
" Bangun kelinci pemalas... hari sudah siang !!" ucap Edgar sambil mencoel pipi Mitha yang masih terkulai lemas namun bukannya bangun Mitha malah berbalik membuat Edgar melotot
" Berani sekali kau membelakangiku Anna !!" omelnya sambil menarik bahu Anna agar kembali berbalik
" Jangan mengangguku Edgar... aku sangat lelah !!" renggek Mitha
" Makanya rajin olah raga agar kau kuat.. lemah sekali " omel Edgar balik
" Bukannya aku yang lemah tapi kau yang terlalu kuat.. Kau pasti minum obat kuat " protes Mitha
" What obat kuat ?? bha ha ha ha jika aku meminum obat kuat kau mungkin sudah mati sekarang .... sudah cepat bangun aku mau berangkat ke Singapura !!" Edgar menarik selimut Mitha namun Mitha menahannya dengan sekuat tenaga
" Edgar biarkan aku tidur lebih lama... aku sungguh lemas !!aku akan ke Jakarta nanti jika tubuhku sudah baikan " cicitnya membuat Edgar terkekeh mengingat betapa ia memang sangat ganas tadi, tubuh Anna sungguh menggugah selera dan hasratnya. Apalagi jika Anna sudah mendesah , seluruh darah di nadinya semakin memanas ...membuatnya tambah bersemangat dan bernafsu, jadi ingin lagi lagi dan lagi π€€
" Baiklah.. beristirahat lah tapi beri aku sangu dulu !!"
" Sangu ? sangu apa ??" tanya Mitha tak mengerti
" Ini hmmmm " Edgar menikmati bibir sexy nan ranum itu tanpa perlawanan dari empunya bibir , Mitha hanya bisa melenguh karena geli menahan gerakan tangan nakal Edgar di area dadanya ... Ia bahkan tak sanggup lagi untuk sekedar bernafas.
Tubuhnya mungilnya luluh lantah serasa tak bertulang lagi kini, kekuatan seorang Edgar di atas ranjang sungguh tak ada lawannya .... setidaknya jika di bandingkan dengan pria lain yaitu mantan suaminya, mantan suaminya itu tak ada apa-apanya ....baik ukuran si Mr. X , keromantisan apalagi durasi jangan di tanya lagi, Edgar sungguh membuat mantan janda itu mati gaya.
ππππ
" Dia ?? manusia kaleng-kaleng itu ?? amit amit cabang buaya !!" ucap Alex melihat senyum lebar Hendrik , senyum Hendrik langsung menghilang begitu mendengar jawaban Alex
" Apa kau bilang ? Aku manusia kaleng-kaleng ? hei baterai soak siapa juga yang mau sama yey... kamu itu bukan seleraku tau. Cuma pengawal rendahan juga , akika itu seleranya bos besar yang banyak uangnya bukan yang banyak hutangnya macam you !! "
" Me...??" beo Alex
" Yess you !! " balas Hendrik tak kalah sengit
" Terserah mau seleramu itu bos besar kek dewa Yunani apa lintah darat sekalian juga emang gue pikirin , jauh sana ngapain dekat-dekat entar ketularan gue " omel Alex menjauh
" Apa kau bilang ? berani kau menghinaku, apa kau tak takut di pecat hah... sekali saja aku menjentikkan jemariku yang lentik ini, kau akan hengkang dari sini !!" bentak Hendrik balik
" Berani kau menganggu pekerjaanku... jari lentikmu itu bakalan jadi pisang gapit, mau !!"
" Siapa takut... kita lihat siapa yang lebih berkuasa di sini !!" tantang Hendrik
Kletek....
" Pagi pagi ribut saja , kau sudah siapkan semua berkas yang di perlukan Hendrik !!" suara Edgar langsung membuat keduanya terdiam
" Su ..sudah bos !!" sahut Hendrik terbata plus terpana melihat Edgar tampil begitu tampan dan bersinar , wajah tampannya terlihat begitu sumringah karena bahagia
__ADS_1
" Tutup mulutmu itu jika tidak vila ini akan banjir dengan air liurmu !!" tegur Romi
" Iya nanti kita yang cape !!" timpal Alex
" Kenapa memangnya kamu yang cape ??" tanya Hendrik bingung
" ya karena harus membilas lantai 7 kali.... "
" Apa kau bilang emangnya air liurku apa hah... dasar kau lelaki baterai soak nih rasakan pembalasanku arggg !!!" Hendrik dengan marah mengigit lengan Alex saling kesalnya
" Hei lepas nanti rabies boss tolong !!!" teriak Alex kesakitan
" Hendrik lepas dong .. ngapain juga si Alex kau ladeni " ucap Romi menengahi namun Hendrik tak menggubris, ia tambah mengencangkan gigitannya
" Hendrikkkk.... !!" bentak Edgar , barulah Hendrik melepaskan gigitannya
" kapok wekk... !!" desisnya masih kesal
" Kalian jaga Anna dengan baik, nanti besok saja kalian kembali ke Jakarta. Ingat jangan sampai Anna hilang lagi, jika kalian lalai lagi bukan hanya kalian yang menanggung akibatnya... Istri... saudara... anak.... bahkan piaraan kalian pun akan musnah !!" ucap Edgar dengan serius
" Siap bos !! Saya tidak akan mengulangi kesalahan itu " sahut Romi
" Ayo kita berangkat !!" titah Edgar
" Cih pengawal recehan, kalah kan sama akika ha ha ha " olok Hendrik sambil berlalu
" Bos ayo cepat kita ke dokter ... aku harus di suntik secepatnya, takut rabies bos hua hua hua " tangis Alex
" Lex Lex kau menghancurkan harga diri pengawal ... sama hombreng aja kalah, ampun dj " omel Romi lalu meninggalkan Alex yang masih mewek sendirian
Di kamar....
