Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
62. Si Komo


__ADS_3

Edgar menarik pinggang Mitha dan memandangi kedua manik mata indah itu dengan penuh rasa cinta


" Maaf Anna pertunjukan belum lagi usai tapi aku sudah tak tahan ...." ucapnya sebelum mempertemukan bibir mereka, dengan senang hati Mitha melayani keinginan Edgar... Walau ia belum puas melihat kembang api yang masih terus berbunyi memenuhi langit namun semua yang telah di lakukan Edgar untuknya ini membuatnya sangat bahagia dan ia bukanlah orang yang tidak tau berterimakasih


Kedua tangan Mitha melingkar di leher Edgar membuat tubuh keduanya semakin rapat dan memanas


" Aku sangat menginginkanmu Anna ...hah hah " bisik Edgar sambil mengatur nafasnya yang menderu usai ciuman panas mereka , Mitha menarik jemari Edgar ke arah kamar sambil tersenyum sensual.... Ia sudah berjanji akan memberikan kejutan untuk Edgar dan ia akan menepatinya .


Namun begitu memasuki area kamar Mitha kembali terkejut... bagaimana tidak, seluruh lantai kamar di penuhi hamparan bunga segar yang begitu indah dan wangi, bunga itu bahkan juga memenuhi ranjang king size yang berada di kamar itu


" Edgar.... Ini.... " Mitha tak bisa lagi berkata-kata, matanya mulai mengeluarkan cairan bening saking bahagianya.


Edgar melingkarkan tangan kekarnya di pinggang Mitha ..


" Kau suka ??" tanyanya berbisik di kuping Mitha , Mitha mengangguk berkali-kali


" Suka...sangat suka hik hik , aku tak menyangka kau sangat romantis Edgar " sahut Mitha dan mulai kembali berjalan mendekati satu-satunya ranjang di kamar yang luas itu, Edgar mengikuti Anna sambil tersenyum puas... tak sia-sia rasanya menyiapkan semua ini saat melihat bagaimana Anna sangat menyukainya


Sesampainya di sisi ranjang...


" Kau diam di situ... Jangan bergerak !!" titah Mitha lalu berjalan menuju kamar mandi


" Kau mau kemana ??" protes Edgar


" Hanya satu menit... tunggulah, kau tak akan menyesal !!" titah Mitha lagi lalu menghilang di balik pintu, mau tak mau Edgar pun menanti... Matanya melihat ke arah jam tangannya menghitung detik demi detik yang terasa begitu lambat


" Mengapa satu menit itu harus 60 detik 🀬🀬??" omelnya kesal , tak lama pintu kamar mandi terbuka....Mitha keluar sudah berganti gaun , kini ia hanya memakai baju mandi bermotif bunga yang memang sudah di siapkan di kamar mandi.. rambut panjangnya sudah terurai membuat kecantikannya semakin terpancar


Dada Edgar kembali bergemuruh hebat melihat Anna yang berjalan ke arahnya sambil tersenyum indah


" Cepatlah Anna jangan menyiksaku !!" panggil Edgar tak sabar


" Kau boleh membuka hadiahmu !!" ucap Mitha sambil menyilahkan Edgar membuka ikatan baju mandi yang di kenakannya , tanpa menunggu lama Edgar segera menarik tali pengikat itu dan matanya langsung melotot apa yang di kenakan Anna begitu baju tadi jatuh ke lantai.....

__ADS_1


Glek...glek...glek...


Terdengar jelas bagaimana Edgar menelan salifanya berkali-kali melihat Anna memakai lingerie sexy berwarna merah itu


" Mengapa warna ini membuat ia terlihat semakin sexy ?? si kembar itu ya ampun mereka seolah memanggilku " cicitnya dalam hati, tangannya segera bergerak hendak meraih si kembar namun tangan Mitha menahannya


" Kau tak boleh bergerak... diam saja !!" titah Mitha


" Tapi...."


