Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
51. Baby monster


__ADS_3

Bertambah semalam lagi... tidur yang sangat nyenyak, entah mengapa ia begitu menikmati hidupnya akhir-akhir ini padahal ia bukanlah menjalani hidup sebagai dirinya sendiri melainkan sebagai seorang Anna. Mungkin karena jalan hidupnya sebelumnya begitu sengsara hingga saat ini menjalani hidup sebagai orang lain lebih nikmat rasanya.


Tidur di ranjang yang begitu empuk dengan selimut tebal nan hangat dan lembut, AC nya tak pernah mati ...bangun tidur sesuka hati makan, tak pernah bergadang dan dapat melakukan apapun yang diinginkan ahhh memang serasa di surga.


" Bukankah aku sedang tidur di kamar ? namun mengapa aku merasa seperti sedang berada di atas kapal ... ranjangku agak bergoyang ?? " fikir Mitha dalam hati, bergegas Mitha membuka kedua matanya untuk memastikan dan matanya membulat melihat ia sekarang berada di ruangan yang berbeda.


" Suara itu...? Apakah aku sekarang berada di jet atau aku sedang mimpi ??" tanya Mitha dalam hati , ia pun mencubit sebelah lengannya


" Aw....sakit hik hik , berarti aku tidak mimpi ... Apa Edgar yang mengangkat ku ke dalam sini ? tapi mengapa aku tak merasa sama sekali ... Apa karena aku bergadang semalam sambil mengompres kepala Edgar jadi akhirnya aku tidurnya begitu nyenyak ??" celotehnya bingung sendiri sambil bangun dari tidurnya


" Aw sakit... mengapa dadaku begitu nyeri dan perih ??" tanya Mitha sambil memeriksa puncak si kembar yang di rasanya begitu sakit


" Apa aku mau datang bulan ? astaga ?? Ini ...???" Mitha begitu kaget melihat dadanya yang penuh bekas kissmark baru dan sang pentol terlihat membengkak


" Apa yang terjadi semalam.. perasaan kami tidak ml ??" tanya Mitha sambil berusaha mengingat kembali kejadian semalam . Seingatnya semalam memang Edgar ingin bercinta tapi ia menolak dengan alasan nanti luka di tangan Edgar bisa terbuka lagi.. Akhirnya Mitha mencampurkan sebutir obat tidur pada obat anti nyeri dan vitamin Edgar , tujuannya tentu agar Edgar cepat tidur.


Begitu Edgar tertidur tak lama kemudian badan Edgar demam... Akhirnya Mitha mengompres kepala Edgar agar suhunya cepat normal, cukup lama ia bergadang semalam sampai akhirnya ia tertidur dengan posisi duduk di sebelah Edgar


" Lalu kapan di mesum ini melakukannya padaku ??" tanya Mitha marah


Tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah Edgar dengan senyum lebar


" Kau sudah bangun sayang ?" sapanya lalu mengecup kening Mitha


" Apa yang kau lakukan semalam, mengapa dadaku nyeri sekali ?? dan kapan kau melakukannya bukannya kau tertidur begitu nyenyak semalam ?" tanya Mitha dengan mata melotot membuat Edgar tertawa lebar


" Ow kelinci cantikku sedang marah rupanya, kenapa kau marah ....semalam kau tidak protes saat aku mimi he he " sahut Edgar sambil tersenyum mesum memandangi si kembar yang begitu menawan


" Mimi...?? apa maksudmu ??" beo Mitha bingung

__ADS_1


Flashback on....


Edgar bangun memastikan Mitha benar-benar tertidur pulas


" Kau kelinci kecil yang lucu....berusaha membuatku tertidur nyenyak hanya dengan sebutir obat tidur hah... mana mempan sayangku , aku biasanya minum 2 jika tak bisa tidur " omel Edgar yang rupanya semenjak tadi pura-pura tidur di depan Mitha


" Tapi aku bahagia sekali karena kau merawat ku dengan begitu sabar, karena itu aku memaafkan mu sayang... terimakasih kini aku percaya bahwa kau sungguh mencintaiku dan sebagai balasannya aku akan memelukmu sepanjang malam ini " ucapnya lagi sambil membenahi posisi tidur Anna yang terduduk


Setelah posisi Anna sempurna, Edgar pun menyelimuti Anna berlahan namun baru sampai pinggang matanya di suguhi pemandangan si kembar yang tersembul karena baju mandi Anna terbuka membuat Edgar tercekat.


