
Selamat Membaca 🤗🤗
Keesokan harinya sesampai di bandara Daegu mereka segera menuju ke hotel untuk mereka tinggali selama 2 hari.
15 menit perjalanan mereka telah sampai di hotel, 1 keluarga besar tersebut segera membersihkan badan agar badan terasa fresh.
setelah semua selesai membersihkan badan dan telah selesai makan direstoran hotel, kemudian mereka langsung menuju ke tempat wisata eworld Daegu, Karena jam telah menunjukkan pukul 20.55 mereka memutuskan untuk berhenti disebuah masjid di Daegu untuk melaksanakan sholat isya' terlebih dahulu.
20 menit lamanya, Nanta, Yejun, Kritsan dan Hyeonjin telah selesai melaksanakan kewajibannya, lalu mereka segera melanjutkan perjalanannya kembali menuju ke tempat wisata eworld Daegu.
Beberapa menit telah berlalu, mereka telah sampai di eworld Daegu dan segera membeli karcis masuk untuk 1 keluarga besar tersebut.
Jane terlihat sangat senang bisa berlibur di eworld bersama keluarga besarnya biasanya dia hanya berlibur bersama papa dan mamanya saja.
Jane terus berlari kesana kemari kegirangan sampai sampai Hyeonjin kewalahan menjaganya.
"Jane jangan lari lari terus ya, kasian mama capek ngejar kamu, nanti kalo kamu lari lari an terus hilang gimana?" Ucap Yejun kemudian langsung menggendong Jane di pundaknya dan mengajaknya berkeliling.
"Hooree seru om terbang" Jane Kegirangan.
Yejun terus menggendong Jane dipundaknya dengan berlari kecil, keduanya terlihat sangat akrab dan bahagia.
__ADS_1
"Kak liat deh kak Yejun, kayaknya dia suka anak kecil, cepet punya anak ya kak" Hyeonjin berbisik di telinga Nanta.
"Iya iya lagi berusaha" Nanta membalas dengan tertawa kecil.
Semuanya tertawa melihat Yejun kecapek an dengan nafas terengah engah menggendong Jane kesana kemari.
"Sayang sini turun, gendong sama papa ya, kasian om Yejun capek oke" Kritsan pun membuka suara.
"Iya pa, makasih ya om dan maaf bikin om Yejun capek" ucap Jane dengan suara imut nya.
"Iya gapapa" jawab Yejun dengan tersenyum.
"Jane, nih kakek punya 3 permen mau ga?" Tanya sang kakek, yaitu papa dari Yejun, Hyeonjin dan Dejun.
"Mau kek, makasih ya" jawab Jane kemudian mengambil permen dari tangan kakeknya.
Karena kasihan Dejun pun menawarkan Jane untuk naik dipundaknya.
"Jane, papa kayaknya capek sini sama om ya kasihan tuh papa" ucap Dejun yang selama ini cuek terhadap Jane.
"Om Dejun ga marah kan kalo aku gendong dipundaknya om?" Tanya Jane meyakinkan.
"Ngga lah, ayo sini"
"Oke, tapi biasanya om ga peduli sama aku, tapi kok tiba tiba om jadi peduli sama aku" jawab Jane membuat Dejun malu.
"Kata siapa?, Om peduli and sayang sama Jane asalkan Jane jangan nakal" ucap Dejun langsung menyaut Jane dari pundak Kritsan.
__ADS_1
Jane pun telah berada dipundak Dejun, tetapi Jane sedikit berbeda karena tingkah lakunya diam tidak banyak gerak, tidak seperti saat bersama Kritsan dan Yejun.
'Kok anteng dia?' batin Dejun.
"Kamu capek sayang? Kok anteng, daritadi kamu ga bisa diem" tanya Hyeonjin.
"Ngga ma, cuma mau nikmati pemandangan aja, kalo banyak gerak aku takut om Dejun marah" jawab Jane dengan polosnya.
Seketika Dejun langsung menoleh kebelakang dan memberikan senyuman tidak enak kepada Jane, yang membuat Jane tersenyum Pepsodent dengan melirik ke arah sang mama.
"Ya udah sini, Jane jalan aja oke tapi jangan lari lari an" ucap Hyeonjin.
"Oke ma" jawab Jane kemudian diturunkan oleh Dejun, Jane pun berada disamping sang mama dengan kedua tangan dipegangi oleh Nenek dan mama nya.
3 jam telah berlalu, hari sudah semakin malam, mereka pun memutuskan untuk pulang karena badan sudah terasa capek dan angin malam tidak baik bagi kesehatan.
Sebelum pulang ke hotel, mereka mampir di sebuah restoran untuk makan malam terlebih dahulu, karena perut mereka sudah terasa keroncongan.
Setelah selesai makan malam, mereka pun melanjutkan perjalanannya pulang ke hotel.
~•~
Tinggalkan jejak ✨
Like, Komen, dan Vote🎉
Terimakasih untuk yang setia membaca ceritaku 🤍🤍
__ADS_1
Sehat selalu🌈🥰