Kau Bukan Dia

Kau Bukan Dia
59. Permintaan


__ADS_3

" Inikah calon pengantin wanitanya ??" tanya salah seorang pria di depannya, membuat Mitha kaget


" Apa maksudnya Edgar !" tanya Mitha... Edgar hanya tersenyum sambil menggenggam sebelah tangan Mitha


" Ya ... silahkan nikahkan kami !!" sahut Edgar


" Apaaa...?? me...ni...kah...?? kamu bercanda kan Edgar ?" beo Mitha tak percaya


" Bercanda ? mengapa kau bilang aku bercanda Anna ? bukannya kau yang menginginkan pernikahan ini, jangan bilang kau lupa ?" sahut Edgar menohok Mitha


" Ya...memang aku yang menginginkannya , tapi ku fikir tidak secepat ini Edgar " cicit Mitha dengan wajah memucat


" Lalu kapan maumu, minggu depan atau bulan depan ? mana kuat aku menahannya !!" sahut Alex memberi kode ke arah tornadonya yang sedang meriang itu, Mitha hanya bisa melepak kepalanya sendiri


" Dasar lelaki..." desisnya pusing, Mitha sungguh tak menyangka Edgar malah mengabulkan keinginannya ... ia berfikir Edgar akan marah padanya dan pergi meninggalkannya karena tak mungkin Edgar menuruti keinginannya itu namun ternyata ia salah perhitungan


Edgar menepuk tangannya dan masuklah beberapa orang membawa gaun dan juga peralatan make up lengkap dengan perhiasan membuat Mitha semakin panik


" Edgar.... apa kau sudah meminta izin pada keluargamu jika hendak menikahiku ? bagaimana jika keluargamu tidak setuju ?" tanya Mitha


" Aku tidak perduli mereka setuju atau tidak Anna, yang aku pedulikan adalah mengabulkan keinginanmu yang tak mau berbuat dosa lagi , sekarang bersiaplah.. " jawab Edgar


" Sepertinya Edgar sangat serius dan itu karena ia begitu mencintai nona Anna... bagaimana ini, aku bukanlah gadis yang di cintainya itu, aku bukanlah nona Anna ... sangatlah berdosa rasanya jika aku memanfaatkan rasa cinta Edgar yang begitu tulus pada nona Anna, tapi nona Anna sudah meninggal. Apa aku mengaku saja ya pada Edgar bahwa aku bukan lah nona Anna, tapi..."


" Anna.. ayo bersiaplah dengan mereka , malah melamun !!" ucap Edgar lagi menyentak Mitha yang masih bingung sendiri


" Sebentar...aku mau ke kamarku , ada perlu " ucap Mitha bergegas berjalan menuju ke arah pintu namun tangannya di tahan Edgar


" Katakan apa yang ingin kau ambil, maid bisa mengambilkannya untukmu tak usah keluar "


" Please Edgar....eee ini bagian dari kejutan untukmu !!" jawab Mitha asal, padahal ia hanya mencari alasan namun jawaban asal itu membuat senyum Edgar merekah lebar... karena pikirannya berkelana ke arah yang berbeda


" Jadi kau mau memilih lingerie untuk dalaman gaun mu hehe, baiklah... lima menit tidak lebih, pilih yang sexy ya " ucapnya dengan wajah mesumnya , namun Mitha tak menggubris wajah mesum Edgar... Ia hanya berkonsentrasi untuk segera bertemu Romi dan Alex, ia harus berdiskusi dengan keduanya saat ini juga

__ADS_1


" Ikut aku !!" titahnya begitu pintu kamar Edgar terbuka, keduanya ikut tanpa suara sampai di dalam kamar Mitha


" Ada apa Mit... mengapa kau terlihat begitu panik ? mengapa begitu banyak tamu masuk ke kamar tuan ??" cecar Alex belum lagi pintu tertutup rapat


" Bagaimana ini ?? Edgar ingin segera menikah, katakan apa yang harus kulakukan !!" sahut Mitha terduduk lemas di ranjang


" Apa...?? tuan mau menikahimu ... bagus dong kenapa kau malah panik ??" tanya Romi balik


" Bagaiman aku tidak panik Rom...aku bukanlah Anna, gadis yang di cintai Edgar, aku Mitha ... aku tak mau menipu Edgar terlalu jauh dan aku tak mau mengambil tempat wanita lain " jerit kecil Mitha


" Kau tidak menipu Edgar Mit, dia mencintaimu yang sekarang... bukankah nona Anna, lagi pula nona Anna sudah tidak ada ... Kau tidak mengambil tempat siapapun , iya kan Lex ??" sahut Romi sambil memainkan matanya pada Alex, Alex hanya diam saja... gatal sudah bibirnya ingin memberitahu Mitha yang sesungguhnya namun kode keras dari Romi membuatnya hanya bisa menurut


