Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
52. Putus ???


__ADS_3

" Kita mau ke mana ? Pulang ke Jakarta ?" tanya Mitha di sela sarapannya


" Tidak...kita ke Singapura, aku ingin mengenalkan mu pada nenekku " jawab Edgar


" Uhuk....uhuk...uhuk...apa ?? " Mitha langsung terbatuk begitu mendengar jawaban Edgar, untung saja ia sedang mengunyah buah naga... Coba kalo roti apa ngak keselek πŸ˜‚


" Tidak.. Edgar aku belum siap nanti saja , kita ke Jakarta saja ya " pinta Mitha panik... Siapa yang tidak panik harus bertemu dengan nenek Edgar saat ini, tidak ia sungguh tidak siap...mata Mitha berkelana mencari Romi dan Alex hendak meminta pertolongan namun keduanya langsung berbalik badan pura-pura tak mendengar perbincangannya dan Edgar


" Awas kalian...!! 🀬" omel Mitha sungguh kesal kali ini, tiap kali ia mendapat masalah keduanya pasti berusaha cuci tangan


" Tak ada yang perlu kau persiapkan Anna, jadilah dirimu itu sudah cukup "


" Tapi Edgar... Kau kan tau tuan Hardi tak suka padaku, otomatis nenekmu pasti juga tak suka padaku dan ia tak akan memberikan restunya pada kita " ucap Mitha memelas....hatinya serasa berdebar begitu kencang saat ini, ia jadi merasa akan bertemu dengan mantan mertuanya dulu yang begitu mengerikan


" Siapa bilang kita kesana meminta restu, aku hanya mengenalkan mu pada nenek. Nenek merestui atau tidak kita tetap akan menikah !!" sahut Edgar


" Tapi Edgar... restu itu penting dalam sebuah hubungan, aku tak mau hubunganmu dengan nenekmu renggang karena aku " lanjut Mitha masih berusaha menghindar


" Tidak Anna... kau hanya belum pernah bertemu dengan nenekku, walau semarah apapun nenek padaku ... Nenek akan tetap menyayangiku karena aku cucu kesayangannya seperti aku akan selalu menyanyangi nenekku "


" Maksudmu...?"


" Maksudnya cantik... hubungan kami tak akan pernah renggang walau apapun yang terjadi , jadi tak usah takut ...nenek sangat baik " bujuk Edgar namun Mitha tetap belum sanggup untuk mengalami hal seperti dulu.


Trauma perkawinan terbesarnya adalah saat berhadapan dengan mertuanya dulu....sungguh sosok ibu mertuanya bagai malaikat pencabut nyawa bagi Mitha dan kini jika ia harus berhadapan lagi dengan situasi serupa...ia sungguh tidak sanggup


" Bos kenapa sih tu jande menolak bertemu nyonya besar ? bukannya seharusnya ia bersyukur karena bukan sembarangan wanita bisa bertemu dengan nyonya besar ?" tanya Alex mendengar perbincangan keduanya


" Jangan salahkan dia Lex, tentu saja ia tak siap untuk melangkah sejauh itu... Kau ingat tidak perjanjian kita bahwa ia hanya menjadi kekasih sementara sampai nona Anna di temukan... Jadi sebenarnya kontrak nya sudah kelar jika kita tak membohonginya " bisik Romi

__ADS_1


" Ya itu benar bos.. tapi kan seharusnya jande missquin seperti dia senang dong bisa menjadi istri seorang milyuner macam tuan bukannya malah takut , tu jande kayaknya kurang normal pemikirannya " cerocos Alex


" Jaga mulutmu Lex, kalau tu jande dengar bisa berabe !!" tegur Romi


Sementara Hardi yang mendengar Edgar tetap nekat membawa Anna ke Singapura untuk bertemu nyonya besar langsung kebakaran jenggot, di fikirnya mereka ke Singapura untuk menandatangani berkas kontrak proyek besar yang sudah di menangkan oleh Edgar bukannya untuk mengenalkan gadis mata duitan itu pada nyonya besar . Ingin sekali Hardi menghalangi niat itu namun ia tak berani setelah Edgar mengamuk terakhir kali


Mendengar Anna menolak untuk bertemu nyonya besar ia jadi kaget


" Cih pintar sekali gadis penjilat itu memainkan peran, pura-pura malu bertemu nyonya padahal di dalam hatinya pasti bersorak gembira !!" omel Hardi pelan pada bawahan di sebelahnya


