Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
Bonus Chapter


__ADS_3

4 hari kemudian, Jane dan Jevan telah kembali ke Indonesia, mereka berdua mendadak kembali pulang karena ada urusan penting.


Saat dimalam hari, Nanta yang hendak merebahkan badannya diranjang, niatnya diurungkan akibat suara deringan telfon dari handphone nya.


Ia pun berjalan mengambil handphone nya yang berada diatas meja nakas dan terlihat tertera nama ibunya lah yang menelefon.


tak membutuhkan waktu lama, ia pun mengangkatnya dan sambungan telfon pun terhubung.


📞 Assalamualaikum Bu


📞 Waalaikumsalam, kamu lagi apa sayang?


📞 Mau tidur Bu


📞 Ohh maaf ya ganggu


📞 Ngga papa


📞 Ibu kangen banget sama kamu dan anak anak kamu, kapan kamu pulang ke indonesia?


📞 Nanta juga kangen, Nanta tunggu kalo anak anak liburan sekolah baru Nanta ajak ke Indonesia


📞 Apakah masih lama?


📞 Kurang lebih satu mingguan lagi


📞 Yasudahlah, boleh handphone nya kamu kasih ke anak anak, ibu mau ngomong sama mereka


Tanpa balasan, Nanta pun berjalan ke kamar anak anaknya dan memberikan handphone yang masih terhubung tersebut.


Pertama ia berikan handphone tersebut pada Yeonjun yang berada di dapur sedang mengambil air putih.


"Ini nenek sayang" ucap Nanta yang hanya diangguki oleh Yeonjun, Yeonjun pun mengambil handphone tersebut dan memulai obrolan dengan neneknya.


📞 Malam nek, apa kabar?


📞 Malam juga, nenek baik.... ini Yeonjun apa Seojun?


📞 Ini Yeonjun nek, Yeonjun kangen banget sama nenek, kita akan ke Indonesia kalo udah liburan sekolah ya nek


📞 Nenek juga kangen sama kamu, iya nenek tunggu ya, oh iya slalu ingat nenek ya meskipun suatu saat nanti nenek akan pergi selama lamanya, nenek pamit ya


📞 Nenek ga boleh bilang begitu, nenek akan tetap bersama kami sampai kami punya anak, jadi nenek punya cicit


📞 Eheheh iya anak baik

__ADS_1


📞 Jaga kesehatan ya nek, Yeonjun mau tidur dulu besok sekolah


Yeonjun pun memberikan kembali handphone tersebut pada sang mama, lalu Nanta pun kembali mencari keberadaan Seojun dan Kayla.


"Ini nenek sayang, dia mau ngomong sama kamu" ucap Nanta pada Kayla yang sedang bermain ponsel di kamarnya.


Kayla pun mengangguk dengan senyuman lebar di bibirnya.


📞 Assalamualaikum nenek, apa kabar? Kay kangen banget, Kay pingin cium nenek


📞 Waalaikumsam baik sayangku, nenek juga kangen nih pingin peluk sama cium kamu hehe, nenek cuma mau bilang jangan lupain nenek ya meskipun suatu saat nanti nenek akan pergi selama lamanya


📞 Nenek kenapa nenek bilang begitu? ga baik loh nek


📞 memang benar Kayla ku, suatu saat nanti nenek kan akan kembali ke rumah tuhan


📞 Iya nek, tapi Kayla ga rela, pokoknya nenek ga boleh bilang gitu lagi ya, nenek akan slalu ada dihati Kayla


📞 Iya makasih ya


📞 Iya nek sama sama, Kay mau tidur ya i love you


📞 Love you to


Setelah selesai mengobrol dengan Kayla, Nanta pun mengucapkan selamat tidur pada sang ibu, karena Seojun telah tertidur pulas jadi Yuli tak jadi mengobrol dengan Seojun ia hanya menitipkan salam untuk cucunya tersebut, lalu keduanya pun memutuskan untuk mematikan sambungan telfon dan beranjak tidur.


Tak terasa keesokan paginya, Nanta yang bangun lebih dulu, ia membangunkan suaminya untuk diajak sholat shubuh berjamaah.


Setelah sholat berjamaah, ia pun membangunkan ketiga anaknya menyuruhnya untuk melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.