Edgar tak jadi menyelimuti Anna, ia malah mendekat memandangi si kembar milik Anna yang sekarang begitu montok dan sexy... air liurnya sampai menetes melihat keduanya, pikiran isengnya pun muncul seketika


" Enak kali ya kalau mimi di situ ... pengen coba ahh " ucapnya dalam hati dan tanpa basa-basi Edgar membuka lebar baju mandi Anna agar ia bisa lebih leluasa beraksi.


Bibir dan hidungnya menyentuh kulit kenyal nan halus dan lembut itu sambil menghirup wangi yang begitu nyaman di indra penciumannya.


Malam yang sungguh eksotis menurut Edgar, walaupun mereka tak bercinta namun ia merasa begitu bahagia bisa menguasai dan puas bermain dengan si kembar .


Sebelum subuh Egdar sudah bangun, ia memerintahkan personelnya untuk menyiapkan jet karena ia ingin segera berangkat menuju Singapura... tempat di mana neneknya tinggal , Edgar sudah bertekad akan meminta izin menikahi Anna pada neneknya.


Flashback off


" Jadi kau berani melakukannya tanpa izin dariku di saat aku tertidur ??" omel Mitha sambil berkacak pinggang, ia sungguh tak menyangka jika Edgar bisa se-mesum itu


" Sudah jangan marah.. Maafkan aku ya, sarapanmu sudah tersedia di luar ayo kita sarapan dulu !!" sahut Edgar sambil menarik lengan Mitha membuat Mitha hanya bisa ikut karena tenaganya tak ada apa-apanya di banding tenaga seorang Edgar


Wajah memerah Mitha segera berseri begitu melihat roti berjejer di meja , belum lagi hamparan semua jenis buah kesukaannya yang sudah di potong cantik plus seteko kopi membuatnya lupa dengan kemarahannya tadi


Sementara itu Romi dan Alex yang duduk tak jauh dari Mitha dan Edgar melotot melihat leher Mitha yang memerah di mana kiri

__ADS_1


" W o w ... t o p bener tuh tuan Edgar, guanas bos " bisik Alex


" Syukurlah... Mudahan mereka benar-benar jadian, jadi kita tak perlu lagi berurusan dengan nona mata duitan tak tau diri itu " sahut Romi senang


Aroma berbanding terbalik tercium dari bangku yang lain di mana kepala Hardi seolah mengeluarkan gumpalan asap melihat leher Anna yang penuh bekas kissmark itu


" Dasar gadis murahan... lihat saja suatu saat aku akan membuat perhitungan padamu nona Anna !!" sumpahnya


" Tuan... jangan terlalu nyaring, nanti terdengar tuan bisa berabe ..." bisik anak buah di sebelah Hardi


" berabe apanya ??"


" Nanti bisa ngamuk lagi tuan Edgar, jangan sampai tuan Edgar mendengar nya " sahut anak buahnya membuat Hardi hanya bisa melanjutkan sumpah serapahnya di dalam hati saja


" Benar juga, jika tuan mendengar perkataanku tadi bisa-bisa aku di lemparkan dari atas sini " ucap Hardi bergidik ngeri


" Hemmm enak pake banget... Ibu sungguh rezekiku sekarang tak terduga, jika biasanya aku hanya sarapan mie instan plus air putih sekarang lihatlah ibu... aku serasa berada di surga roti makanan yang paaaaling aku sukai, Mitha tau rezeki ini tak lepas dari doa doa ibu selama ini ... terimakasih ibu " ucap Mitha dalam hati sambil terus mengunyah semua makanan kesukaannya tanpa memperdulikan Edgar yang duduk memandangi di depannya, ia bahkan tak menawari atau melayani Edgar karena ia masih kesal dengan kelakuan mesum Edgar


Edgar terus menatap Anna , sarapannya tak bergerak sama sekali... hanya dengan menatap kesayangannya itu saja perutnya sudah terasa begitu kenyang


" Ya begitu sayang, makanlah yang banyak agar mereka semakin berisi hehehe" ucap Edgar sambil melirik mesum ke arah si kembar


" diam kau bayi monster , ingat jangan pernah berani melakukannya tanpa izin lagi... Jika berani aku tak akan ragu menjahit bibir mesummu itu !!🀬🀬 " omel Mitha membuat Edgar tertawa ngakak seketika


" oh baby kau sangat lucu ha ha ha ha " gelaknya bahagia


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2