Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
Pulang


__ADS_3

Tiba saat nya dimana Nanta akan kembali ke Indonesia.


Bandara Incheon ~


"By, aku pulang ya, makasih atas semua kasih sayang kalian ke aku, sepertinya untuk 8 bulan kedepan aku ga bisa ke Korea, soalnya aku akan memulai pekerjaan baru di luar kota mungkin akan sibuk" ucap Nanta dengan memeluk erat tubuh Ye Jun.


"Iya by hati hati ya, ya udah by kalo kamu ga bisa ke Korea biar gantian aku aja yang ke Indonesia" ucap Ye Jun.


"Ga usah by, percuma kalo kamu ke Indonesia soalnya aku sibuk banget, berangkat pagi jam 6 dan pulang jam 9 malam, jadi aku ga akan ada waktu berduaan sama kamu by, biarlah sabar dulu selama 8 bulan kita ga ketemuan dulu" ucap Nanta berbohong.


"Ya udah by kalo gitu" jawab Ye Jun.


"Ya udah aku berangkat ya, keburu ketinggalan pesawat, byee i love you" ucap Nanta dengan mencium pipi kanan Ye Jun.


"byee i love you too" jawab Ye Jun dengan mencium kening Nanta.


Lalu Nanta pun segera menuju ke pesawatnya, sedangkan Ye Jun melihat kepergian istrinya ia meneteskan air matanya.


'baru ketemu udah harus pisah lagi' Batin Ye Jun.


******


"Kembali lagi pada kepura puraan" ucap Nanta dengan pandangan kosong menatap ke luar jendela pesawat.


Sesampai di Bandara Soekarno - Hatta ~


Nanta yang melihat Khaindra sedang menunggunya segera menghampiri dan mencium tangan Khaindra.


"Kamu nunggu lama?" Tanya Nanta.


"Nggak sih, barusan Dateng" jawab Khaindra.


"Ohh yaudah" balas Nanta singkat.


Lalu mereka menuju ke mobil untuk segera pulang kerumah.

__ADS_1


Selama diperjalanan, suasana hening tak ada satu katapun yang keluar dari mulut mereka berdua.


Nanta hanya melihat keluar jendela mobil dengan wajah lesu.


"Mulai besok dirumah ada ART jadi kamu ga usah repot repot beresin rumah atau masak, kamu cukup kerja aja tapi kalau perut kamu semakin membesar kamu berhenti kerja, kamu istirahat dirumah aja" ucap Khaindra dengan wajah datar.


"Hmm" jawab Nanta singkat dengan terus menatap keluar jendela.


Sesampai dirumah ~


Nanta telah selesai mandi dan makan masakan khaindra.


keduanya sekarang berada disofa ruang tamu.


"Kamu emang ga kerja?" Tanya Nanta.


"Libur" jawab Khaindra tak mengalihkan pandangannya dari ponselnya.


"Ohh"


Lalu Nanta menuju ke kamar bertujuan untuk istirahat.


"Kamar" ucap Nanta dengan melanjutkan langkah kaki nya tanpa menoleh ke belakang.


Segera Khaindra pun mengekori Nanta ke kamar.


"Ngapain ikut" ucap Nanta dengan mengerutkan dahinya.


"Emang ga boleh?" Tanya Khaindra lagi.


"Ya udah sana kamu ke kamar, aku mau ke dapur dulu minum kopi" jawab Nanta langsung menuju ke dapur.


"jangan terlalu sering minum kopi, ga baik buat kahamilan kamu" ucap Khaindra mengekori Nanta.


"Hmmmm" jawab Nanta singkat tak memperdulikan ucapan suaminya.

__ADS_1


'ngapain sih dia daritadi ngikutin aku terus, bikin kesel aja' batin Nanta.


"Ngapain daritadi kamu ngikutin aku?" Tanya Nanta sambil menoleh kebelakang.


"Kangen" ucap khaindra dengan senyum smirk nya.


"......" Tak ada jawaban dari Nanta, ia terus melanjutkan kegiatannya membuat kopi, sebenarnya ada art yang bisa membuatkannya tetapi ia lebih suka membuatnya sendiri.


Tiba tiba Khaindra memeluk Nanta dari belakang dan mencium pipinya berkali kali saat ia sedang membuat kopi.


"Ihh awas lepasin" ucap Nanta dengan menyikut Khaindra berkali kali.


Akhirnya Khaindra melepas pelukannya, Nanta pun segera berlari menuju balkon dengan membawa kopinya.


Khaindra ikut berlari mengejar sang istri menuju ke balkon.


"Kamu ga ada kerjaan lain?, Daritadi ngikutin aku mulu kek Intel aja" Ucap Nanta dengan menatap tajam ke arah Khaindra.


"Kan udah aku bilang, aku kangen sama kamu" ucap Khaindra kemudian duduk disebelah Nanta.


"Heleh" ucap Nanta dengan memutar bola matanya. "Ohh ya, kamu bisa nolongin aku ga?" Tanya Nanta.


"Nolongin apa?, Insyaallah aku bisa, apapun buat istriku pasti bisa" Jawab Khaindra.


'Heleh' batin Nanta.


"Aku mau kamu nolongin aku deketin dokter Kritsan sama adik ipar aku, dia namanya Hyeon Jin" ucap Nanta.


"Oke aku akan bantuin, asalkan adik ipar kamu berperilaku baik aku mau bantuin apa lagi demi kebaikan sahabatku, selama ini dia ga pernah tertarik sama cewek, siapa tau kalo dia deket sama adik ipar kamu bisa ada rasa" ucap Khaindra.


"Ehh adik ipar aku itu perilakunya baik banget sopan lagi, dia itu dulu temen sekampus aku bisa dikatakan dia sahabatku juga, tapi gimana caranya deketin dokter Kritsan sama Hyeon Jin?" Ucap Nanta dengan sesekali menyeruput kopinya.


"Iya iya, aku juga ga tau gimana caranya?, ntar kita pikir pikir lagi deh, aku kasian sama si Kritsan udah tua juga belum nikah nikah keburu kadaluarsa unggasnya" ucap Khaindra dengan tertawa kecil.


Nanta tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Khaindra.

__ADS_1


'ada ada aja sih ni orang' batin Nanta dengan melanjutkan tertawanya.


~•~


__ADS_2