Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
34. Hilang....


__ADS_3

Entah apa namanya ini, namun dada Mitha berdebar begitu kencang saat Edgar menciumnya ....siapa yang tak mau di cintai sedemikian rupa ... namun Mitha tau cinta itu bukan untuknya , cinta sebesar itu milik nona Anna.


Mitha mendorong dada Edgar sekuat tenaga hingga ciuman itu terlepas, ia menarik nafas panjang karena oksigen di dadanya sudah hampir habis


" Apa kau ingin membunuhku Edgar ??" omelnya rupa-rupa agar Edgar tak marah, Mitha segera berpaling dan menatap pemandangan di depannya...sungguh wajahnya kini mungkin berwarna ungu atau abu-abu saking malunya. Ia tau semua pengawal Edgar termasuk Romi melihat apa yang baru saja terjadi... ia masih tak bisa menyesuaikan diri dengan hal yang seperti ini.


Edgar tersenyum mendengar omelan Anna, ia kembali memeluk Anna dari belakang


" Jangan marah... kelinci manisku , sekarang katakan apa yang kau inginkan hemm ??" tanya Edgar sambil mencium kuping Mitha dari belakang membuat bulu roma Mitha meremang, ia paling lemah jika di cium di bagian itu


" Apa yang kuinginkan ??" beo Mitha tak mengerti


" Ya... apa yang kau inginkan selama berada di sini ? kau ingin shopping baju, perhiasan ... jalan-jalan atau menonton run away katakan saja aku akan mengabulkan semua itu " sahut Edgar sambil mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya


" Ini tambahan kartu untukmu, khusus dariku kau bisa membeli apapun Anna aku tak akan membatasinya " ucapnya lalu meletakkan kartu yang berwarna hitam itu ke tangan Mitha


" Glek...." Mitha tak bisa berkata apapun , apa juga yang harus di katakan nya tak mungkin ia menolak karena memang sejatinya sifat nona Anna adalah mata duitan


" Terimakasih Edgar !!" ucapnya pasrah, tangan Edgar mulai nakal lagi... ia meraba perut Mitha dan mulai naik menuju si kembar... Mitha menatap tangan Edgar dengan horor


" Asemm... tu tangan kok enak bener mau kemana-mana di depan banyak orang gini, aduh gimana dong 😭😭" Mitha sungguh tak bisa terima , ia menoleh menatap Romi yang berada di samping mereka meminta pertolongan... namun Romi pura-pura tak melihat membuat Mitha sangat kesal saat ini, apalagi akhirnya tangan Edgar pun sampai di dadanya dan mulai beraksi


" Aku akan membunuhmu Romi jika kau tak menolongku 🀯" desisnya dengan pandangan matanya, Romi bukannya tak melihat kepulan asap yang keluar dari kepala Mitha dan tatapan sos nya tapi mau bagaimana menolongnya di saat tuan Edgar tengah memeluknya begitu??.


Sedangkan Edgar tengah menutup kedua matanya sambil mencium aroma rambut Anna yang kini begitu di sukainya itu dengan tangan berkelana di atas si kembar walau hanya bisa dari luar ....entah mengapa ia kini tak bisa membatasi dirinya seperti dulu, ia begitu lepas kontrol terhadap Anna ... Anna terlihat 10 kali lebih cantik dan Sexy di matanya kini.


" Maaf tuan...ada telfon untuk anda !!" akhirnya sang penyelamat datang, salah satu pengawalnya mendekat sambil menyorongkan hp khusus pada Edgar.... panggilan yang tak bisa di tolak oleh Edgar


" Hallo ...!" sahutnya sambil berjalan menjauh dari Mitha ....semua pengawalnya pun langsung mengikuti Edgar kecuali Romi yang memang merupakan pengawal Anna


Mata Mitha mengekor melihat Edgar begitu di rasa aman....


buk....


" Aw sakit aw aw !! Mitha sakit...... " Romi seketika menjerit kecil begitu Mitha menendang tulang kering kakinya dengan ujung hinghill nya , jika tak ada tuan Edgar ia pasti sudah berteriak begitu nyaring karena begitu sakitnya tendangan kaki Mitha

__ADS_1


" Rasain... !!" omel Mitha sambil berkacak pinggang


" Kenapa sih Mit... ? sakit banget ini aduhh !!" rengek Romi benar-benar kesakitan


" Kenapa-kenapa? jangan pura-pura ngak tau, berapa kali aku meminta tolong kamu cuekin aku ihhhh pengen kucekek rasanya kamu itu !!" omel Mitha lagi giginya sampai berbunyi menahan rasa marah pada Romi


" Aku harus menolong yang gimana Mit, tuan Edgar itu pacarnya nona Anna dan ia hanya melakukan bagaimana selayaknya seorang kekasih ... masa aku ganggu adanya aku yang di gantung sama tuan . Lagian ketiban rezeki malah marah, di syukuri ... lelaki mana yang memperlakukanmu sebaik sekarang ini coba kau fikir " malah Romi balik ceramah


" Tuan Edgar memperlakukan aku dengan baik karena difikirnya aku adalah Anna tapi aku bukan lah Anna !!"


