
Keesokan harinya tetap saja tak ada perubahan, Nanta tetap mual mual dan tidak berselera makan.
Karena merasa khawatir, Yejun pun langsung pulang ke Seoul dan memutuskan untuk membawa Nanta ke rumah sakit.
Selesai diperiksa, dokter mengatakan bahwa Nanta baik baik saja hanya kelelahan, karena penasaran mama memaksa Nanta untuk periksa ke dokter kandungan.
Sesampai di dokter kandungan, Nanta menolak untuk di periksa tetapi karena paksaan dari sang suami dan mertuanya akhirnya ia pun terpaksa menurutinya.
"By moga aja kamu hamil ya" ucap Yejun dengan terus memegangi tangan Nanta yang amat sangat dingin.
"Ehh.... iya moga aja" jawab Nanta tersentak dari lamunannya.
Sekarang tiba waktunya giliran Nanta, ia pun masuk ke dalam ruangan ditemani oleh sang suami, lalu ia menyampaikan keluhannya kepada dokter tersebut, kemudian ia tidur dan dokter kandungan tersebut memulai USG nya.
Betapa terkejutnya bahwa didalam perut Nanta terdapat sebuah bayi kecil terlihat seperti masih berumur 2 bulan, betapa bahagianya Yejun dan Nanta.
10 menit kemudian Nanta telah selesai dan keluar dari ruangan tersebut.
"Gimana Nanta?" Tanya mama dengan cemas.
Nanta menggelengkan kepalanya perlahan dengan menunduk.
"Kenapa sayang?" Tanya mama penasaran.
"Aku nggak ma" jawab Nanta dengan suara pelan.
"Ngga hamil?"
"Aku ngga... Ngga sakit maksudnya tapi aku hamil" jawab Nanta.
"Apa!! Beneran?" Ucap mama dengan muka semringah.
"Iya ma" jawab Nanta dan Yejun bersamaan.
__ADS_1
Lalu Nanta memberikan hasil USG nya, mama melihatnya dan ia pun langsung memeluk Nanta dan Yejun dengan erat, Lalu melepaskannya dan sesekali ia meloncat loncat kegirangan seperti anak kecil.
Lalu mereka segera bergegas pulang ke rumah untuk memberikan kabar gembira ini ke papa.
20 menit perjalanan, akhirnya mereka telah sampai di rumah.
"Papa!!!" Teriak Mama dengan berlari memeluk sang suami.
"Ada apa ma kok girang banget, ga malu apa diliatin anak sama mantu" ucap papa.
"Mama ga malu,, pa ada kabar gembira" ucap mama.
"Apa?, Kita mau punya mantu lagi atau kita mau punya cucu lagi?" Tanya papa dengan serius.
"Kita mau punya cucu lagi yeayy!!!" Ucap mama dengan berteriak.
"Apa benar nak?" Tanya papa ke Yejun dan Nanta.
Nanta hanya diam dengan senyuman manis nya.
"Syukurlah, bentar lagi papa akan punya cucu lagi, rumah ini akan ramai"
"Usia kandungannya berapa?" Tanya papa.
"Jalan 2 bulan pa" jawab Nanta.
"Tapi kata dokter kandungan Nanta sangat lemah jadi Nanta harus diem dirumah ga boleh ngapa ngapain, ga boleh melakukan aktivitas yang berat" ucap Yejun panjang lebar.
"Iya sayang kamu harus jaga kandungan kamu dengan baik, mama ga sabar mau punya cucu lagi, kamu harus diem ga boleh keluyuran and ga boleh bantu beres beres rumah atau masak dan lain sebagainya" ucap mama seperti berpidato.
"Iya mama" jawab Nanta.
"Ya udah sekarang kamu istirahat dikamar ya, Yejun kamu jaga istri kamu baik baik, mulai saat ini kamu ga boleh ninggalin istri kamu keluar kota dan ga boleh pulang kerja malem malem" Perintah Mama.
__ADS_1
"Baik siap ma" jawab Yejun dengan tegas.
Lalu Yejun dan Nanta pun menuju ke kamarnya dengan berhati hati menaiki tangga.
"By kita pindah kamar aja ya untuk sementara, aku takut kamu kenapa kenapa kalo harus bolak balik naik turun tangga" ucap Yejun merasa khawatir.
"Ngga by gapapa, ntar kalo usia kandungannya jalan 5 atau 6 bulan baru kita pindah kamar" ucap Nanta.
"Yaudah deh kalo itu mau kamu, kalo butuh apa apa panggil ART aja kalo aku ga ada dirumah, kalo aku dirumah kamu bisa minta tolong aku"
"Iya boss tercinta" ucap Nanta dengan mencubit pipi Yejun.
Sesampai dikamar, Nanta merebahkan badannya di ranjang dengan ditemani Yejun disebelahnya.
"Maaf ya by gara gara aku kamu jadi batal meeting nya, harusnya kamu ga usah pulang aku kan bisa periksa sendiri atau ngga bisa ajak mama" ucap Nanta.
"Gapapa sayang, itu semua ga terlalu penting, yang terpenting bagi aku itu kamu"
"Ihh gombal" ucap Nanta dengan mencubit lengan Yejun.
"Aww sakit bumil, btw by... Jadi aku harus puasa lama ya, ga bisa tempur dulu"
"Ya iya lah, kamu ga mau kan kalo anak kita kenapa kenapa, jadi kamu harus puasa dulu"
"Ya ampun, gapapa deh yang penting bentar lagi Yejun junior akan hadir didalam keluarga ini" ucap Yejun dengan terus mengelus perut Nanta.
"Iya senengnya ya by"
"Seneng banget akhirnya yang ku tunggu tunggu telah terkabulkan"
Cukup lama mereka mengobrol, sampai akhirnya mereka pun terlelap dalam tidur siangnya.
~•~
__ADS_1