Kedua Suamiku

Kedua Suamiku
ada apa dengan Nanta?


__ADS_3

1 Minggu kemudian, Dejun telah bekerja di perusahaan sang ayah yang berada di kota Incheon, ia bekerja sebagai karyawan biasa karena kemampuan bisnis nya yang belum terlalu mahir.


Disisi lain Yejun telah mempersiapkan barang barangnya untuk dibawa menuju ke Busan, karena ia akan meeting bersama rekan kerja nya.


"By berangkat ya" ucap Yejun dengan mengulurkan tangan kanannya.


"Iya by hati hati ya, jangan lupa sholatnya" ucap Nanta dengan mencium punggung tangan Yejun.


"Iya, hmm... aku di Busan sekitar 3 hari an gapapa kan"


"Iya gapapa, asal jangan lupa pulang, dirumah ada istri yang lagi setia menunggu kepulangan suami tercinta" ucap Nanta dengan tersenyum manis.


"Iya iya, ih gemes" ucap Yejun dengan mengacak ngacak rambut Nanta.


Lalu Yejun pun masuk ke dalam mobil tak lupa ia mencium kening sang istri sebelum masuk kedalam mobil.


Mobil pun mulai melaju perlahan, Yejun melambaikan tangan kepada Nanta, Nanta pun membalas lambaian tangan Yejun.


Lalu Nanta pun masuk ke dalam rumah, ia berlari menuju kamar mandi karena tiba tiba ia merasa mual.


Cukup lama ia berada di dalam kamar mandi, sampai tubuhnya merasa lemas karena telah mengeluarkan semua isi didalam perutnya.


"Kamu kenapa sayang?" Tanya Mama.


"Ngga apa apa ma, ini cuma kayak lagi ga enak badan aja" jawab Nanta.


"Ya udah kamu istirahat, mama anterin kamu ke kamar"


"Ngga usah ma, Nanta bisa sendiri ke kamar"


"Udah ayo" ucap mama dengan menuntun Nanta menaiki tangga.


"Yaudah deh" jawab Nanta pasrah.


"Kamu udah makan?" Tanya mama.


"Udah ma tapi sedikit, entah kenapa hari ini Nanta ga enak makan" jawab Nanta dengan terus mengelus perutnya.

__ADS_1


"Ya udah, ntar mama suruh ART bawain makanan buat kamu trus mama suapin"


"Ngga ma Nanta ga laper" tolak Nanta.


"Biar kamu sehat sayang, makan ya" rayu mama.


"Yaudah iya ma, tapi... makannya sesuai dengan kemauanku ya ma, kalo aku udah ga mau jangan dipaksa"


"Iya"


Mereka telah sampai di kamar Nanta dan Yejun, Nanta pun duduk di pinggir ranjang.


"Kamu tiduran dulu, mama kebawah mau bilang ke ART minta buatin makan buat kamu, ntar mama balik lagi buat suapin kamu ya"


"Iya ma, makasih ya"


Mama pun tersenyum dan kemudian turun kebawah menuju dapur.


Sesampai di dapur ~


"Tolong buatin menantu saya makanan" ucap mama kepada ART nya.


Lalu mama pun kembali ke kamar Nanta, ia melihat ke segala arah tetapi tak terlihat Nanta di dalam kamar.


"Apa dia di kamar mandi ya?" Ucap mama dengan menuju ke kamar mandi sebelah kamar Nanta.


Terdengar suara seseorang yang sedang mual mual yang tak lain adalah Nanta.


Tok! Tok! Tok!


"Sayang! Nanta! Kamu kenapa?!" Ucap mama dengan berteriak agar terdengar oleh Nanta.


"Gapapa ma!!" Saut Nanta dengan berteriak.


'Ada apa dengan Nanta? ' batin Mama.


3 detik kemudian Nanta keluar dari kamar mandi yang kemudian langsung dipeluk oleh mama mertuanya.

__ADS_1


Mama langsung menyentuh dahi Nanta tetapi suhu nya normal.


"Ayo kamu istirahat ke kamar, makan yang banyak"


Nanta mengangguk kemudian mereka kembali ke kamar, mereka duduk di sofa, mama hendak menyuapi Nanta tetapi Nanta menolaknya.


"Aku sendiri aja ma" ucapnya.


"Ya udah ini" ucap mama dengan memberikan piringnya.


Saat hendak memasukkan sesuap nasi kedalam mulutnya, tak tahan ia langsung menaruh kembali piring tersebut dan berlari menuju kamar mandi sambil menutup mulutnya dengan tangan.


"Nanta kenapa ya? Apa jangan jangan dia hamil, wahh kalo dia hamil berarti bentar lagi aku punya cucu, dan cucuku akan tinggal bersama ku disini" ucap mama dengan senyum senyum.


Selang beberapa menit Nanta keluar dari kamar mandi, dan kemudian menuju ke kamarnya, lalu ia duduk di sofa kamarnya.


"Sayang apa jangan jangan kamu hamil" ucap mama dengan muka semringah.


"Ngga ma, mungkin aku cuma ga enak badan biasa, besok juga udah sembuh ga bakal mual mual lagi" bantah Nanta.


"Ya mungkin saja kamu hamil, coba kamu periksa pake testpack"


"Besok aja deh ma ya, Nanta lagi lemes banget ini, Nanta mau tidur dulu ya ma" ucap Nanta dengan menuju ke ranjang dan merebahkan badannya.


"Yasudah mama keluar tapi besok kamu harus cek pake testpack" ucap Mama keluar dari kamar Nanta.


"Iya" balas Nanta.


'Masa iya aku hamil? ' batin Nanta.


'Aku belum siap hamil lagi, baru aja hamil masa hamil lagi sih'


Cukup lama Nanta tak segera memejamkan matanya, beberapa menit kemudian ia pun terlelap dalam tidurnya.


~•~


Maaf semua, jarang update nih soalnya otak masih belum bisa diajak kompromi 🙏😊

__ADS_1


dan maaf kalo ceritanya semakin lama semakin ga menarik karena masih pemula mohon maklumi 😊🤫


__ADS_2