Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
KS 71


__ADS_3

"ma pa kita berangkat ya" pamit kedua bocah tersebut pada kedua orang tuanya.


"Papa anter ya" tawar Yejun.


"Beneran?" Yeonjun terlihat sangat terkejut dengan wajah sumringah.


"Papa ga lagi buru buru kan?" Saut Seojun.


"Ngga nak, papa lagi ga buru buru, jadi papa bisa anterin kalian ke sekolah" ucap Yejun dengan mengelus lembut rambut kedua anaknya.


"Yeayy!!! Horeee" teriak keduanya merasa sangat gembira. Karena jarang sekali papa nya mengantar mereka ke sekolah.


"Yaudah pamit dulu, salaman sama mama"


Keduanya mengangguk dan mencium punggung tangan Nanta. Nanta mencium punggung tangan sang suami, kemudian ketiganya berangkat.


"Rumah sepi banget ga ada anak anak" oceh Nanta dengan membereskan tempat tidur anaknya yang berantakan.


*****


"Sudah Sampai"


"Makasih ya pa udah anterin kita" ucap Seojun dan Yeonjun.


"Iya, kalian belajar yang rajin" Yejun mencium kening kedua anaknya.


"Siap pa" Seojun dan Yeonjun mencium punggung tangan ayah nya, lalu mereka masuk ke sekolah yang berbeda karena sekolah mereka bersebelahan.


"Hati hati pa!!" Keduanya kompak dengan melambaikan tangan pada sang ayah.


Yejun tersenyum, lalu ia pun berangkat menuju ke Incheon.


"Senangnya bisa mengantar anak anak ke sekolah, tapi aku sangat sedih disaat aku bahagia mempunyai anak tetapi aku malah tidak bisa memberikan apa apa pada mereka, bertemu mereka saja jarang sekali" ucap Yejun sangat sedih. Ia masuk kedalam mobil nya dan mobil mulai melaju.


Saat memasuki gerbang, tiba tiba Yeonjun dikagetkan oleh sumber suara yang muncul dari belakangnya, seketika ia pun menoleh ke belakang.

__ADS_1


"Ehh Yeonjun, itu papa kamu ya?" Tanya seorang anak laki laki yang tak lain adalah temannya.


"Iya, kenapa?" Jawab Yeonjun.


"Baru pertama kali liat papa kamu anter kamu ke sekolah, biasanya kan kalian naik bus, atau naik sepeda"


"Iya, papa lagi ga terlalu sibuk jadi bisa nganterin aku sama kakak ke sekolah" jawab Yeonjun.


"Ohh, semoga sering sering dianterin sama papa kamu ya"


"Iya makasih"


Lalu kedua anak tersebut masuk ke kelas masing masing.


Pelajaran terus berlanjut, sampai akhirnya waktu pulang sekolah pun tiba. Seojun segera menghampiri sang adik didepan gerbang sekolah, lalu keduanya pun berjalan mencari bus untuk pulang.


Sesampai dirumah, keduanya disambut oleh sang mama yang tertidur menunggu mereka di sofa ruang tamu.


"Sttt mama tidur jangan berisik" bisik Seojun pada adiknya.


Sesampai dikamar, mereka segera membersihkan badan kemudian melaksanakan sholat ashar berjamaah.


Selesai sholat, mereka turun kebawah.


"Mama belum bangun, yuk kita bantu mama masak sama bersih bersih rumah" ajak Seojun.


"Iya kak"


Mereka menuju dapur, saat hendak mengambil teflon tiba tiba tak sengaja Yeonjun tersandung, dan.....


Klontang!!!!!!


Teflon tersebut terjatuh ke lantai, membuat suara bising dirumah.


"Maling!!!" Teriak Nanta dengan berteriak terkejut.

__ADS_1


Kedua bocah tersebut menganga mendengar suara teriakan sang mama, lalu keduanya berlari menghampiri Nanta dan memeluknya.


"Mama!!!"


"Kalian gapapa kan?" Ucap Nanta dengan mengusap rambut kedua anaknya.


Keduanya mengangguk.


"Ayo kita pelan pelan ke dapur, ada maling!" Ucap Nanta.


Kedua bocah tersebut saling tatap sambil menahan tawa sampai muka keduanya merah seperti tomat.


"Ma malingnya ada disini kok!" Ucap Seojun.


"Mana mana?" Nanta menoleh ke kanan dan kirinya.


"Disebelah kiri mama yang pake baju hitam ma" ucap Seojun.


"Kakak!" Yeonjun memukul lengan kakaknya pelan.


"Jangan bercanda ah!" Ucap Nanta.


"Ngga ma, tadi itu bunyi suara teflon jatuh, Yeonjun yang jatuhin" jelas Seojun.


"Hehe" Yeonjun menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Kirain maling" Nanta menggeleng gelengkan kepalanya.


~•~


Untuk para readers tercinta, author minta maaf karena udah lama ga up, soalnya author lagi sakit, seminggu ga bisa bangun🙏🥺


Dan sekarang udah mendingan, author akan kembali up lagi😊🎉


Jaga kesehatan semua😘🤗

__ADS_1


__ADS_2