Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
KS 60


__ADS_3

Tepat pukul 16.15 Yejun telah sampai dirumah, sebelum Nanta bangun ia telah selesai membersihkan badan, tampak dari wajahnya yang sudah fresh.


Saat Yejun hendak membangunkan sang istri untuk mengajaknya sholat ashar, Nanta Bandung terlebih dulu, sayup sayup ia melihat Yejun didepan matanya.


"By" Ucap Nanta dan langsung menarik kedalam pelukannya.


"Aku kangen banget sama kamu" ucapnya tak ingin lepas dari pelukan.


"Kan tiap hari ketemu, masa masih kangen"


"Stt! Aku mau tidur dipelukan kamu" Nanta tak ingin melepaskannya, rasanya sangat nyaman dipeluk oleh suami tercinta.


"Udah ayo bangun by, kamu belum sholat loh" ucap Yejun yang langsung membuat Nanta melepas pelukannya.


"Oh iya!!" Ucap Nanta sambil menepuk dahinya.


Lalu ia pun bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badan tak lupa ia juga mengambil air wudhu, selesai membersihkan badan, ia dan suaminya melaksanakan sholat ashar berjamaah.


Selesai sholat, Yejun merebahkan badannya diatas ranjang, sedangkan Nanta ia duduk disebelah Yejun sambil memijit kaki nya perlahan.


"Udah ah by, kasian kamu nanti capek" ucap Yejun yang berkali kali menepis tangan Nanta dari kakinya.


"Gapapa, kan aku mau berbakti hehe" ucap Nanta dengan terus memijit kaki Yejun.


"Kita makan malam diluar yuk" ajak Yejun.


"Boleh" jawabnya.


"Tapi.... Kita makan malamnya ajak Hajoon juga ya" pinta Nanta yang membuat Yejun sangat terkejut.


"Apa!!!" Sontak Yejun langsung terbangun dari tidurnya dengan mulut menganga mendengar ucapan Nanta.


"Iya ajak Hajoon, bolehkan?" Ucap Nanta dengan mengangguk.


"Kenapa ga kita berdua aja sih by, dia siapa.. dia bukan keluarga kita, kalo ajak Dejun sih gapapa"


"Tapi kan aku maunya sama Hajoon" kekeh Nanta.


"Yaudah makan dirumah aja, ga jadi makan diluar" Yejun merasa kesal.

__ADS_1


"Tapi kan by ini kemauannya baby, Aku cuma mau makan malemnya cuma ada dia aja ga mau yang aneh aneh kok"


"Itu aneh by"


"Huh kamu tuh ya jahat banget sih!!" Nanta langsung membuang muka dan pergi keluar dari kamar.


'Tau gitu ga usah ajak makan diluar' batin Yejun merasa kesal.


Lalu Yejun pun mengejar sang istri yang berlari meunuruni anak tangga.


"By jangan lari!!" Teriak Yejun.


"Ga peduli!!" Nanta terus berlari seperti anak kecil.


Keduanya saling kejar kejaran, sampai akhirnya Nanta tertangkap oleh Yejun dan ia langsung memeluk sang istri.


"Jangan lari lari by, aku takut kehilangan bayi yang ada di rahim kamu, aku ga mau kehilangan yang kedua kalinya" jelas Yejun dengan raut wajah sedih.


Keduanya saling tatap.


"Iya maaf" ucap Nanta sambil menunduk merasa bersalah karena sikapnya yang seperti anak kecil.


"Janji!!" Nanta menyatukan jari kelingkingnya dengan jari kelingkin Yejun.


Keduanya pun tersenyum, dan kembali ke kamar untuk bersiap siap menuju ke restoran, sebelum pergi ke restoran, mereka melaksanakan sholat Maghrib terlebih dahulu.




Keduanya telah selesai bersiap, lalu mereka segera menuju ke restoran.


Didalam mobil ~


"Kamu udah bilang ke Hajoon kan?" Tanya Nanta meyakinkan.


"Iya udah" jawab Yejun.


Sesampai direstoran, Hajoon telah menunggu duduk disebuah kursi meja makan yang sudah mereka pesan sebelumnya.

__ADS_1


"Hei udah lama nunggu?" Tanya Yejun sambil menjabat tangan Hajoon.


"Barusan" jawab Hajoon dengan santai nya.


Setelah memesan makanan, tak lama makanan pun datang kemudian mereka memulai makan malam bersamanya.


Nanta sedari tadi slalu menatap wajah tampan Hajoon, sampai sampai makanannya tak ia sentuh sama sekali.


"Sayang" ucap Yejun sambil menyenggol lengan Nanta.


Sontak Nanta terkejut dan menoleh ke arah Yejun.


"Apa?"


"Cepet dimakan, mau aku suapin?"


Nanta menggeleng dan mulai memakan makanannya sedikit demi sedikit dengan terus menatap wajah pemuda yang berada didepannya dengan penuh kekaguman.


Hajoon yang sedari tadi ditatap oleh Nanta, ia merasa tidak enak oleh sahabatnya, yaitu Yejun, ia secepatnya mungkin menghabiskan makanannya dan akan segera pergi dari restoran.


"Maaf saya pulang sekarang, makanan juga sudah habis, terimakasih atas undangan makan malam kalian" ucap Hajoon sambil menunduk memberi salam kemudian pergi meninggalkan sepasang suami istri yang masih sibuk melahap makanannya.


"Loh!" Ucap Nanta kecewa.


"Udah sayang cepet dimakan, baru kita pulang"


Setelah makanan habis, Yejun pun membayarnya dan langsung menuju pulang kerumah.


"By makasih ya udah mau nurutin kemauan aku" ucap Nanta sambil mencium kedua pipi Yejun.


Yejun hanya mengangguk.


Tak lama mereka telah sampai di rumah, dan mereka segera melaksanakan sholat isya, lalu mereka beranjak tidur.


🌼 Visual Kim Hajoon



~•~

__ADS_1


__ADS_2