Mitha memandangi kartu baru di tangannya yang di berikan Edgar tadi
" Anna ini kartu baru untukmu, gunakanlah sesuka hatimu aku tak akan memeriksa ataupun membatasi isinya " ucap Edgar setelah puas menikmati bibir Anna
" Tapi aku sudah punya 2 kartu Edgar, untuk apa lagi ini ?" tanya Mitha bingung
" Sekarang kau sudah istriku walau belum tercatat di negara , ini salah satu hadiah dariku sayang... gunakan sepuas hatimu ingat ini no limit...muahhh " Edgar kembali menyesap bibir Anna yang begitu menggiurkan bagi nya
" Untuk apa banyak-banyak kartu Edgar, toh fungsinya sama saja... tak usah " tolak Mitha membuat Edgar kaget
" Kau menolak kartu Anna ?? " selidiknya curiga , biasanya tanpa di tawari Anna malah selalu mengambil kartu di dompet Edgar
Mitha jadi gelagapan sendiri melihat kecurigaan Edgar
__ADS_1
" ya ampun Mitha.... Jangan di bawa lagi dong gaya hidup susah mu dulu π‘π‘" cicitnya menyesali kebodohannya
" Tapi boong he he he !!" sahut Mitha cepat sambil memasukkan kartu tadi ke dadanya
" Terimakasih Edgar... Kau memang paling pandai menyenangkan wanita, aku akan menggunakannya dengan sangaaaat baik he he " lanjutnya sambil mengedipkan sebelah matanya
" Begitu... baru wanitaku , baiklah aku pergi.. Aku sudah sangat terlambat muahh " ciumnya sekali lagi sebelum benar-benar berjalan meninggalkan kamar bulan madunya itu
Mitha mengikuti bayangan punggung Edgar yang menjauh , hatinya penuh kebahagiaan saat ini walaupun di selipi sedikit kecemasan
" Nona Anna ... Maaf aku mengambil semua milikmu , ku harap kau ikhlas dan bahagia di atas sana " ucapnya kemudian sebelum kembali terlelap
Sampai waktu makan siang baru Mitha bergerak dari atas ranjang, itupun karena cacingnya sudah pada demo kelaparan tak di beri sarapan apapun tadi pagi
Berlahan Mitha bangun lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, mendengar pergerakan dari dalam kamar ....pelayan segera masuk dan membersihkan kamar lalu menyediakan makan siang untuk nona Anna
Pesan tuan Edgar agar memperlakukan nona Anna sama seperti dirinya membuat mereka sangat menghormati Anna
" Bisa kau panggilkan Romi dan Alex ke mari ?" pinta Mitha begitu duduk di depan meja makan yang penuh dengan berbagai makanan enak
" baik nona !!" tak lama keduanya pun datang , Mitha segera menyuruh semua pelayan meninggalkan mereka
" bha ha hi hi ha ha hi hi " Alex tertawa lepas begitu pelayan meninggalkan kamar
" apa lagi kali ini Alex ??" tanya Romi kesal dengan kelakuan bawahannya yang satu itu
" Bos liat dong jande kita dah Mac macan betina setelah 3 hari di kurung tuan Edgar ha ha hi hi hi " gelaknya melihat leher Mitha yang penuh dengan kissmark
" Kalau kau tak berhenti tertawa kau tak boleh ikut makan !!" ucap Mitha sambil menyuap sepotong daging ke mulutnya, Alex segera menutup bibir lemesnya dengan kedua tangannya
" Sabar nyonya Edgar he he gitu aja marah " ucapnya dan langsung duduk diam melahap makanan sepuasnya
" Bagaimana Mitha .. Apa tuan memperlakukanmu dengan baik ?" tanya Romi.. Mitha mengangguk
" Jadi kuharap kau bisa terus menjadi nona Anna ke depannya, apa kau setuju ?" pinta Romi lagi
" apa kau yakin nona Anna yang asli sudah meninggal Rom ?" tanya Mitha membuat Romi terdiam
" Yakin lah sumpah Mit.. Pokoknya nikmati saja durian runtuh ini sepuasmu, tak usah kau pikirkan lagi nona Anna itu, terimalah nasipmu bahwa kau sekarang kaya pake raya dan lupakanlah masa lalu kelammu dulu .. Kita jaga rahasia ini sampe mati bersama-sama... Ok !!" sahut Alex dan di angguki oleh Mitha dan Romi
Hemmmm ....
Bagaimanakah kisah selanjutnya sista
Maaf so late up ya...π
__ADS_1