah Mitha memerah malu


" Edgar bisa ngak sih bicara mu yang sopan sedikit, banyak orang begitu 🀬!!" protes Mitha


" Perduli setan dengan mereka, mereka di gaji untuk tidak punya kuping , mata dan mulut !!" jawab Edgar sambil terus berjalan memasuki vila , mata Mitha terbelalak melihat betapa mewah dan cantik isi dalam vila... namun Edgar tak memberinya waktu untuk mengagumi semua itu, Edgar terus berjalan menuju kamar utama sambil menarik tangan Mitha


" Apa tuan mau makan malam dulu ??" tanya penjaga vila


" Siapkan saja setelah itu pergilah kalian, jangan menganggu bulan madu ku !!" jawab Edgar ... Mitha hanya bisa menunduk , tak tau sudah apa warna wajahnya kini


" Dasar kau lelaki mesum !!" omelnya dalam hati


" Tutup matamu !!" titah Edgar sebelum maid membukakan pintu kamar, tak mau banyak perdebatan Mitha pun menutup kedua matanya dengan patuh membuat Edgar tersenyum senang... Ia pun memberi kode agar maid membuka pintu, Edgar mengangkat Anna ala bridelstyle lalu memasuki kamar ....setelah pintu tertutup terciumlah wangi bunga yang begitu semerbak membuat Mitha tak sabar ingin membuka kedua matanya


" Wangi sekali Edgar !!" ucap Mitha


" Jangan berani membuka matamu sebelum aku mengizinkannya !!" larang Edgar


" Buka matamu !!" bisik Edgar tak lama kemudian, Mitha pun membuka kedua matanya berlahan


" Oh Edgar.... Indah sekali !!" ucapnya lagi dengan senyum yang begitu mengundang hasrat Edgar, ingin sekali Edgar segera mencium bibir sexy itu namun jika ia melakukannya sekarang semua yang di rencanakannya akan gagal


" Sabar Edgar... sabar, tunggu sebentar lagi...." suara hatinya menenangkan gelora jiwanya yang sedari telah terbakar


Edgar menarik tangan Anna menuju meja makan yang sudah penuh dengan makanan lalu menarikkan kursi dan menyilahkan Anna untuk duduk


" Duduklah Anna, maaf kita belum sempat berkencan dengan benar !!" bisik Edgar , Edgar lalu duduk di depan Anna


" Ini adalah makan malam pertama kita sebagai suami istri, nikmatilah Anna makan yang banyak sebelum kita bekerja keras malam ini !!" ucap Edgar lagi membuat wajah Mitha memerah


" Mengapa kau bertambah mesum saja Edgar, tapi terimakasih... Ini sungguh romantis " sahut Mitha kaget karena Edgar tiba-tiba memberinya seikat buket bunga yang begitu indah


" Kau suka Anna ??" tanya Edgar


" Wanita mana yang tak suka hal romantis seperti ini Edgar " sahut Mitha sambil menciumi bunga di tangannya , hatinya sungguh bahagia... baru kali ini seorang pria memperlakukan dirinya dengan begitu speed

__ADS_1


" Ayo makanlah Anna.. Aku memesan koki dari luar negri untuk memasak untuk kita , mulai sekarang kau harus makan makanan terbaik agar calon anak kita nanti tumbuh sehat " ucap Edgar membuat Mitha tercekat


" Kau ingin anak ?? kata tuan Hardi kau tak suka anak kecil ?" tanya Mitha spontan


" Ya tidak sekarang Anna, tapi dua atau tiga tahun dari sekarang kita harus punya Edgar dan Anna kecil... bukankah begitu ?!" jawab Edgar , Mitha mengangguk senang .... betapa bahagia rasanya


" Maaf Edgar aku begitu serakah, aku masih ingin menjadi Anna entah sampai kapan... kuharap kau bisa memaafkan aku jika suatu saat kau tau kebenarannya " cicit Mitha dalam hati


Makan malam romantis terus berlanjut diiringi alunan lagu yang entah datang dari mana, selesai makan Edgar berdiri dan berjongkok di depan Mitha sambil mengeluarkan sesuatu dari sakunya


" Anna ingatlah...mulai saat ini kau adalah milikku seorang, jangan pernah mendua kan aku... Jangan pernah membohongiku dan terutama jangan pernah pergi meninggalkan aku apapun yang terjadi. Aku adalah sebatang dahan yang sedari dulu patah, namun kedatanganmu membuat dahan patah itu tegak dan bisa tumbuh kembali... Kuharap kau mengerti bahwa aku sangat mencintaimu " ucap Edgar sambil membuka kotak di tangannya , sebuah kalung indah yang berkilauan bertahtakan batu berwarna hijau dan merah berada di kotak itu


Edgar berdiri dan memakaikan kalung itu


" Pakailah kalung ini setiap hari , jangan pernah kau lepaskan walau pun sedang mandi... Inilah tanda cintaku untukmu " bisik Edgar di telinga Mitha setelah memakaikannya dengan sempurna di leher Mitha


" Tapi ini terlalu mahal Edgar, aku...."


" Kau tau arti kalung itu Anna ? Kalung itu bertahtakan berlian, zamrut dan batu merah yang berharga karena kau begitu indah dan spesial di hatiku, berada di dekatmu apalagi saat menyentuhmu... kau membuatku merasa damai dan panas secara bersamaan , kalung ini mencerminkan dirimu di hatiku Anna !!" lanjut Edgar lagi, Edgar lalu mengajak Anna berdansa


Perasaan Mitha tak bisa di ucapkan dengan kata-kata lagi saat ini....


Tangan Edgar memeluk erat pinggang Anna hingga mereka menempel begitu sempurna...


" Mengapa tubuh ini serasa di sengat beribu watt aliran listrik saat bersentuhan denganmu Anna, tak sabar sudah rasanya aku segera membawamu ke ranjang.... tapi sabar... sabar... sebentar lagi !!" cicit Edgar dalam hati, keringat sampai berjatuhan di keningnya karena harus menahan lebih lama hasrat nya , begitu lagi berhenti Edgar segera menjentikkan jarinya dan dalam sekejap


Duar...duar....duar...πŸŽ†πŸŽ‡πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽŠπŸŽŠ


langit di penuhi dengan kembang api yang begitu indah silih berganti


" Edgar ini....??ohh kau sangat romantis dan hebat " cicit Mitha tak percaya , Edgar tersenyum lebar karena kejutannya berhasil dan sukses besar


cupp ... sebuah kecupan hangat di layangkan Mitha di pipi Edgar dan itu saja lebih dari cukup untuk membuat Edgar kembali menegang....😍😍


Pada nungguin open boxing ya ....?? 🀭🀣

__ADS_1


Tunggu eps berikutnya , jangan lupa untuk like komen dan vote ya sista πŸ’•πŸ’•πŸ’•


__ADS_2