" Shuttt diam saja dan nikmati, bukankah kau menanti kejutan dariku Edgar ??" sahut Mitha lagi ... tangannya dengan lincah membuka satu persatu kancing kemeja Edgar setelah melempar jas Edgar entah kemana, Mitha meraba dada bidang dan terlihat begitu kokoh milik Edgar ... bibirnya lalu menciumi dada Edgar sedangkan kedua tangannya turun melepaskan pengikat pinggang Edgar, Hal sederhana namun membuat dada Edgar serasa ingin meledak kini ... Apalagi saat tangan Anna masuk dan membelai miliknya dengan lembut


Arghhh.... Ingin rasanya Edgar berteriak


" Anna sudah.... jangan menyiksaku ahhh !!!" lenguh Edgar tak tahan , namun Mitha tak berhenti di situ... Ia pun melepaskan semua apa yang di kenakan Edgar lalu mendorong Edgar ke ranjang dan menaikinya


" Diam jangan mengangguku...!!" ucap Mitha lagi saat Edgar hendak merubah posisi, Mitha kembali menciumi dada bidang Edgar lalu berlahan turun dan mendekati tornado Edgar yang sudah berdiri tegak siap siaga sedari tadi mencari lawan


Mitha mulai mengelusnya kembali dan me***** milik Edgar macam menikmati lolipop saja .... duar duar duar begitulah kira-kira bunyi dentuman dada Edgar saat ini


" Anna oh Anna oh....." itu saja yang terus keluar dari bibir nya saking nikmatnya namun tiba-tiba Anna berhenti membuat Edgar membuka kedua matanya


" Mengapa kau berhenti Anna di saat...."


" Shutttt.... Jangan ribut dulu, kau pasti suka ini !!" potong Mitha mengubah posisi, kini ia kembali menaiki Edgar dan mulai memberikan jalan bagi si Komo untuk masuk


Cukup lama baru si komo bisa masuk , entah karena ukurannya yang king size atau karena milik Mitha yang begitu sempit ... sampai akhirnya si komopun bisa masuk dengan sempurna baru Mitha mulai bergerak naik turun dengan lincahnya


" OMG.... Ow Anna ..... !!" baru kali ini Edgar merasa sebegini nikmat, saat pertama ia melakukannya rasanya juga sangatlah nikmat...namun saat Anna yang bekerja mengapa rasanya puluhan kali lebih nikmat


" Oh Anna kau membuatku gila ah ah " rucau Edgar , sementara Mitha terus saja bergerak bak sedang menaiki kuda liar ... keringat nya sampai bercucuran setelah beberapa saat, ia harus bekerja keras karena Edgar tak mudah di puaskan


Namun Mitha tentu bisa menguasai keadaan, sudah berumah tangga selama setahun sedikit banyak membuatnya jadi lihai , Edgar sungguh mati gaya saat ini.... Ia hanya bisa mengerang menikmati kejutan dari Anna iji , Anna sudah membawanya melayang...naik ke bulan melintasi bintang-bintang dan...

__ADS_1


" Aku sudah mau keluar Anna !!" erang Edgar lagi


" Bersama-sama Edgar sebentar lagi hah hah !!" sahut Mitha semakin mempercepat gerakannya sampai keduanya akhirnya berhenti dan mengejang untuk saling memberi dan menerima


" Gila.... belajar di mana kau Anna ??" tanya Edgar setelah pertempuran panas itu usai


" Mengapa ? apa kau tak suka ??" tanya Mitha balik sambil berebah di lengan Edgar


" Suka...aku sangat suka, kau sungguh sesuatu Anna kau membuatku sungguh tergila-gila, terimakasih kejutan mu sangat luar biasa he he " ucap Edgar sambil memandangi wajah cantik Anna


" Hei jangan tidur !!" protes Edgar melihat Anna sudah mulai terpejam


" Apa lagi Edgar...? kan sudah puas, aku sangat lelah biarkan aku istirahat " sahut Mitha


" Siapa bilang aku sudah puas ? aku bahkan belum mengeluarkan sedikitpun tenagaku malam ini he he "


" Apa...? Jangan bilang kau mau lagi ??! aku sudah lelah Edgar " protes Mitha yang sudah merasa begitu lelah


" Gantian dong sayang... untuk ronde berikutnya aku yang bekerja.. kau diam saja "


" Tapi Edgar aku sungguh lelah, aku mau beristirahat " kekeh Mitha


" 15 menit sudah cukup untuk beristirahat dan itu akan berakhir ... se...ka..rang he he he " ucap Edgar lagi sambil bergerak mengukung Mitha, Mitha menahan dada Edgar dengan kedua tangannya


" Besok saja lagi ya !!" rayunya namun Edgar hanya tersenyum miring , tangannya segera meraih kedua tangan Anna dan menahannya dengan sebelah tangannya


" Aku hanya haus ....tak akan lama sayang " ucapnya sebelum bibirnya menerkam si kembar yang menawan itu


" Edgarrrr.... henti...ahhhhhh "


Skip...skip...skip...


Wessss pokoknya namanya bulan madu , ranjang akan berdecit semalaman ya sista

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya


__ADS_2