" Tapi nona Anna sepertinya benar-benar tak mau bertemu nyonya besar, lihatlah wajah nona yang langsung pucat begitu mendengar akan di perkenalkan pada nyonya besar " sahut di sebelahnya


" Tentu saja ia takut, karena ia tau nyonya besar sudah tau mengenai kelakuan nya selama ini... tukang selingkuh dan hanya memeloroti harta tuan Edgar " balas Hardi lagi


" Tapi apa benar nona Anna berselingkuh tuan ?? "


" Shuttt tuan suara anda terlalu besar nanti tuan Edgar bisa mendengarnya !!" bisik Mark membuat Hardi yang tadi hampir saja berdiri karena esmosi pada bawahannya itu kembali duduk dan menutup bibirnya dengan sebelah tangannya


Dan sialnya Edgar dan Mitha memang mendengar suara Hardi tadi...


" kau dengar itu Edgar... bawahanmu saja membenciku apalagi nenekmu, tidak pokoknya aku tak mau bertemu dengan nenekmu apapun alasannya !!" cerocos Mitha lancar begitu mendapat angin segar , Edgar langsung melotot pada Hardi ....sungguh orang tua satu ini tak bisa di beri hati , rutuk Edgar kesal


" Hi hi hi kapok.. si botak kena deh, mulutmu harimaumu... makanya jaga mulutmu botak ha ha ha " kekeh Romi senang


" Ia bos... Kagak ada kapok-kapoknya tu beruang tua, padahal kemaren sudah bikin tuan mengamuk eh ini mau diulangi lagi... berdoa saja ia tak di lempar tuan dari atas sini he he he " sahut Alex tak kalah girang


" Tidak sayang... Hardi hanya bercanda, bukan begitu Hardiiiii !????" tanya Edgar penuh penekanan untuk membujuk Anna, Hardi langsung berdiri


" Ya nona Anna...saya hanya bercanda, mana berani saya membenci nona sedangkan nona adalah calon nyonya muda kami " sahut Hardi sambil membungkuk pada Mitha

__ADS_1


" Nah kau dengar sendiri Anna, Hardi hanya bercanda jadi tak usah takut . Aku janji kau hanya berkenalan dengan nenek setelah itu kita pulang " ucap Edgar kembali duduk


Mitha sudah tak bisa mendengar apapun perkataan dari Edgar, dadanya bergetar begitu hebat ... rasa ketakutan yang luar biasa menghantuinya , ia sungguh belum sanggup untuk menerima perlakuan semacam itu lagi dari seorang mertua..Walau nenek Edgar bukanlah mertuanya kelak namun karena ibu dari Edgar sudah meninggal jadi otomatis nenek Edgar lah penganti mertua bagi istri Edgar kelak


" Tidak Edgar aku tidak mau, aku belum siap untuk bertemu nenekmu atau siapapun dari keluargamu !!" ucap Mitha dengan suara bergetar


" sayang... Jangan begitu !!"


" Pokoknya aku tidak mau, jika kau masih saja memaksa maka sebaiknya kita putus !!" ultimatum Mitha dengan tegas sambil berdiri dan berjalan masuk ke kamar


" Uhuk uhuk uhuk bos tolong aku keselek daging uhuk gila tu jande uhuk " Alex yang sedang asik mengunyah steak langsung keselek mendengar ucapan Mitha barusan


Bukan hanya Alex dan yang lain, Edgar apalagi bagai di sambar petir mendengar Anna hendak minta putus darinya


Tak mungkin ia mau putus dari Anna di saat ia sedang cinta-cintaannya, di saat ia baru saja mereguk yang namanya nikmatnya bercinta ....di saat dadanya baru saja terasa hidup dan terang benderang setelah begitu lama dalam kegelapan dan kehampaan


" Tidak aku tak akan sanggup!!" cicit Edgar dalam hati, Edgar langsung berdiri hendak menyusul Anna ke kamar


" Jika kami sampai putus, kau hanya akan tinggal nama Hardi !!" ucap Edgar sebelum melangkah


" glek...." Hardi hanya bisa menelan salifanya dengan keringat membasahi kepala botaknya


" mati aku 😭😭" cicitnya sambil melepak jidat nongnongnya


Putus ngak yah ????


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2