" Kau sudah menandatangani kontrak untuk menjadi nona Anna , apapun yang terjadi sudah menjadi konsekuensi atas uang yang sudah kau terima ....jangan lupa itu " sahut Romi menohok Mitha


" Termasuk jika ia menginginkanmu di atas ranjang !!" lanjut Romi


" Enak aja... hilang dong jandaku kalau begitu , ingat Rom aku janda bermartabat ... aku ngak mau sembarangan walaupun janda " omel Mitha


" Anggap saja kau mendapat bonus jika tuan menginginkanmu ... ngaca lah sedikit, kau fikir tuan mau denganmu dengan identitas aslimu, nasihatku nikmati apa yang ada di depan matamu saat ini sebelum kau kembali ke asalmu sana !!" gantian Romi yang mengomel


" Tapi kau juga bilang bahwa tuan Edgar tak akan melakukan itu pada Anna, tapi buktinya ?? kau berbohong padaku !!" balas Anna


" Terus kenapa denganku ia begitu intim... ??" tanya Mitha


" Entahlah Mit.... aku juga bingung "


" Apa tuan Edgar sudah tau jika aku ....."


" Apa yang sudah ku tau Anna ??" suara Edgar sungguh mengagetkan Mitha dan juga Romi yang tak melihat kedatangan tuan Edgar


" Mampus sudah aku.... !!" cicit Romi dengan wajah memycat


" Asemmm... main nonggol aja nih tuan..." umpat Mitha yang masih berkacak pinggang di depan Romi


" Apa yang harus aku katakan ini ?? apa aku mengaku saja ya ??" pikir Mitha , Romi yang mengetahui pikiran Mitha langsung saja menggeleng memberi kode keras pada Mitha


" Sekarang katakan padaku apa yang sudah kuketahui sekarang ?? apa ada rahasia di antara kalian ??" tanya Edgar sudah mulai curiga

__ADS_1


" Itu tuan... nona....."


" Katakan !!" kejar Edgar dengan suara mulai meninggi , melihat gelagat itu semua pengawal tuan Edgar segera siap siaga di belakang Romi. Mitha yang melihat itu mau tak mau harus mencairkan suasana jika tidak.....bahaya


" Edgar... sini dulu dengarkan dulu penjelasan ku, jangan salah paham ya !!" pinta Mitha sambil menarik lengan Edgar dan memeluk lengan kekar itu sambil tersenyum indah


" Baik ... katakan, ingat jangan membohongiku ... aku tidak suka !! katakan mengapa kalian bertengkar ??" lanjut Edgar sudah mulai turun kadar kemarahannya akibat lengannya bersentuhan dengan si kembar 🀭🀣


" Kemarin sebelum berangkat ke sini, aku sempat ke rumah sakit dan belajar lagi... aku tidak izin padamu dan itu yang membuat Romi marah, ia takut jika kau tau aku pergi ke RS tanpa izin nanti kau marah dan ia nanti di hukum olehmu " ucap Mitha dengan mode setengah merayu


" Sungguh hanya itu ??" tanyanya lagi.. Mitha mengangguk pasrah, dalam hatinya jika Edgar tak percaya dan penyamarannya terbongkar ya sudah mau apa lagi, yang penting kan dia sudah usaha


Wajah Romi masih pucat, dadanya berdegup begitu kencang saat ini. Ia tau persis bagaimana hukuman yang akan diterima oleh orang yang berani berdusta pada tuan Edgar... apalagi jika tuan Edgar lagi kumat , bisa-bisa nyawanya melayang


Edgar memandangi wajah cantik Anna yang tengah tersenyum padanya, entah mengapa ia merasa kurang yakin dengan jawaban Anna namun senyum indah itu sungguh membuat hatinya meleleh


Mitha memandangi wajah tampan Edgar dengan was-was


" Semoga saja Edgar percaya ...please...!!" cicitnya dalam hati sambil tersenyum manis pada Edgar


" Sebenarnya aku sangsi dengan jawabanmu Anna, namun mungkin rasa sangsi itu bisa hilang dengan jawaban yang lain " ucap Edgar


" Jawaban yang lain ... maksudnya ??" tanya Mitha tak mengerti


" Jawaban dalam diam lebih penting " ucap Edgar sambil menarik Mitha kembali ke pelukannya dan mencium bibir Mitha dengan penuh rasa


" Busyettt ini mah namanya penipuan 😭" omel Mitha yang hanya bisa melayani bibir Edgar dalam diam


Hati-hati Mit...


Kayaknya bakalan hilang jandamu ini 🀣🀣


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2