
Dimalam berikutnya ~
Pada saat Khaindra hampir terpejam dengan memeluk erat gulingnya, tiba tiba Nanta berteriak dari arah dapur yang membuat Khaindra terbangun.
"Mas Khai!!!" Teriak Nanta.
Khaindra terkejut akan teriakan Nanta dan langsung berlari ke dapur.
"Ada apa? hah....hah..." Tanya Kritsan khawatir dengan nafas terengah engah.
"Dikulkas ga ada makanan, beliin aku cemilan ya di Indomaret" Pinta Nanta dengan memeluk erat lengan Khaindra.
"ya ampun kirain ada apa kamu teriak, ternyata cuma mau nyuruh beliin cemilan?"
"Ini udah malem, jarak dari rumah ke Indomaret lumayan jauh sayang, aku capek!" Tolak Khaindra.
"Ihh kok kamu jahat sih, berarti kamu ga sayang sama anak kamu, ya udah kalo gitu aku ga mau ketemu sama kamu, aku mau pergi dari sini sekarang" ucap Nanta dan langsung berlari ke kamar.
Khaindra pun langsung berlari menyusul sang istri ke kamar.
"Ehh jangan jangan, ya udah aku berangkat sekarang ya, doain aku selamat, dan kamu jangan nungguin aku diluar rumah lagi, kalo sampek nungguin lagi diluar... Aku ga akan nurutin apa yang kamu mau titik!" Jelas Khaindra dengan memegangi tangan Nanta yang sedang memasukkan baju nya ke koper.
"Oke aku nurut, makasih ya" ucap Nanta dengan tersenyum lebar.
__ADS_1
"Hmmm, mau dibeliin apa aja?" Tanya Khaindra.
"Jajanan yang biasa aku beli masa kamu lupa"
"Ohh itu doang, oke aku berangkat" ucap Khaindra langsung memutar balikan badannya.
"Mas!" Panggil Nanta lagi.
"Apa lagi?, Mau minta kue putu?" Langkah kaki Khaindra terhenti dan langsung menoleh ke arah istrinya.
"Nggak eheh, cuma mau cium tangan boleh kan?"
'Tumben' batin Khaindra dengan mengangkat satu alisnya.
"Udah ya, takut kemaleman"
"Oke, hati hati dijalan" ucap Nanta dengan melambaikan tangannya dan tersenyum lebar.
Selama diperjalanan ~
"Selama hamil, Nanta sikapnya berubah, dia semakin manja dan perhatian sama aku, semoga selamanya akan seperti itu" ucap Khaindra dengan sesekali tersenyum.
"Semoga dengan kehadirannya baby, Nanta akan mencintaiku dan melupakan Yejun" ucap Khaindra dengan menyunggingkan senyumannya.
__ADS_1
Sesampai di Indomaret, dengan cepat ia memilih jajanan kesukaan Nanta dan membayarnya dikasir, lalu ia pun segera pulang kerumah.
1 jam setengah telah berlalu, Khaindra pun sampai dirumah dengan selamat dan membawa 2 kantong plastik berisi camilan.
Ting! Tong!
Suara bel rumah berbunyi, Nanta segera membukakan pintu dan terlihat sang suami membawa 2 kantong plastik berisi cemilan yang membuatnya sangat senang.
"Yeayy, ayo mas masuk udah aku buatin teh hangat" ucap Nanta yang langsung melompat memeluk Khaindra.
'Kayak anak kecil' Khaindra bergumam dalam hati.
"Makasih ya" ucap Khaindra dengan masuk kedalam rumah dan menaruh 2 kantong plastik tersebut di atas meja.
"Nih teh nya" ucap Nanta dengan membawakan teh hangat tersebut untuk diberikan ke sang suami.
Khaindra hanya membalasnya dengan anggukan dan senyuman, lalu ia mengambil teh nya dari tangan Nanta, kemudian mencium kening dan mengusap rambut Nanta.
'Tetaplah seperti ini, aku menyukaimu' batin Khaindra dengan tersenyum.
Nanta membalasnya dengan tersenyum dan kemudian ia duduk disamping Khaindra dengan memakan camilannya dan sesekali ia menyuapi Khaindra.
Setelah cemilan dan teh hangat habis, mereka berdua pun segera menuju ke kamar untuk tidur dan tak lupa untuk mencuci muka dan menggosok gigi.
__ADS_1
~•~