
3 hari lamanya Yejun dan Nanta berlibur di Jeju, lalu mereka pun kembali ke Seoul menaiki pesawat.
Sesampai di bandara Seoul, Yejun dan Nanta telah dijemput oleh supir pribadi Yejun menaiki mobil Lamborghini Sian berwarna Hijau kesayangan Yejun.
20 menit telah berlalu, Yejun dan Nanta telah sampai di rumah, kedatangan Yejun dan Nanta disambut oleh sepasang suami istri dan 1 balita perempuan yang terlihat seperti baru saja datang, karena mereka masih membawa kedua koper ditangannya.
"Assalamualaikum!!" Nanta dan Yejun mengucap salam bersamaan saat memasuki rumah.
"Waalaikumsalam" jawab sepasang suami istri tersebut yang tak lain adalah Hyeonjin dan Kritsan yang langsung menoleh ke arah Yejun dan Nanta.
Nanta terkejut akan kedatangan Hyeonjin, tanpa sadar ia menutup mulutnya yang sedang menganga melihat Hyeonjin menggendong putri kecil cantiknya.
"Hyeonjin!!!" Nanta berteriak kegirangan.
Lalu Hyeonjin pun menurunkan Jane dari gendongannya dan ia pun langsung berlari menghampiri Nanta, Nanta dan Hyeonjin pun berpelukan cukup lama dan tanpa sadar Nanta meneteskan air matanya, karena ia sangat merindukan Sahabat sekaligus adik iparnya itu.
"Kangen" ucap mereka berdua bersamaan.
"Aku juga kangen" mereka berdua sekali lagi berucap secara bersamaan.
Nanta dan Hyeonjin pun tertawa dengan melepaskan pelukannya, lalu mereka semua duduk diruang tamu.
"Mbak, mana mama sama papa?" Tanya Hyeonjin kepada salah satu asisten rumah tangga.
"Nyonya lagi ada di kamar mandi, Kalo tuan ada di kantor" jawab ART tersebut.
"Oh yasudah, kalo Dejun dimana? Kok kakak kakaknya datang malah ga keluar?" Tanya Hyeonjin sekali lagi.
"Tuan muda ikut ke kantor sama Tuan"
__ADS_1
"Oh gitu ya, ya udah makasih, hmmm..... Tolong buatin kita minuman ya" pinta Hyeonjin.
"Baik nona" jawab ART tersebut kemudian ia menuju ke dapur untuk membuat kan minuman.
Hyeonjin, Kritsan, Nanta, Yejun, dan mama pun mengobrol bersama, sedangkan Jane ia bersama Babysiter nya menuju ke belakang rumah untuk melihat taman dan ikan koi.
'Kok kayak pernah liat dia ya, tapi dimana? ' batin Kritsan trus bertanya tanya dengan terus menatap Nanta lekat lekat.
Nanta yang merasa terus dilihat oleh Kritsan, ia merasa risih dan berpindah duduk di sebelah Yejun dengan memegang lengan Yejun.
'Dia kok liatin aku terus?, apa dia kenal sama aku?, tapi... kata om Khai dia kan ga pernah liat muka ku' batin Nanta merasa bingung.
"Maaf, aku ke kamar dulu ya mau istirahat, permisi" ucap Nanta tak tahan kemudian langsung berdiri dan menuju ke lantai 2 letak kamarnya berada.
"Yasudah kalian istirahat juga, kan kalian baru datang dari perjalanan jauh belum istirahat" ucap mama.
Lalu mereka semua pun bubar dan menuju ke kamar masing masing.
Sedangkan mama, dia menuju ke taman belakang untuk melihat cucu perempuannya itu.
"Jane!!, Nenek kangen sayang" ucap mama langsung mengambil Jane dari gendongan Babysiter.
Jane hanya tersenyum melihat neneknya terus mencium pipi tembem nya.
"Ihh cantiknya cucu nenek"
"Jane udah makan?"
"Udah nek" jawab Jane dengan mengangguk.
__ADS_1
"Ayo masuk sayang, di luar dingin" ajak mama.
"Ayo" jawab Jane.
Lalu ketiganya masuk kedalam rumah, dan membawa Jane masuk kedalam kamarnya yang dipenuhi oleh mainan.
"Nenek beli mainan?" Tanya Jane.
"Iya, nenek beli banyak mainan buat Jane, sama nanti buat anaknya Tante Nanta"
Jane hanya tersenyum dan mengangguk merasa senang melihat banyak mainan, kemudian ia bermain semua mainan yang ada dikamar dengan ditemani oleh nenek dan babysiter nya.
"Nenek capek mau ke kamar dulu ya Jane"
"Ya" jawab Jane.
"Jaga Jane"
"Baik nyonya" jawab Babysiter tersebut.
Lalu mama kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
🌼 Jane Luisa Dechkorn
~•~
__ADS_1