Ketiga nya terbangun, lalu melaksanakan sholat shubuh berjamaah di kamar Kayla.


Selesai sholat, Seojun dan Yeonjun bersiap siap untuk berangkat sekolah, mereka menyiapkan semua keperluan sekolah, sedangkan Kayla ia sudah berada didapur bersama sang mama untuk membantu memasak.


Meskipun mereka mempunyai banyak art tetapi Kayla masih turut serta membantu memasak karena suatu saat nanti jika ia berkeluarga, itu adalah kewajibannya, jadi dia harus bisa memasak dan juga bisa semua yang harus dilakukan oleh ibu rumah tangga.


Saat di tengah tengah kesibukannya sedang memasak bersama sang mama dan beberapa art lainnya, tiba tiba terdengar suara deringan telfon milik Nanta.


Nanta pun segera mengambil handphone nya yang berada di saku rok nya dan menjauh dari Kayla dan art nya, karena nama yang tertera di handphone nya itu adalah Hyeonjin maka ia pun segera mengangkatnya.


📞 Assalamualaikum ada apa?


📞 Waalaikumsalam kak, kak berita duka..... tante Yuli meninggal dunia, tadi aku dikabarin sama tetangga nya, katanya dia teriak sepulang dari masjid habis sholat shubuh


📞 A-apa? Innalilahi wa innailaihi rojiun

__ADS_1


'deg' Seketika hati Nanta terasa sesak, namun ia tidak bisa mengeluarkan air matanya, ia hanya bisa terdiam dengan mulut yang tak bisa berkata apa apa.


📞 Kak, kakak yang sabar ya


Tanpa balasan, Nanta pun segera mematikan telfon tersebut, lalu ia duduk di kursi meja makan dan air mata pun mulai turun dari mata cantiknya.


Yeonjun dan Seojun yang sedang menuruni tangga, ia melihat sang mama menangis, mereka pun segera berlari menghampirinya.


"Mama kenapa?" tanya keduanya yang merasa sangat panik dengan mama nya yang mengeluarkan banyak air mata.


Sontak Kayla pun menoleh ke arah ruang makan dan ikut menghampiri Nanta yang terlihat sedang menangis.


"Mama kenapa?" tanya Kayla yang khawatir sekaligus bingung.


"Ibuuuuu!" teriak Nanta dengan tangis yang mulai pecah terdengar sangat keras dari ruang makan.


Mendengar teriakan sang istri, Yejun pun berlari menuju ke sumber suara.


Sesampai disana, terlihatlah Nanta yang menangis sejadi jadinya dengan dikelilingi oleh ketiga anaknya dan juga semua art nya.


Yejun pun menghampiri sang istri dan menggendongnya membawanya ke kamar.


Sesampai di kamar ~


"Kamu kenapa by?" tanya Yejun dengan lembut seraya mengusap air mata yang terus turun di pipi Nanta.


"Ibu by, di-dia meninggal..... pokoknya sekarang juga kita pulang ke Indonesia huaaaa hiks... hiks..." jawab Nanta.


"Innalilahi wa innailaihi rojiun, yasudah ayo sekarang kita berangkat, kamu yang sabar ya sayang" ucap Yejun dengan memeluk sang istri mencoba menenangkannya.


"Gimana sama anak anak?" tanya Nanta.


"mereka ikut, biar Dejun yang ngizinin mereka ke guru guru" jawab Yejun.


setelah dirasa cukup menenangkan sang istri yang masih dalam keadaan berduka, ia pun segera menemui anak anaknya yang akan bersiap menuju sekolah.


Yejun pun segera memberitahukan pada anak anaknya untuk segera berberes pergi terbang ke Indonesia.


Agar mereka tak bingung, Yejun juga memberitahukan fakta nya yang membuat ketiga nya terkejut dan meneteskan air matanya.


sedangkan Nanta, ia tak memikirkan untuk berberes, semua kebutuhannya akan di siapkan oleh art nya.


setelah semua nya telah siap, Yejun pun menyewa 2 helikopter untuk membawanya ke Indonesia, tak lupa ia juga menyuruh adiknya untuk mengizinkan kedua anaknya untuk tidak masuk sekolah 1 Minggu ini.


Budayakan like, komen and vote ✨

__ADS_1


~•~


__ADS_2