" Tidak....aku tak mau menutupi satu dosa dengan dosa yang lain, aku akan mengatakan yang sesungguhnya pada Edgar bahwa aku bukanlah Anna !!" tegas Mitha


" Mit....coba fikir dengan baik, apa untungnya kau mengatakan hal itu saat pada tuan ? adanya tuan malah akan patah hati jika tau kekasihnya sudah meninggal dan kau adalah orang lain... Ia bisa stress bahkan bunuh diri, itu yang kau harapkan ? bukankah kau bilang setidaknya satu di antara kalian berdua ada yang bahagia ??" jawab Romi membuat Mitha terdiam


" Tapi...."


Tok..tok..tok...


" Ambilkan satu lingerie di lemari... aku sudah tak bisa berfikir lagi !!" ucap Mitha , mendengar itu Romi langsung bergerak mencari lingerie terseksi si walking closed Mitha, ia tersenyum lebar sambil membawa sebuah lingerie merah di tangannya


" Merah ..?? really Rom ??" cicit Mitha tak percaya


" Percayalah Mitha... kau tak akan melupakan malam ini jika kau memakai lingerie pilihanku ini , sekarang pergilah ke kamar tuan... nikmatilah rezekimu ini, kami mendoakan kebahagiaan untuk kalian berdua " sahut Romi sambil mendorong Mitha keluar dari kamar, Alex tetap mematung di dalam kamar sampai Romi melepaknya


" Ngelamun aja ntar kesurupan baru nyaho, ayo kita keluar siapa tau bos membutuhkan kita !!" bentak Romi


" Ya Tuhan ... ampuni segala dosa yang di perbuat bibirku yang lemes ini, kasihanilah Mitha... " doa Alex sambil berjalan lemas


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Mitha hanya bisa pasrah saat beberapa orang mengerubuti dirinya dari ujung kaki hingga ujung kepala

__ADS_1


" Beruntung sekali anda nona, bisa menikah dengan pria setampan dan sekaya tuan Edgar....selamat ya !!" ucap salah seorang yang meriasnya


" Tapi tuan Edgar juga sangat beruntung nek, mendapatkan calon istri yang begini cantik dan sempurna..." timpal seorang lagi


" nona.. apa kau ingin minum jamu ? di jamin kalau nona minum jamu ini.. tuan Edgar bakalan klepek-klepek dan tambah lengket hi hi hi " ucap kepala mua


" Haaaa...???" hanya kata itu yang bisa terucap oleh Mitha


" Iya nona minum saja, di jamin maknyosss....sudah banyak yang mencobanya dan hasilnya behhhh suami mereka semua merem melek ho e ho e, tenang saja ini gratis dari kami karena tuan Edgar sudah membayar kami dengan mahal " lanjut mereka lalu menyodorkan segelas ramuan yang entah apa isinya pada Mitha, Mitha yang masih belum menginjak bumi hanya menurut dan meminum tanpa suara


" Mempelai wanita sudah siap !!!" teriak mua yang keluar dari kamar Edgar sambil mengandeng Mitha yang telah memakai gaun yang begitu indah, Edgar menoleh dan seketika dadanya bergemuruh hebat melihat Anna yang terlihat lebih cantik berkali lipat saat ini


Edgar langsung berdiri dan menyambut Anna, Edgar menggenggam jemari Anna dengan tangan bergetar ....sungguh Anna terlihat bak bidadari yang baru turun dari langit malam ini, ia lalu membawa Anna ke tempat di mana mereka akan di nikahkan


" Anda sudah siap tuan Edgar ??" tanya nya , Edgar pun mengangguk


" Bagaiman dengan anda nona, anda sudah siap untuk menikah ??" lanjutnya...namun Mitha hanya diam


" Bagaiman dengan saksi... Apa kedua saksi sudah siap ??"


" Kami siap !!" sahut Romi dan Hendrik bersamaan


" Anda belum menjawab nona Anna, apakah anda sudah siap ??" tanya pemimpin pernikahan untuk kedua kalinya, namun Anna tetap diam


" Anna ...!!" panggil Edgar mengagetkan Mitha


" Tunggu... sebelum menikah aku masih ada satu permintaan lagi !!" sahut Mitha seraya berdiri dari tempatnya duduk


" What .... ?? apa lagi Anna ??!" tanya Edgar tak percaya


Apa lagi yang di minta si jande ya sista ??


Tunggu jawabannya di episode berikutnya

__ADS_1


Jangan lupa untuk memberikan like komen dan vote untuk kisah ini


Maaf jika slow up beberapa Minggu ini


__ADS_2